Bisnis

Laris Manis, Ini Dia Peluang Usaha Martabak dan Estimasi Keuntungannya

Admin BFI
14 December 2022
16385
Laris Manis, Ini Dia Peluang Usaha Martabak dan Estimasi Keuntungannya

Siapa yang tidak kenal dengan martabak? Orang Indonesia pasti sangat familiar dengan makanan yang satu ini. Martabak adalah salah satu kudapan terpopuler di Indonesia. Tak heran, usaha martabak menempati urutan pertama sebagai makanan terlaris versi aplikasi pesan antar makanan dengan perolehan pesanan sebanyak 7 juta di tahun 2020.

Nah, bagi Anda yang suka sekali dengan martabak ataupun ingin terjun ke usaha yang satu ini, berikut telah kami rangkum mengenai analisa usaha martabak manis dan usaha martabak telur. Selengkapnya di ulasan yang berikut ini.

 

1. Kelebihan dan Kekurangan Usaha Martabak

Peluang usaha martabak adalah salah satu bisnis kuliner dengan prospek yang menjanjikan. Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan jikalau menekuninya dengan sungguh-sungguh. Namun, sebelum kita masuk ke pembahas terkait berapa modal usaha martabak dan estimasi keuntungannya, mari kita simak kelebihan dan kekurangan yang ada pada usaha ini agar Anda bisa menganalisis lebih jauh terkait SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, and threats).

1.1. 4 Kelebihan Usaha Martabak

1.1.1. Termasuk Ke Dalam Jajanan yang Memiliki Banyak Peminat

Martabak punya cita rasa yang khas dan lezat. Kudapan yang satu ini cocok untuk dinikmati kapan saja dan punya penggemar dari berbagai kalangan serta usia. Hal tersebut bisa menjadi peluang emas untuk meraup lebih banyak keuntungan dengan pangsa pasar yang begitu luas.

usaha martabak

Image Source: GrabFood Survey 2020

1.1.2. Modal Usaha Terjangkau

Usaha martabak termasuk dalam kategori ide usaha modal 20 juta. Artinya, modal yang diperlukan tidak terlalu bisa jika dibandingkan dengan usaha lainnya. Meskipun begitu, besaran modal yang perlu dikeluarkan bergantung pada konsep jualan yang akan Anda pilih. Apakah Anda ingin usaha yang dijalani mengusung konsep modern yang memiliki banyak varian martabak dengan topping yang sama variatifnya, serta dijual di tempat yang estetik dan ramai, atau memilih konsep yang sederhana.

 

Baca Juga: 13 Ide Usaha Modal 20 Juta Paling Menguntungkan, Pasti Cuan!


 

1.1.3. Fleksibel, Bisa Dijual Dimana Saja

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, martabak merupakan jajanan yang tidak pernah sepi peminatnya. Tentu, hal ini bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi para penjual karena mereka tidak akan kesulitan untuk menjajakan martabaknya dimana saja alias lebih fleksibel. Misalnya membuka usaha martabak di depan rumah, ruko, toko, pinggir jalan, sampai dengan menjualnya secara online melalui sistem pre-order.

1.1.4. Cocok Untuk Pebisnis Pemula

Bagi Anda yang belum pernah berkecimpung di dunia bisnis sebelumnya, Anda bisa lho memulai usaha yang satu ini. Pasalnya, usaha martabak bisa dimulai oleh siapa saja, tidak harus menjadi expert untuk dapat memulainya. Resep martabak juga cenderung mudah untuk diikuti oleh orang awam.

 

Baca Juga: Tips Usaha Rumahan Sukses Bagi Usaha Pemula
 

1.2. 2 Kekurangan Usaha Martabak

1.2.1 Persaingan yang ketat

Layaknya usaha gorengan, martabak merupakan primadona bagi banyak orang. Dengan adanya fakta ini, tentu persaingan usaha yang ada di daerah Anda boleh dikatakan cukup ketat. Hal ini sudah pasti harus diperhitungkan dengan baik sebelum Anda benar-benar memulainya.

Meskipun demikian, hal tersebut tidak bisa menjadi penghalang atau pun alasan yang mematahkan semangat Anda dalam berbisnis. Anda harus yakin jika usaha Anda punya unique selling point (USP) yang lebih bagus dari kompetitor dan mampu berinovasi dalam membuat martabak yang variatif.

