Artikel

Ide Bisnis Ayam Petelur: Tips Sukses, Estimasi Modal Serta Keuntungan

2022-08-01 00:00:00 369
Ide Bisnis Ayam Petelur: Tips Sukses, Estimasi Modal Serta Keuntungan

Telur adalah komoditi pangan yang banyak diminati oleh masyarakat, sebagaimana daging ayam, daging sapi, dan susu.

Harganya yang terjangkau, kandungan gizi yang memadai, dan bisa diolah menjadi beragam aneka makanan menjadikan keberadaan telur tetap eksis tak lekang oleh waktu.

Besarnya kebutuhan akan telur ini dapat Anda manfaatkan sebagai ide bisnis ayam petelur!

Apa saja yang perlu Anda siapkan untuk memulai bisnis ini?

Simak uraian lengkapnya di sini. Mulai dari alasan mengapa harus memilih bisnis ini, tips sukses, dan estimasi perhitungan modal serta keuntungan, semuanya terperinci di artikel berikut.

 

Mengapa Bisnis Ayam Petelur?

Ayam petelur adalah ayam betina yang sengaja dibudidayakan untuk diambil telurnya saja. Lantas, mengapa bisnis ayam petelur bisa dikategorikan sebagai ide bisnis yang menjanjikan?

Berikut ini beberapa alasan yang dapat Anda jadikan acuan untuk memilih bisnis ayam petulur.

  • Telur ayam adalah komoditas pangan hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat

  • Harga telur ayam meskipun fluktuatif tetap terjangkau

  • Mengandung hampir semua zat gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Yakni 41 kandungan gizi mulai dari vitamin A, vitamin B2, niasin, tiamin, riboflavin, vitamin E, dan vitamin D. Hanya vitamin C saja yang tidak ada

  • Kebutuhan akan telur sangat tinggi sehingga mudah ditemui di supermarket, toserba, toko kelontong, pasar, dan toko online

  • Menjual telur tidaklah sulit. Dapat dilakukan dengan beragam metode pemasaran. Misalnya bermitra dengan pemilik usaha kuliner seperti restoran, kafe, pemasok telur untuk minimarket, kelontong, ataupun menjualnya langsung lewat sistem pre-order dan online

Kandungan Gizi Pada Telur

Dikutip dari Kemendag mengenai telur ayam ras, telur ayam kaya akan gizi. Kandungan gizi yang terdapat di dalamnya antara lain tergambar jelas pada tabel di bawah ini.

Kandungan Telur Ayam Segar
Utuh Kuning Telur Putih Telur
Kalori (kal) 143 322 52
Protein (gram) 12,56 15,86 10,90
Lemak (gram) 9,51 26,54 0,17
Karbohidrat (gram) 0,72 3,59 0,73
Fosfor (mg) 198 390 15
Vitamin A (IU) 540 1442 0

Kota Dengan Konsumsi Telur Terbanyak

Berdasarkan sebuah survei yang diambil oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Wilayah dengan konsumsi telur terbanyak berada di Pulau Jawa yang didominasi oleh Jawa Barat.

Bisnis Ayam Petelur

Image Source: Badan Pusat Statistik Indonesia

Data yang sama juga menunjukan jika konsumsi telur ayam per kapita per bulan terbesar adalah terdapat di Kepulauan Riau (0.822 kg/bulan), Kalimantan Barat (0,726 kg/bulan), Riau (0.734 kg/bulan) dan Bangka Belitung (0,666 kg/bulan).

Sementara itu, konsumsi per kapita per bulan terkecil terdapat pada Nusa Tenggara Timur (0.141 kg/bulan), Maluku Utara (0.167 kg/bulan), Maluku (0.193 kg/bulan) dan Sulawesi Barat (0,213 kg/bulan). Penduduk DKI Jakarta mengkonsumsi 0,649 kg/bulan, Jawa Barat mengkonsumsi 0,564 kg / bulan dan Papua mengkonsumsi 0,293 kg/bulan.

Jenis-Jenis Ayam Petelur

Ayam petelur terbagi ke dalam dua jenis. Ayam petelur putih dan ayam petelur coklat. Keduanya sangat ideal untuk diternak dan mampu menghasilkan telur yang berkualitas jika dirawat sebaik mungkin.

Adapun karakteristik keduanya sebagai berikut ini.

