Syariah

Cara Daftar Umrah & Persiapan Penting Sebelum Berangkat

Penulis: Sarah
Diterbitkan: 05 March, 2026
25
Cara Daftar Umrah & Persiapan Penting Sebelum Berangkat

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, Anda perlu memahami cara daftar umrah agar prosesnya berjalan lancar. Pendaftaran tidak hanya soal mengisi formulir, tetapi juga termasuk menyiapkan dokumen, memenuhi syarat, dan memilih travel yang terpercaya.

Semua langkah ini adalah bagian dari persiapan umrah yang penting dilakukan sejak awal. Agar tidak salah langkah, simak artikel ini sampai selesai untuk mengetahui cara daftar umrah dan persyaratan yang dibutuhkan.

 

Syarat Daftar Umrah

Sebelum berangkat umrah, Anda perlu menyiapkan sejumlah dokumen penting. Kelengkapan ini wajib dipenuhi agar proses keberangkatan berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk itu, pastikan semua persyaratan sudah siap sejak awal. Berikut dokumen yang harus Anda lengkapi:

  1. Paspor asli dengan nama terdiri dari 2 atau 3 kata dan masih berlaku minimal 7 bulan sebelum tanggal keberangkatan.
  2. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).
  3. Fotokopi buku nikah bagi pasangan suami istri yang berangkat bersama, khususnya jika usia di bawah 45 tahun.
  4. Fotokopi akta kelahiran anak apabila anak ikut berangkat bersama ayah kandung.
  5. Buku vaksin meningitis asli sebagai bukti telah menerima vaksin sesuai aturan. Berikut adalah beberapa vaksin yang disarankan untuk calon jamaah umrah:
  • Vaksin meningitis meningokokus (wajib).
  • Vaksin polio (wajib).
  • Vaksin demam kuning (tidak wajib).
  • Vaksin influenza (tidak wajib).
  • Vaksin pneumonia (tidak wajib).
  • Vaksin Covid-19 (tidak wajib).
  1. Pas foto ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar dengan ketentuan:
  • Latar belakang putih.
  • Tidak mengenakan pakaian dinas.
  • Wajah terlihat jelas sekitar 80%.
  • Perempuan wajib memakai jilbab.
  • Baju dan jilbab tidak berwarna putih.
  • Tidak menggunakan kacamata.

 

Cara Daftar Umrah

Agar proses pendaftaran berjalan dengan jelas dan terarah, Anda perlu mengetahui tahapan yang harus dilalui. Dengan memahami langkah-langkahnya sejak awal, Anda bisa mempersiapkan diri dengan lebih tenang. Berikut cara daftar umrah yang perlu diikuti:

1. Pilih Agen Travel yang Terdaftar di Kementerian Agama

Calon jamaah sebaiknya memilih agen travel yang sudah resmi terdaftar di Kementerian Agama. Hal ini penting agar Anda terhindar dari risiko penipuan atau masalah di kemudian hari.

Pastikan travel terdaftar di Kementerian Agama dan memiliki izin PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah). Jangan lupa juga untuk mengecek nomornya. Lebih lanjut, Anda juga bisa mengecek rating layanan agen travel dengan pencarian di Google maupun di media sosial. Dengan mengetahui ulasan dari jamaah sebelumnya, Anda bisa mengetahui pelayanan dari agen travel sehingga meminimalkan risiko penipuan.

2. Lakukan Pembayaran ke Rekening Agen Travel Langsung

Setelah memastikan agen travel yang akan memberangkatkan Anda umrah, konfirmasikan biaya dan lakukan pembayaran. Pastikan pembayaran dilakukan ke rekening instansi penyedia layanan travel, bukan perorangan yang bukan bagian dari travel.

3. Lengkapi Dokumen yang Dibutuhkan

Anda perlu menyiapkan dan mengumpulkan dokumen penting seperti paspor, pas foto, bukti pembayaran, serta dokumen lain yang menjadi syarat visa umrah. Pastikan semua data yang dicantumkan sama persis dengan yang tertera di KTP untuk menghindari masalah administrasi.