1.2.2. Fluktuasi Harga Bahan Baku yang Digunakan

Harga bahan baku tidak selalu sama. Perubahan yang ada dapat berimbas pada besaran modal yang harus Anda siapkan. Hal ini bisa menjadi kendala tersendiri karena harga bahan baku yang melambung tinggi akan ikut mempengaruhi harga jual martabak. Alhasil, perubahan harga jual yang sering berganti dapat menurunkan minat pembeli dan kesulitan untuk menentukan harga yang pas.

2. Estimasi Modal Usaha dan Keuntungan Usaha Martabak

Berapa keuntungan jualan martabak? Berikut ini estimasi modal dan keuntungan yang memungkinkan untuk Anda dapatkan dikutip dari kreditpintar dan gobiz.

Estimasi Modal Usaha Martabak
Modal Awal
No. Item Kuantitas Harga Per Kuantitas Total
1. Gerobak 1 Rp2.600.000 Rp2.600.000
2. Kompor 1 Rp160.000 Rp160.000
3. Tabung Gas Elpiji 1 Rp130.000 Rp130.000
4. Wajan Datar & Spatula 1 Rp250.000 Rp250.000
5. Loyang Martabak 1 Rp150.000 Rp150.000
6. Saringan Minyak 1 Rp50.000 Rp50.000
7. Pisau 1 Rp35.000 Rp35.000
8. Toples Plastik 1 Rp140.000 Rp140.000
9. Parutan Keju 1 Rp25.000 Rp25.000
10. Alat Lainnya Secukupnya Rp100.000 Rp100.000
Total Modal Awal Rp3.640.000
Biaya Operasional Bulanan
No. Item Kuantitas Harga Per Barang/Unit Total
1. Sewa Tempat Usaha 1 Rp1.200.000 Rp1.200.000
2. Anggaran Retribusi 1 Rp85.000 Rp85.000
3. Gas LPG 3KG Selama 1 Bulan Rp970.000 Rp970.000
4. Minyak Goreng Selama 1 Bulan Rp360.000 Rp360.000
5. Bahan Martabak Manis Selama 1 Bulan Rp5.000.000 Rp5.000.000
6. Bahan Martabak Telur Selama 1 Bulan Rp4.500.000 Rp4.500.000
7. Mentega 500 Gram (30) Rp450.000 Rp450.000
8. Saus Martabak Telur Selama 1 Bulan Rp2.100.000 Rp2.100.000
9. Bahan Pembuatan Acar Selama 1 Bulan Rp500.000 Rp500.000
10. Kertas Minyak dan Box Saji Selama 1 Bulan (30) Rp20.000 Rp600.000
11. Kantong Plastik 30 Bungkus Rp5.000 Rp150.000
Total Biaya Operasional Rp15.915.000
Jumlah Biaya yang Harus Dipersiapkan (Modal Awal + Biaya Operasional) Rp19.555.000

Dari tabel di atas, secara keseluruhan modal yang harus Anda keluarkan sebesar Rp19.555.000. Perlu diingat, harga yang tertera tidak 100% sama dengan harga yang berlaku di tempat Anda. Oleh karenanya Anda bisa mempersiapkan modal lebih besar dari perhitungan di atas untuk berjaga-jaga jika ada kenaikan harga pokok dan peralatan.

Selanjutnya, mari kita hitung keuntungan yang bisa Anda dapat perbulannya.

- Harga Martabak Manis: Rp20.000/Box

- Harga Martabak Telur: Rp25.000/Box

Misalkan setiap harinya Anda mampu menjual sebanyak 20 box untuk masing-masing martabak yang ada. Maka total pendapatan kotor perbulannya adalah:

- Martabak Manis: Rp20.000 X 20 Box X 30 Hari = Rp12.000.000

- Martabak Telur: Rp25.000 X 20 Box X 30 Hari = Rp15.000.000

- Total Pendapatan Kotor Selama 1 Bulan = Rp27.000.000

Sedangkan untuk pendapatan bersih yang bisa Anda kantongi perhitungannya adalah:

Laba Bersih= Total Pendapatan - (Modal Awal + Biaya Operasional)

Maka pendapatan bersihnya adalah Rp27.000.000 - Rp19.555.000 = Rp7.445.000. Jadi, estimasi profit bulanan yang Anda peroleh tiap bulannya jika hasil penjualan yang ada konsisten yakni sebesar Rp7.445.000. Untuk bisa balik modal sepenuhnya, setidaknya Anda harus berjualan selama 3 bulan. Rentang waktu balik modal usaha martabak terbilang cukup singkat mengingat bisnis lain ada yang membutuhkan waktu lebih lama dari ini.