Ayam Petelur Putih

Ayam jenis ini sering juga disebut dengan ayam ringan. Memiliki karakteristik antara lain:

  • Telur yang dihasilkan berwarna putih

  • Sensitif dengan udara panas dan suara bising

  • Jika dibandingkan dengan ayam petelur coklat, tubuh ayam petelur putih lebih ringan

  • Mudah ditemui di pasar

  • Mampu bertelur lebih dari 260 telur per tahun produksi hen house

  • Menghasilkan telur pada umur 15 sampai 16 minggu

Ayam Petelur Coklat

Kerap dikenal dengan sebutan ayam medium atau ayam dwiguna karena selain menghasilkan telur, ayam ini bisa juga dimanfaatkan dagingnya. Memiliki karekteristik antara lain:

  • Telur yang dihasilkan berwarna coklat

  • Harga telur relatif mahal karena lebih berat dari telur biasa

  • Ukuran telur lebih besar dan bulat ketimbang ayam petelur putih

  • Dapat dijadikan ayam pedaging

  • Jarang ditemui di pasar dan jika ada harganya mahal

  • Mulai bertelur antara 22 sampai 24 minggu

Jenis Telur yang Dihasilkan Ayam Petelur

Dikutip dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), ayam petelur menghasilkan 2 jenis telur ayam. Yakni telur ayam steril dan telur ayam fertil.

Telur ayam steril didapat dari ayam petelur tanpa melalui proses pembuahan oleh ayam jantan. Sedangkan untuk telur ayam fertil, telur yang ada didapat dari proses pembuahan ayam jantan.

Adapun varian ayam petelur antara lain seperti di bawah ini.

1. Telur anorganik

Dihasilkan dari ayam petelur yang diberi pakan ternak. Sebagian besar dari telur ayam yang beredar di pasar Indonesia merupakan jenis ini.  

2. Telur organik

Dihasilkan dari ayam petelur yang diberi pakan dari bahan alami dan tanpa dicampur dengan pakan buatan atau penambahan hormon.

3. Telur dengan Omega-3

Merupakan telur yang mengandung DHA, berasal dari ayam petelur yang diberi pakan tertentu agar kandungan dari telur yang dihasilkan mengandung Omega-3. Umumnya pakan dicampur dengan minyak ikan atau suplemen lainnya yang dapat meningkatkan kandungan DHA telur. 

4. Telur ayam kampung

Merupakan jenis telur yang dihasilkan oleh ayam buras. Umumnya ayam kampung petelur diberikan pakan dan perawatan yang hampir sama seperti ayam ras petelur.

 

Baca Juga: Cara Memulai Usaha Ternak Lele : Dari Modal Usaha Hingga Panen Tiba

 

Tips Sukses Bisnis Ayam Petelur

Jika digeluti dengan benar, bisnis ayam petelur dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Apa saja cara yang perlu Anda lakukan? Ikuti 7 tips sukses berikut ini.

1. Memilih Lokasi Kandang yang Sesuai

Ayam petelur cenderung mudah stres dan memiliki bau kotoran yang cukup menyengat.

Untuk mensiasati kedua hal ini, pilihlah lokasi yang jauh dari pemukiman warga dan terhindar dari bunyi-bunyi nyaring yang dapat membuat ayam cepat stres.

2. Pilih Bibit Ayam Petelur Berkualitas

Telur yang bagus berasal dari ayam yang unggul. Dengan bibit ayam yang unggul ini Anda dapat menghasilkan telur berkualitas dan meraup untung lebih banyak.

Ada 2 cara yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan bibit ayam petelur berkualitas. Antara lain dengan cara menetaskan bibit ayam petelur atau dengan membeli langsung ayam siap panen langsung dari distributor.

Hal yang wajib Anda perhatikan saat ingin memilih bibit ayam petelur:

1. Bulu ayam pada bibit unggul halus mengkilap

2. Badan ayam ideal

3. Bibit ayam berasal dari induk ayam yang sehat serta berkualitas

4. Bibit ayam harus sehat

5. Bibit ayam memiliki nafsu makan yang tinggi

6. Tidak terdapat cacat pada tubuh bibit ayam

3. Pakan Ayam yang Bergizi

Tips ketiga untuk bisnis ayam petelur yaitu pakan ayam yang sesuai. Telur ayam yang berkualitas diperoleh dari bibit ayam yang unggul dan sehat. Oleh karenanya, penting bagi Anda memilih pakan ayam yang bagus.

Selama proses pemberian pakan, setidaknya ada 2 fase yang perlu Anda lakukan. Pertama, fase starter di mana pakan diberikan pada empat minggu awal. Kedua, fase finishing pada minggu kelima sampai keenam.

