Informasi Umum

Pensiun Dini: Cara, Syarat, dan Ide Usaha Setelah Pensiun

Admin BFI
13 October 2022
9744
Pensiun Dini: Cara, Syarat, dan Ide Usaha Setelah Pensiun

Memutuskan untuk pensiun dini dengan kondisi finansial yang sudah stabil adalah impian bagi sebagian besar orang. Ada juga yang berkeinginan untuk pensiun secepatnya karena berbagai alasan yang sudah dipertimbangkan.

Tidak ada yang salah dengan mengajukan pensiun lebih awal. Namun, ada baiknya Anda memahami hal penting berikut ini agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan.

Apa saja yang perlu Anda ketahui mengenai pensiun dini? Simak informasi selengkapnya di artikel yang satu ini!

 

Definisi Pensiun Dini

Pensiun dini adalah sebuah keadaan di mana seseorang memutuskan untuk purna waktu atau berhenti bekerja sebelum masa kerja berakhir antara usia 55-65 tahun. Dengan kata lain, masa pensiun yang ada lebih dipercepat dibandingkan dengan waktu yang telah ditentukan.

Sedangkan kata pensiun menurut KBBI memiliki arti seseorang yang tidak lagi bekerja dikarenakan masa tugasnya telah selesai.

Adapun definisi pensiun menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dapat diartikan sebagai bentuk pembayaran berkala kepada pegawai yang sudah bekerja dengan baik dalam rentan masa tertentu dan telah berhenti dari pekerjaannya.

Dari dua pengertian tersebut dapat disimpulkan jika pensiun adalah keadaan di mana seseorang berhenti bekerja karena sudah memasuki batasan usia maupun kondisi tertentu.

Alasan Pensiun Dini

Setiap orang memiliki alasan tersendiri dalam memilih jalan hidupnya. Tak terkecuali bagi mereka yang memiliki keinginan untuk pensiun lebih awal. Umumnya alasan seseorang melakukan pensiun dini sebagai berikut.

1. Memiliki Bisnis Sendiri

Salah satu alasan pensiun dini yang paling umum yaitu memiliki bisnis sendiri. Biasanya mereka yang memilih pensiun dengan alasan ini dikarenakan bisnis yang tengah dijalani mengalami perkembangan yang signifikan sehingga membutuhkan perhatian lebih untuk mengelolanya.

Di samping itu, penghasilan yang didapat dari bisnis sendiri pun biasanya cenderung lebih banyak jika dibandingkan dengan pendapatan bulanan karyawan atau pekerja.

2. Kondisi Finansial yang Sudah Mapan

Alasan pensiun dini berikutnya yaitu kondisi finansial yang sudah mapan. Hal ini sah-sah saja untuk dijadikan alasan pensiun lebih cepat dan biasanya orang yang memilih alasan ini cenderung memiliki keinginan hidup lainnya yang hendak dikejar.

3. Mengalami Sakit Parah

Pensiun dini bisa dilakukan oleh siapa saja khususnya bagi mereka yang mengalami sakit parah karena suatu insiden atau hal tertentu, termasuk diantaranya pekerja yang mengalami kecacatan fisik yang disebabkan karena kecelakaan bekerja dan lain-lain.

4. Mengejar Passion

Masing-masing orang memiliki keinginannya tersendiri untuk mengejar apa yang mereka suka atau mengembangkan passion. Hal ini juga bisa dijadikan alasan pensiun dini.

5. Fokus Pada Keluarga

Bagi sebagian orang, bekerja cukup menyita waktu kebersamaan dengan orang terkasih yakni keluarga. Tidak sedikit orang yang mengajukan pensiun dini agar dapat mencurahkan perhatian lebih pada keluarga. Baik itu untuk merawat orangtua maupun fokus mendidik anak.

6. Kurang Cocok dengan Rekan Kerja Maupun Atasan

Alasan pensiun dini lainnya yang tidak sedikit diajukan yaitu ketidakcocokan dengan rekan kerja atau atasan. Adanya ketidakcocokan ini bagi sebagian orang dirasa cukup merugikan dan mampu mengganggu produktivitas yang ada. Maka dari itu, untuk menghindarinya dilakukan dengan cara pensiun lebih cepat.

