Informasi Umum

Kenali Istilah-Istilah yang Wajib Diketahui Jika Ingin Buka Bisnis!

Admin BFI
1 December 2023
5993
Kenali Istilah-Istilah yang Wajib Diketahui Jika Ingin Buka Bisnis!

Ketika Anda memasuki dunia bisnis, Anda akan segera menyadari bahwa bahasa bisnis memiliki sejumlah istilah dan frasa yang khas. Memahami istilah-istilah ini adalah langkah penting dalam merencanakan, mengelola, dan memahami bisnis Anda.

 

Baca Juga: Ajukan Pinjaman Melalui BFI Finance Sekarang!

 

1. Istilah Bisnis yang Wajib Anda Ketahui

1.1 ATL, TTL, dan BTL

1. "Above the Line" (ATL) adalah istilah yang digunakan dalam pemasaran untuk mengacu pada strategi periklanan yang ditargetkan kepada audiens yang lebih luas. Ini mencakup media tradisional seperti iklan di televisi, radio, surat kabar, dan luar ruangan. ATL bertujuan untuk menciptakan kesadaran merek secara luas dan mencapai audiens yang lebih besar.

  1. Media Konvensional: ATL mencakup media konvensional seperti iklan di televisi, radio, surat kabar, majalah, dan luar ruangan. Ini adalah media yang menyentuh audiens dalam skala besar.
  2. Tujuan Kesadaran Merek: Salah satu tujuan utama ATL adalah menciptakan kesadaran merek secara luas di kalangan masyarakat. Iklan televisi dan radio sering digunakan untuk mencapai audiens yang sangat luas.
  3. Biaya Tinggi: Iklan ATL seringkali mahal, terutama jika membeli slot iklan di jaringan televisi terkenal atau radio yang populer.
  4. Kurang Targeted: Media ATL cenderung tidak terlalu terfokus pada segmen audiens tertentu. Iklan di televisi, misalnya, dapat dilihat oleh beragam orang dengan berbagai minat dan demografi.

 

2. Through the Line (TTL)

"Through the Line" (TTL) adalah pendekatan yang menggabungkan elemen-elemen dari ATL dan BTL untuk mencapai tujuan pemasaran. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang TTL:

  1. Integrasi Media: TTL mencoba untuk mengintegrasikan berbagai media dan saluran pemasaran untuk mencapai audiens secara efektif. Ini mencakup periklanan ATL untuk menciptakan kesadaran dan pemasaran BTL untuk interaksi langsung dengan konsumen.
  2. Kesadaran dan Interaksi: TTL memungkinkan merek untuk menciptakan kesadaran melalui iklan ATL dan kemudian berinteraksi secara langsung dengan pelanggan melalui kampanye BTL. Ini menggabungkan pendekatan yang luas dengan yang lebih terfokus.
  3. Pemasaran Terpadu: TTL menekankan pentingnya pemasaran terpadu yang menggabungkan berbagai saluran komunikasi. Ini bisa mencakup penggunaan media sosial, pemasaran konten, promosi, dan lainnya.

 

3. Below the Line (BTL)

"Below the Line" (BTL) adalah strategi pemasaran yang ditargetkan secara langsung kepada audiens yang lebih spesifik. Berikut adalah beberapa aspek utama BTL:

  1. Audience Segmentation: BTL memanfaatkan segmentasi audiens untuk mencapai orang-orang dengan minat, demografi, dan perilaku tertentu. Ini memungkinkan kampanye yang lebih terfokus.
  2. Pengalaman Konsumen: BTL sering kali berfokus pada menciptakan pengalaman langsung bagi konsumen. Contohnya termasuk promosi acara, demonstrasi produk, dan pemasaran langsung.
  3. Tujuan Tindakan: Salah satu tujuan BTL adalah mendorong tindakan langsung dari konsumen, seperti pembelian produk, berpartisipasi dalam kontes, atau mendaftar ke dalam program loyalitas.
  4. Biaya yang Fleksibel: BTL sering memiliki biaya yang lebih fleksibel dibandingkan dengan ATL karena lebih terfokus pada kegiatan spesifik dan keterlibatan pelanggan.

 

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Online Terbaik dalam 7 Langkah!

 

1.2 Acquisition

"Acquisition" mengacu pada tindakan perusahaan membeli atau mengakuisisi perusahaan lain. Tujuan dari akuisisi ini bisa bermacam-macam, seperti mengakuisisi teknologi, basis pelanggan, atau aset perusahaan target. Akuisisi adalah salah satu cara perusahaan memperluas bisnisnya.

 

1.3 Added Value

"Added Value" mengacu pada peningkatan nilai yang diberikan kepada produk atau layanan melalui perbaikan, peningkatan, atau fitur tambahan. Ini dapat menjadi strategi penting untuk memenangkan pelanggan dan bersaing di pasar.