Saat mengisi formulir pendaftaran, periksa kembali setiap informasi agar tidak ada kesalahan. Data yang tidak sesuai dapat menghambat proses pengajuan visa umrah dan keberangkatan Anda.

4. Ikuti Kegiatan Manasik Umrah

Manasik umrah adalah kegiatan pembekalan sebelum keberangkatan. Dalam sesi ini, Anda akan mendapatkan penjelasan dan latihan mengenai tata cara pelaksanaan umrah yang benar.

Melalui manasik, Anda bisa memahami urutan ibadah, doa-doa yang dibaca, serta aturan yang perlu diperhatikan saat berada di Tanah Suci. Di samping itu, Anda juga bisa menanyakan kapan visa umrah didapatkan. Melalui kegiatan ini, Anda akan merasa lebih siap saat menjalankan ibadah umrah nantinya.

5. Tunggu Jadwal Keberangkatan yang Telah Ditentukan

Setelah semua syarat dan dokumen sudah lengkap, Anda tinggal menunggu jadwal keberangkatan sesuai kuota yang tersedia. Biasanya, pihak travel akan memberi informasi terkait tanggal pasti keberangkatan.

Berbeda dengan haji reguler yang masa tunggunya bisa sampai bertahun-tahun, umrah reguler umumnya memiliki waktu tunggu yang lebih singkat dan jadwal yang lebih fleksibel. Karena itu, proses keberangkatannya cenderung lebih cepat.

Baca juga: 10 Tips Memilih Travel Umrah yang Perlu Anda Ketahui

 

Persiapan Umrah

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, ada beberapa hal penting yang perlu Anda siapkan agar ibadah berjalan lancar dan nyaman. Persiapan ini tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut kesiapan diri secara menyeluruh. Berikut beberapa persiapan umrah yang perlu Anda perhatikan:

1. Mempersiapkan Dokumen

Sebelum berangkat umrah, hal paling penting adalah memastikan semua dokumen perjalanan lengkap dan masih berlaku. Dokumen utama yang perlu disiapkan meliputi paspor, visa umrah, serta bukti vaksinasi. Jika ada dokumen yang tertinggal atau sudah kedaluwarsa, proses keberangkatan bisa terganggu.

Terlebih lagi, cara mengurus visa umrah harus dilakukan dengan cermat karena dokumen ini menjadi syarat utama untuk bisa memasuki Tanah Suci. Setelah semua dokumen siap, petugas di bandara akan memeriksa kelengkapannya sebelum Anda diizinkan terbang.

Dokumen yang tidak lengkap atau salah dapat menyebabkan keberangkatan tertunda, bahkan berisiko dibatalkan. Maka dari itu, mempersiapkannya sejak awal sangat penting dilakukan agar perjalanan ibadah dapat berjalan lancar dan tenang.

2. Mempersiapkan Fisik dan Mental

Selain dokumen, Anda juga perlu menyiapkan kondisi fisik dan mental sebelum berangkat umrah. Perjalanan yang cukup jauh dan rangkaian ibadah yang padat membutuhkan tubuh yang sehat serta pikiran yang tenang.

Anda bisa mulai dengan melakukan olahraga ringan secara rutin agar stamina tetap terjaga. Di sisi lain, siapkan mental dengan memperbanyak doa dan niat yang kuat agar bisa menjalani ibadah dengan lebih fokus dan khusyuk selama di Tanah Suci.

3. Menjaga Kesehatan

Menjaga kesehatan adalah hal paling penting sebelum berangkat umrah, karena ibadah ini membutuhkan tubuh yang bugar dan stamina yang baik. Untuk menjaga kesehatan, Anda bisa mulai dengan mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan memeriksakan kondisi tubuh sebelum keberangkatan.

Olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau senam selama sekitar 30 menit setiap hari sangat bermanfaat. Dengan tubuh yang sehat, Anda bisa menjalani ibadah umrah dengan lebih nyaman dan lancar.

4. Mempelajari Tata Cara Umrah

Sebelum berangkat umrah, sebaiknya Anda belajar terlebih dahulu tentang tata cara pelaksanaan umrah. Hal ini penting agar ibadah bisa dilakukan dengan benar dan lancar sesuai aturan.

Anda bisa mempelajarinya lewat buku, internet, atau mengikuti kursus umrah. Dengan memahami tata cara umrah sejak awal, persiapan Anda akan lebih matang dan perjalanan ibadah bisa berjalan lebih tenang.

5. Mempersiapkan Perlengkapan Pribadi

Saat menjalani umrah, Anda akan melakukan beberapa ibadah seperti tawaf, sai, dan sholat. Oleh karena itu, penting untuk membawa pakaian dan perlengkapan ibadah yang sesuai dengan kebutuhan selama di Tanah Suci.

Selain itu, jangan lupa menyiapkan perlengkapan pribadi lain, seperti obat-obatan atau barang penting yang biasa digunakan sehari-hari. Dengan menyiapkan semua perlengkapan ini sejak awal, perjalanan umrah Anda bisa lebih nyaman dan lancar.

6. Mempersiapkan Biaya

Kesiapan keuangan merupakan hal penting sebelum berangkat umrah. Pastikan Anda memiliki cukup dana untuk kebutuhan selama di Tanah Suci, seperti akomodasi, makan, dan keperluan sehari-hari.

Saat ini, biaya umrah sesuai standar Kementerian Agama Republik Indonesia berkisar antara Rp23 juta hingga Rp27 juta per orang, tergantung jenis paket yang dipilih. Biaya ini biasanya sudah termasuk transportasi, akomodasi, visa, konsumsi, bimbingan ibadah, dan perlengkapan umrah. Dengan menyiapkan dana sejak awal, perjalanan ibadah Anda bisa lebih tenang dan lancar.

 

Itulah penjelasan mengenai cara daftar umrah, persyaratan, hingga persiapan yang diperlukan apabila Anda ingin menjalankan ibadah umrah. Dengan memahami semua langkah tersebut, Anda bisa mempersiapkan perjalanan ibadah dengan lebih matang dan nyaman.

Menjalani ibadah umrah adalah perjalanan spiritual yang penuh harapan. Namun, dalam praktiknya sering muncul kebutuhan tak terduga yang menuntut dana tambahan. Di momen seperti ini, memiliki solusi pembiayaan yang dapat diandalkan menjadi penting agar keuangan tetap terjaga.

BFI Finance melalui Unit Usaha Syariah (UUS) hadir memberikan kemudahan dengan fasilitas Pembiayaan Syariah. Dengan Pembiayaan Umrah dari BFI Finance Syariah, Anda bisa memenuhi biaya yang dibutuhkan untuk berangkat ke Tanah Suci. Prosesnya menggunakan akad syariah, tidak diberlakukan denda atas keterlambatan pembayaran, agen travelnya pun sudah terverifikasi.

Semua proses dilakukan secara resmi karena layanan BFI Finance berizin dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga Anda bisa berangkat umrah dengan lebih tenang. Dengan persiapan finansial matang dan dukungan pembiayaan yang dapat diandalkan, Anda bisa fokus beribadah tanpa khawatir. Bersama BFI Finance Syariah, berangkat umrah #JauhLebihTenang.

Baca juga: 8 Perbedaan Haji dan Umrah yang Wajib Anda Ketahui

Kategori : Syariah
Sarah

Sarah

Content Writer & SEO

Sarah merupakan seorang SEO Strategist dan Content Writer dengan pengalaman lebih dari dua tahun di bidang literasi keuangan dan informasi umum seperti gaya hidup, bisnis, serta edukasi publik. Lulusan Ilmu Komunikasi dari Binus University ini memiliki minat kuat pada pengembangan konten yang informatif dan relevan bagi pembaca.