Persiapan Pensiun Dini

Sebelum Anda memutuskan untuk pensiun dini, sebaiknya Anda mempersiapkan diri terlebih dahulu. Nah, kira-kira apa saja persiapan yang perlu Anda lakukan? Simak uraian di bawah ini.

Pensiun Dini

Image Source: Freepik/rawpixel.com

1. Mempersiapkan Biaya Hidup

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum memutuskan untuk pensiun dini yaitu mempersiapkan biaya hidup. Biaya hidup yang ada dapat Anda hitung dari biaya bulanan Anda saat ini.

Biaya yang dihitung haruslah mencakup biaya makan, transportasi, biaya sandang, biaya gaya hidup, serta kebutuhan tak terduga.

2. Menentukan Sumber Pemasukan Setelah Pensiun

Memilih untuk pensiun dini bukan berarti penghasilan bulanan Anda harus ikut berhenti. Maka dari itu pastikan untuk memikirkan dengan matang sumber pemasukan Anda setelah pensiun.

Jangan sampai tabungan yang Anda miliki habis begitu saja hanya untuk biaya sehari-hari setelah memasuki masa pensiun dini.

Beberapa sumber pemasukan setelah pensiun bisa bersumber dari passive income, bisnis yang Anda miliki, sampai dengan pesangon atau uang pensiun dari tempat Anda bekerja.

3. Buat Anggaran Dana Pendidikan Anak

Dana pendidikan anak adalah salah satu hal krusial yang tidak boleh Anda kesampingkan. Sebab, semakin anak beranjak dewasa, kebutuhan yang ada tentunya semakin banyak. Termasuk diantaranya yaitu dana pendidikan anak.

Maka dari itu, sebelum Anda memantapkan hati untuk memilih pensiun dini, pastikan Anda juga memikirkan anggaran dana pendidikan anak agar masa depan buah hati Anda bisa terjamin dan tidak menambah beban lainnya.

4. Mulai Menabung Dana Pensiun Sejak Dini

Segala sesuatunya akan lebih mudah bilamana kita persiapkan sejak dini. Nah, supaya Anda tidak merasa resah saat akan menjalani pensiun dini, pastikan Anda sudah mulai menabung dana pensiun sedini mungkin.

Hal ini penting untuk dilakukan meskipun tempat Anda bekerja akan memberikan dana pensiun sesuai kebijakan perusahaan atau institusi. Sebab, kebutuhan tak terduga bisa saja muncul di waktu tertentu. Maka dari itu tindakan preventif sebaiknya Anda lakukan.

 

Baca Juga: Tips Finansial Freelancer: Siapkan Dana Pensiun

 

5. Pastikan Untuk Melunasi Semua Hutang atau Cicilan

Sebelum menuju masa pensiun dini, sangat disarankan untuk melunasi cicilan atau hutang yang Anda miliki. Sebab, jika hal ini belum sempat Anda lakukan, ada kemungkinan Anda akan terbebani untuk melunasinya setelah pensiun.

Jangan sampai masa pensiun dini yang tenang dan damai sesuai dengan apa yang Anda impikan berubah jadi kehidupan penuh beban akibat hutang yang menumpuk.

6. Kelola Pesangon Seefektif Mungkin

Setiap tempat kerja umumnya memberikan dana pensiun berupa pesangon. Adapun besaran yang dibayarkan jumlahnya berbeda-beda. Tergantung dari kebijakan yang sudah ditetapkan.

Namun, jika Anda memperolehnya pastikan Anda manfaatkan dana tersebut dengan efektif. Misalnya sebagian uang pesangon yang Anda terima digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, sedangkan untuk sebagian lainnya bisa Anda gunakan untuk berinvestasi.

Syarat dan Cara Mengajukan Pensiun Dini

Persyaratan pensiun dini berbeda-beda di di tiap perusahaan atau tempat kerja. Tergantung dari kebijakan yang berlaku di tempat tersebut.

Namun, pada praktiknya karyawan atau pekerja yang diperbolehkan mengajukan pensiun dini umumnya sudah memiliki masa kerja antara 10 - 25 tahun di perusahaan yang sama. Hal ini sebagai salah satu syarat apabila karyawan tersebut ingin mencairkan hak pensiun yang ia miliki.