 

1.4 Affiliate Marketing

"Affiliate Marketing" adalah strategi pemasaran di mana perusahaan membayar komisi kepada mitra afiliasi (affiliate) untuk setiap konversi atau penjualan yang dihasilkan melalui upaya pemasaran afiliasi mereka. Ini adalah cara yang efektif untuk memasarkan produk atau layanan melalui jaringan pemasar yang luas.

 

1.5 Annual Report

"Annual Report" adalah laporan tahunan yang disiapkan oleh perusahaan untuk memberikan informasi tentang kinerja mereka selama satu tahun. Laporan ini mencakup keuangan, pencapaian, rencana masa depan, dan berbagai aspek bisnis lainnya. Laporan tahunan biasanya ditujukan kepada pemegang saham dan publik.

 

1.6 Arbitration

"Arbitration" adalah proses alternatif penyelesaian sengketa di mana pihak-pihak yang terlibat dalam sengketa mengajukan sengketa mereka kepada seorang arbiter yang independen. Arbiter akan memutuskan sengketa tersebut dan keputusannya biasanya bersifat mengikat. Arbitrasi sering digunakan untuk menyelesaikan sengketa bisnis tanpa melibatkan pengadilan.

 

1.7 B2B dan B2C

"B2B" singkatan dari "Business to Business" dan merujuk pada transaksi bisnis yang terjadi antara dua bisnis atau perusahaan. "B2C" singkatan dari "Business to Consumer" dan merujuk pada transaksi bisnis yang terjadi antara perusahaan dan konsumen akhir. Memahami perbedaan ini penting dalam merancang strategi pemasaran dan penjualan Anda.

 

1.8 Branding

"Branding" adalah proses membangun citra merek dan identitas merek yang kuat. Ini mencakup nama merek, logo, visi, dan nilai-nilai merek yang ditampilkan oleh perusahaan. Branding yang kuat dapat menjadi aset berharga yang membedakan perusahaan dari pesaingnya.

 

1.9 Business Partnership

"Business Partnership" mengacu pada kerja sama bisnis antara dua perusahaan atau individu yang berbagi sumber daya, tanggung jawab, dan keuntungan. Kemitraan bisnis dapat membantu perusahaan memperluas jangkauan mereka, berbagi risiko, dan mencapai tujuan bersama.

 

1.10 Dividen

"Dividen" adalah pembayaran yang dibuat oleh perusahaan kepada pemegang saham sebagai pembagian laba. Dividen biasanya dibayarkan secara berkala, dan jumlahnya bergantung pada kinerja perusahaan.

 

Baca Juga: Tips Bisnis Kue Kering dan Estimasi Keuntungannya

 

1.11 Defisit dan Surplus

"Defisit" mengacu pada situasi di mana pengeluaran melebihi pendapatan. Sebaliknya, "surplus" adalah situasi di mana pendapatan melebihi pengeluaran. Pemahaman tentang defisit dan surplus penting dalam perencanaan keuangan bisnis.

 

1.12 Profit

"Profit" adalah keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan setelah mengurangkan semua biaya dan pengeluaran dari pendapatan. Profit adalah indikator kesehatan keuangan perusahaan.

 

1.13 Neraca

"Neraca" adalah laporan keuangan yang menyajikan aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Neraca membantu pemegang saham dan pihak yang berkepentingan untuk memahami posisi keuangan perusahaan.

 

1.14 Stakeholder

"Stakeholder" adalah individu, kelompok, atau entitas yang memiliki kepentingan dalam bisnis dan dapat memengaruhi atau dipengaruhi oleh operasi dan keputusan perusahaan. Stakeholder termasuk pemegang saham, karyawan, pelanggan, pemasok, dan banyak lagi.

 

1.15 Brand Awareness

"Brand Awareness" adalah tingkat kesadaran konsumen terhadap merek suatu perusahaan. Kesadaran merek yang tinggi dapat membantu meningkatkan penjualan dan kesetiaan pelanggan.

 

1.16 Gross dan Nett

"Gross" merujuk pada total jumlah sebelum pengurangan, sedangkan "Nett" merujuk pada total setelah pengurangan. Misalnya, "pendapatan kotor" adalah pendapatan sebelum dipotong pajak atau biaya lainnya, sedangkan "pendapatan bersih" adalah pendapatan setelah semua potongan diperhitungkan.

 

1.17 Revenue

"Revenue" adalah total pendapatan yang diterima oleh perusahaan dari penjualan produk atau layanan. Pendapatan adalah salah satu metrik utama dalam mengukur kinerja bisnis.

 

Dengan pemahaman tentang istilah-istilah bisnis ini, Anda akan lebih siap untuk menjalankan bisnis Anda dengan efektif. Memahami bahasa bisnis adalah kunci untuk berkomunikasi dengan pemangku kepentingan Anda, bermitra dengan benar, dan membuat keputusan yang tepat dalam pengelolaan bisnis Anda. Jadi, ketika Anda memulai atau mengembangkan bisnis Anda, pastikan untuk menggali lebih dalam dan memahami istilah-istilah bisnis yang sering digunakan ini.

 

BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

 

Kategori : Informasi Umum