3. Tips Memulai Usaha Martabak

Usaha martabak yang sukses tentunya tidak terlepas dari beberapa tips berikut ini.

Usaha Martabak

Image Source: Freeprik/rembolle

3.1. Riset Kompetitor

Tips pertama memulai usaha martabak adalah dengan melakukan riset kompetitor. Riset ini dilakukan agar usaha Anda mampu bersaing di pasaran. Caranya yaitu dengan mengumpulkan berbagai informasi mengenai kompetitor, preferensi pelanggan, serta mencari tahu kelebihan dan kekurangan usaha Anda. Baru setelah itu Anda bisa membuat strategi ataupun taktik yang sesuai dengan kondisi pasar yang akan Anda hadapi.

3.2. Tentukan Lokasi Usaha yang Strategis

Lokasi usaha merupakan faktor penentu keberhasilan bisnis Anda. Pilihlah tempat usaha yang strategis dimana orang-orang bisa dengan mudah menemukan usaha martabak milik Anda. Tempat yang ideal untuk berjualan adalah tempat yang bersih, mudah dijangkau, dan sebaiknya sudah memiliki surat izin tempat usaha untuk menghindari razia penggusuran tempat berjualan.

 

Baca Juga: Memulai Bisnis Baru? Begini Cara Mudah Membuat Surat Izin Tempat Usaha


 

3.3. Ciptakan Unique Selling Point Usaha Anda

Unique selling point atau yang kerap kali disingkat USP adalah keunggulan yang tidak dimiliki oleh kompetitor. Adanya USP ini dinilai penting untuk menarik minat pembeli sekaligus menjadi pembeda usaha Anda dengan yang lain. USP dapat berbentuk apa saja, contohnya cita rasa martabak yang unik serta pelayanan yang berbeda dibanding kompetitor.

3.4. Lakukan Inovasi

Bisnis kuliner erat kaitannya dengan daya minat pembeli dari masa ke masa. Sudah bukan rahasia umum lagi jika masyarakat jaman sekarang lebih tertarik untuk mencoba sesuatu yang baru meskipun makanan yang dijual sebetulnya bukanlah barang baru. Tak ayal, beragam inovasi makanan mulai bermunculan demi mendokrak popularitas dan mendulang lebih banyak keuntungan. Jadi, bagi Anda yang tertarik untuk membuka usaha berikut pastikan untuk tidak takut berkreasi dan mengikuti trend pasar.

3.5. Siapkan Modal Usaha

Setelah mempertimbangkan berbagai hal yang menyangkut keberlangsungan usaha martabak, hal terakhir yang harus Anda persiapkan adalah modal usaha. Modal adalah ujung tombak keberhasilan usaha Anda. Tanpa adanya modal, rencana yang Anda buat tidak akan berjalan sedemikian rupa.

Oleh karenanya, pastikan modal yang Anda miliki cukup untuk menjalankan semua strategi yang ada. Jika Anda membutuhkan modal tambahan, BFI Finance bisa membantu Anda mendapatkan pinjaman dana cepat.

Prosesnya mudah dan aman. Cukup dengan menjaminkan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah, pinjaman yang Anda ajukan bisa langsung diproses dan cair tanpa menunggu waktu lama.

 

BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motorbpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

BPKB Mobil

Dapatkan dana pencairan hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 4 tahun. Lihat Syarat

BPKB Motor

Dapatkan pinjaman dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 24 bulan. Lihat Syarat

Sertifikat Rumah

Bunga rendah mulai dari 0.9% per bulan dan tenor pinjaman panjang hingga 7 tahun. Lihat Syarat

Kategori : Bisnis