Untuk memperjelas Anda terkait syarat dan cara mengajukan pensiun dini, simak uraian berikut.

Syarat Pensiun Dini

1. Memiliki masa kerja antara 10 - 25 tahun di tempat kerja yang sama atau sesuai dengan kebijakan perusahaan

2. Permohonan pensiun dini telah disetujui oleh pihak manajemen

Cara Mengajukan Pensiun Dini

1. Mengajukan surat permohonan ke pihak manajemen

2. Melampirkan dokumen yang dibutuhkan seperti surat keterangan status pernikahan ataupun status lainnya, surat nikah (khusus yang sudah menikah), akta kelahiran anak (bagi yang sudah memiliki anak), surat keterangan daftar keluarga, dan pas foto 3X4

3. Menunggu keputusan pihak manajemen untuk tahap selanjutnya

Cara Perhitungan Pensiun Dini

Perhitungan pensiun dini adalah suatu cara yang dapat Anda lakukan untuk mengelola finansial Anda selama pensiun. Hal tersebut mencakup biaya hidup sehari-hari, tabungan, dana pendidikan anak, dan kebutuhan lainnya.

Rumus Perhitungan Pensiun Dini:

Biaya Hidup Per Bulan X Jumlah Bulan Dalam Satu Tahun X Selisih Usia Sekarang Dengan Usia Harapan Hidup

Misalnya, setiap bulannya Anda membutuhkan biaya hidup sebesar Rp4 Juta. Anda mulai pensiun dini sejak usia 47 tahun. Terakhir, untuk usia harapan hidup orang Indonesia umumnya di usia 80 tahun.

Maka, rincian perhitungannya sebagai berikut ini:

Rp4.000.000 X 12 Bulan X 33 Tahun = Rp1.584.000.000

Dari hasil perhitungan dana pensiun dini tersebut bisa kita simpulkan jika bekal hidup yang sebaiknya Anda persiapkan untuk kebutuhan selama pensiun 33 tahun kedepannya  yaitu sebesar Rp1,7 Milyar.

 

Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Manfaat Dana Pensiun dan Persiapannya

 

Ide Usaha Setelah Pensiun

Berencana untuk pensiun dini dan membuka usaha sendiri? 11 ide usaha setelah pensiun berikut ini dapat Anda jadikan referensi!

1. Bisnis Franchise

Bisnis franchise adalah salah satu jenis bisnis yang banyak dijalani oleh anak muda. Bisnis ini dapat dengan mudah kita temui di minimarket, pusat perbelanjaan, ataupun daerah strategis lainnya seperti jalan raya atau pusat jajanan.

Umumnya, bisnis franchise berfokus pada penjualan makan atau minuman (F&B). Beberapa jenis franchise yang sedang banyak digandrungi yaitu usaha tahu crispy, minuman boba atau teh, usaha es krim dan lainnya.

2. Warung Sembako

Warung sembako bisa jadi ide usaha pensiun dini yang ideal untuk Anda coba. Pasalnya, usaha yang satu ini bisa Anda mulai dari rumah!

Jadi, Anda tetap bisa melakukan berbagai aktivitas di rumah bersamaan dengan merintis usaha warung sembako yang Anda miliki.

Beberapa jenis kebutuhan rumah tangga yang paling banyak dicari yaitu beras, telur, minyak goreng, gula, teh, kopi, dan lain sebagainya. Anda juga bisa menyediakan jajanan ringan yang banyak diminati misalnya aneka keripik.

 

Baca Juga: Ini Dia! Tips Sukses Buka Warung Sembako Modal 5 Juta

 

3. Usaha Laundry

Usaha laundry adalah salah satu ide usaha pensiun dini berskala kecil dengan omzet bulanan yang menggiurkan. Usaha ini sangat cocok dilakukan untuk kawasan strategis yang ramai dengan mahasiswa dan pekerja kantoran. Selain laundry baju, Anda juga bisa mencoba usaha laundry sepatu

 

Baca Juga: Kiat Sukses Usaha Laundry dengan Modal Dibawah Rp 10 Juta

 

4. Bisnis Kos atau Kontrakan

Bagi Anda yang berencana untuk purnawaktu sedini mungkin, jenis bisnis yang satu ini amat sangat menggiurkan untuk dicoba. Terlebih, jika lokasi kos atau kontrakan milik Anda berada di daerah yang strategi.

Bisnis jenis ini termasuk ke dalam passive income, dimana Anda tidak perlu repot-repot untuk mengurusnya setiap hari dan bisa terus menikmati hasilnya setiap bulan.

5. Usaha Konter Pulsa

Tertarik untuk membuka bisnis di rumah Anda atau bisnis yang bisa dilakukan dari mana saja untuk pensiun dini? Usaha konter pulsa bisa jadi pilihannya! Usaha jenis ini sangatlah fleksibel dan bisa dimulai dengan modal berapapun.

 

Baca Juga: Tips Sukses Usaha Konter Pulsa dan Cara Mudah Mendapatkan Modalnya!

 

6. Bisnis Pengiriman Barang

Adanya tren kekinian berupa jual beli online membuat bisnis yang satu ini semakin berkembang. Nah, Anda bisa menjadi bagian dari ekspedisi terkemuka untuk melakukan mitra usaha. Caranya yaitu dengan menanyakan ke bagian customer service terkait pembukaan franchise untuk ekspedisi yang Anda pilih. 

7. Bisnis Online

Tidak ingin repot-repot sewa tempat usaha dan punya jam kerja yang fleksibel? Bisnis usaha online bisa jadi alternatif pilihan Anda!

Bisnis yang satu ini bisa dijalankan dari mana saja. Beberapa bisnis online yang sedang naik daun antara lain yaitu bisnis skincare, jualan baju, alat elektronik, sampai dengan kebutuhan sehari-hari.

 

Baca Juga: 10 Tips Memulai Bisnis Skincare Bagi Pemula dan Rekomendasi Produknya

 

8. Usaha Cafe

Usaha cafe baik itu kecil atau besar tetap menjadi salah satu usaha yang tidak pernah sepi peminat. Untuk memulai usaha ini Anda bisa menentukan terlebih dahulu target pasarnya setelah itu tentukan lokasi dan strategi penjualan.

9. Usaha Fotokopi

Usaha fotokopi adalah salah satu jenis usaha yang banyak dicari oleh anak sekolah, mahasiswa, sampai dengan pekerja kantoran. Untuk menjalankan usaha ini bisa dengan merekrut pekerja lain ataupun dikelola secara pribadi.

 

Baca Juga: Intip Peluang Usaha Fotocopy: Tips Memulai, Modal Usaha dan Keuntungan

 

10. Peternakan atau Perkebunan

Bagi Anda yang bermukim di daerah pedesaan, ide usaha setelah pensiun dini berikut ini layak untuk dicoba! Beberapa ide usaha yang bisa Anda mulai antara lain yaitu bisnis ayam petelur, usaha ternak lele, budidaya ikan nila.

11. Usaha Rental Kendaraan

Usaha rental kendaraan bisa jadi ide usaha yang menjanjikan khususnya jika Anda berdomisili di kawasan wisata. Salah satu bentuk usaha yang bisa Anda jalankan yakni usaha travel mobil.

 

Baca Juga: Pembiayaan Modal Usaha Untuk Bisnis Masa Pensiun


Wujudkan impian Anda untuk membuka usaha sendiri bersama BFI Finance!

Mengajukan pinjaman dana di BFI Finance prosesnya aman, mudah, dan sudah terverifikasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Anda bisa ajukan pinjaman dengan pilihan jaminan yang bisa disesuaikan dengan keinginan serta kebutuhan Anda.

Yuk, ajukan segera pembiayaan di BFI Finance. Informasi lebih lanjut dapat Anda akses melalui tautan di bawah ini.

Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Motor

Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

Informasi Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

Sobat BFI, itulah informasi seputar pensiun dini. Apapun alasannya, pastikan Anda sudah mempersiapkan segalanya dengan matang sebelum memantapkan hati untuk mengajukan pensiun. Jangan sampai gegabah yang justru bisa merugikan Anda di kemudian hari.

Cari tahu informasi menarik lainnya di BFI Blog. Terbit setiap Senin-Jumat!

 

Selalu Ada Jalan Bersama BFI Finance!

Kategori : Informasi Umum