Jenis pakan yang dapat Anda pilih antara lain:

  • Jagung

  • Sentrat

  • Tepung Ikan

  • Bungkil Kedelai

Keempat pakan tersebut kaya akan nutrisi dan protein yang dibutuhkan oleh ayam petelur. Untuk komposisi pemberian pakan ayam, Anda dapat mencampur 47,14% jagung dan 10 – 25% bungkil kedelai.

Dan untuk besaran kuantitas yang dibutuhkan untuk pakan ayam petelur berkisar antara 2,18 - 2,25 kg. Dari besaran pakan tersebut perkiraan telur yang akan Anda dapatkan berkisar antara 1 kg telur.

Selain pakan, asupan lainnya yang harus Anda perhatikan adalah pemberian obat anti stress yang dilarutakan dengan air minum dan sedikit gula agar rasanya tidak pahit. Hal ini dilakukan guna menjaga ayam-ayam yang ada agar terhindar dari stres sebab jika stress melanda, ayam-ayam tersebut tidak bisa menghasilkan telur yang berkualitas dan berpotensi gagal panen.

4. Menjaga Kebersihan Kandang

Tips bisnis ayam petelur ke-empat yaitu menjaga kebersihan kandang. Kebersihan kandang boleh jadi ujung tombak dari sukses atau tidaknya bisnis ayam petelur. Karena kandang yang bersih akan membawa dampak baik terhadap kesehatan ayam-ayam yang ada.

Ayam yang sehat dan senantiasa bebas stress akan menghasilkan telur dengan kualitas baik dan bisnis Anda dapat berjalan dengan lancar.

Lain halnya jika Anda tidak memperhatikan kebersihan kandang. Ayam-ayam yang ada akan mudah stress, cepat sakit, dan berujung pada kerugian.

Tips menjaga kebersihan kandang:

1. Lakukan pembersihan kandang ayam setiap hari

2. Membangun kandang ayam di atas kolam agar kotoran yang ada bisa jatuh ke bawah dan mudah dibersihkan

5. Melakukan Vaksinisasi Ayam Petelur

Tips bisnis ayam petelur yang ke lima yaitu melakukan vaksinisasi ayam petelur. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas telur agar tetap prima, bibit ayam petelur yang Anda miliki haruslah divaksin.

Vaksin ini diberikan sebagai nutrisi tambahan dan vitamin untuk menjaga kesehatan ayam petelur.

Tips tambahan: jangan satukan ayam yang sakit dengan ayam lainnya. Hal ini dikarenakan ayam yang sakit akan lebih mudah menyebarkan penyakit pada ayam lainnya.

Jika terdapat ayam yang sakit, usahakanlah untuk memisahkannya dan memberikan perawatan yang intensif.

6. Memperhatikan Proses Panen

Tips bisnis ayam petelur yang ke enam yaitu memperhatikan proses panen. Panen telur ayam dapat dilakukan sebanyak 2-3 kali dalam sehari. Biasanya dapat dilakukan pada pagi, siang, dan malam hari.

Meskipun begitu, sebaiknya Anda tetap melakukan quality control terhadap telur-telur yang ada. Supaya penjualan nantinya bisa lebih maksmimal.

Cara menentukan telur yang berkualitas dan tidak:

  • Telur yang berkualitas umumnya berbentuk oval, tidak lonjong apalagi gepeng

  • Telur yang kualitasnya kurang baik cenderung memiliki ukuran yang sangat kecil

  • Telur yang berkualitas kulitnya tipis

  • Telur dengan kualitas kurang baik akan mengambang di atas air, itu berarti isi telur busuk

  • Telur yang berkualitas akan tenggelam di dalam air

7. Melakukan Kerjasama atau Mitra Usaha

Tips bisnis ayam petelur yang tidak kalah penting selanjutnya yaitu melakukan kerjasama atau bermitra usaha untuk menjual hasil panen telur yang Anda miliki.

MIsalnya Anda dapat menjual telur ke rumah-rumah penduduk di dekat Anda, tengkulak, toko kelontong, tempat usaha makanan, distributor atau agen, dan masih banyak lagi.

Bisnis Ayam Petelur

Image Source: Unsplash/Erol Ahmed

 

Baca Juga: 10 Peluang Usaha Modal 10 Juta. Tertarik Untuk Mencoba?

 

Estimasi Modal dan Keuntungan dari Bisnis Ayam Petelur

Dikutip dari situs GDM, berikut ini perkiraan modal yang harus Anda siapkan jika ingin memulai bisnis ayam petelur.

Rincian Modal Bisnis Ayam Petelur
Dana Awal Kebutuhan Peralatan
No. Penjelasan Satuan Jumlah Harga Satuan Total
1. Kandang Untuk Ayam Petelur 100 Ekor Paket     Rp3.850.000
2. Talang Pakan cm Lebih kurang 80pcs Talang Pakan Rp89.000 Rp89.000
3. Nipple/Wadah Minum Ternak pcs 50 Rp7.000 Rp35.000
4. Tempat Telur cs 200 Rp5.000 Rp1.000.000
5. Sewa Lahan M2 20 Rp13.000 Rp260.000
6. Timbangan unit 1 Rp200.000 Rp200.000
7. Ember unit 2 Rp10.000 Rp20.000
8. Sekop unit 1 Rp35.000 Rp35.000
Jumlah Rp5.489.00
Dana Penyusutan Peralatan
No. Penjelasan Satuan Jumlah Harga Satuan Total
1. Kandang Untuk Ayam Petelur 100 Ekor Paket   1/24 x Rp3.850.000 Rp160.500
2. Talang Pakan cm Lebih kurang 80pcs Talang Pakan 1/24 x Rp89.000 Rp3.700
3. Nipple/Wadah Minum Ternak pcs 50 50/24XRp35.000 Rp72.900
4. Tempat Telur cs 200 833/24 x Rp1.000.000 Rp8.300
5. Sewa Lahan M2 20 1/24 x Rp260.000 Rp10.800
6. Timbangan unit 1 1/24 x Rp200.000 Rp8.300
7. Ember unit 2 2/24 x Rp20.000 Rp1.700
8. Sekop unit 1 1/24 x Rp35.000 Rp1.500
Jumlah Rp267.700
Biaya Operasional
No. Penjelasan Satuan Jumlah Harga Satuan Total
1. Bibit Ayam Petelur Umur 16 Minggu Ekor 100 Rp52.000 Rp5.200.000
2. Pakan KG 360 KG/bulan Rp6.000 Rp2.160.000
3. Vaksin Paket   Rp833.000 Rp833.000
4. Suplemen Organik Cair Liter 1 liter/bulan Rp26.000 Rp26.000
5. Listrik Paket   Rp833.000 Rp833.000
6. Air Paket   Rp550.000 Rp550.000
7. Gaji Tukang Pembuatan Kandang Rupiah   Rp750.000 Rp750.000
Jumlah Rp9.869.000
Total Biaya yang Diperlukan Untuk Bisnis Ayam Petelur 100 Ekor Rp10.136.700

Adapun rincian keuntungan dari bisnis ayam petelur tertera pada tabel di bawah ini.

Rincian Keuntungan Bisnis Ayam Petelur
Pendapatan Per Bulan
No. Penjelasan Satuan Jumlah Harga Satuan Total
1. Telur Butir 8 KG/Bulan Rp13.000 Rp3.120.000
2. Ayam Afkir (Ayam yang sudah tidak produktif/tidak menghasilkan telur) Ekor 7 Ekor/Bulan Rp28.000 Rp196.000
3. Kotoran ayam Karung 180 Karung/Bulan Rp8.000 Rp1.440.000
Total Pendapatan Per Bulan Rp4.756.000

Total Keuntungan Bisnis Ayam Petelur Selama Satu Periode

(Pendapatan Per Bulan x 24 Bulan - Modal)

Rp114.144.000 – Rp10.136.700 = Rp104.007.300

Dari tabel di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam satu periode atau selama 24 bulan, Anda akan memperoleh keuntungan sebesar Rp104.007.300. Sangat menggiurkan bukan? 

Angka yang tertera pada tabel merupakan estimasi saja, untuk harga satuan barang dan kebutuhan lainnya mengikuti harga terbaru saat ini. Keuntungan yang Anda peroleh pun bisa lebih besar jika jumlah ternak yang ada ditambah.

Cara Mendapatkan Modal Bisnis Ayam Petelur

Tertarik untuk menekuni bisnis ayam petelur? Ajukan pinjaman dana di BFI Finance aja!

Prosesnya aman, mudah, dan sudah terverifikasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Anda bisa ajukan pinjaman untuk bisnis ayam petelur dengan pilihan jaminan yang bisa disesuaikan. Antara lain sebagai berikut.

Jaminan BPKB Mobil

Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

Jaminan BPKB Motor

Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

Jaminan Sertifikat Rumah

Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait pinjaman, silakan akses laman berikut ini.

Sobat BFI, itulah pembahasan Ide Bisnis Ayam Petelur: Tips Sukses, Estimasi Modal Serta Keuntungan. Semoga adanya artikel ini dapat menjadi inspirasi untuk ide bisnis Anda. Jangan pernah takut untuk mencoba. Salam bisnis!

Cek artikel dan informasi menarik lainnya di BFI Blog.

Sumber: