Liburan bersama keluarga tentu menjadi momen yang paling dinantikan. Selain menjadi quality time bersama orang tersayang, perjalanan bersama juga memberi pengalaman baru yang berharga bagi keluarga.
Namun, tidak sedikit orang yang mengurungkan niat berlibur karena khawatir dengan biaya yang besar. Padahal, dengan pengaturan keuangan yang tepat, Anda tetap bisa menikmati liburan yang menyenangkan tanpa harus menguras tabungan. Simak tips traveling hemat berikut ini agar perjalanan Anda lebih nyaman dan kantong tetap aman.
1. Tentukan Tujuan Liburan Berdasarkan Kebutuhan
Sebelum berburu tiket atau hotel, pastikan Anda menentukan destinasi yang sesuai dengan kondisi keluarga. Jika liburan bersama anak kecil atau orang tua, pilih tempat yang tidak terlalu melelahkan dan memiliki fasilitas memadai.
Selain itu, destinasi yang terlalu jauh sering kali membuat biaya terbesar habis pada transportasi. Bila tujuan utama liburan adalah quality time, Anda bisa memilih lokasi yang lebih dekat.
2. Tentukan Anggaran Sejak Awal
Langkah penting dalam planning liburan adalah menetapkan batas pengeluaran. Susun anggaran total yang mencakup transportasi, penginapan, makan, tiket wisata, belanja, dan dana darurat. Setelah itu, bagi ke dalam kategori-kategori secara detail. Misalnya:
- 40% untuk transportasi.
- 30% untuk penginapan selama liburan.
- 20% untuk makan dan wisata.
- 10% dana cadangan.
Dengan cara ini, Anda tidak hanya mengandalkan perkiraan, tetapi benar-benar menjalankan konsep budget travel yang jelas.
Baca Juga: 4 Cara Menyiapkan Dana Liburan dengan Aman dan Nyaman
3. Pilih Waktu Liburan di Low Season
Tips traveling hemat yang paling efektif adalah memilih low season. Saat musim ramai seperti libur sekolah, lebaran, atau akhir tahun, harga tiket transportasi dan hotel biasanya meningkat cukup tinggi.
Bahkan dengan destinasi yang sama, perbedaan biayanya bisa jauh. Jadi, jika memungkinkan, Anda bisa memilih berlibur saat low season. Selain hemat, suasana tempat wisata juga biasanya lebih nyaman karena tidak terlalu padat.
4. Manfaatkan Promo dan Diskon
Harga tiket pesawat, kereta, atau bus bisa berubah dengan cepat. Karena itu, pantau sejak jauh hari dan manfaatkan promo yang tersedia. Terlebih, saat ini sudah banyak platform travel yang menyediakan fitur pemantauan harga, sehingga Anda bisa memilih waktu pembelian yang paling tepat. Agar lebih hemat, Anda bisa menerapkan strategi berikut:
- Pesan tiket jauh-jauh hari.
- Hindari jadwal berangkat Jumat malam atau Minggu sore.
- Pilih jam penerbangan/keberangkatan yang tidak terlalu favorite times.
5. Pilih Penginapan yang Strategis, Bukan Hanya Murah
Salah satu tips traveling murah adalah mencari hotel dengan lokasi yang strategis. Penginapan yang terlalu jauh dari pusat aktivitas mungkin lebih murah, namun biaya transportasinya akan bertambah sehingga total budget-nya bisa lebih tinggi. Pastikan Anda memilih penginapan yang dekat dengan tempat wisata utama, mudah diakses transportasi umum, dan terjangkau untuk mencari minimarket atau tempat makan.
Baca juga: Cara Menghitung Budget Liburan Anti Overbudget
6. Membawa Perlengkapan Sendiri dari Rumah
Membawa perlengkapan pribadi seperti obat-obatan, camilan, atau kebutuhan anak dari rumah dapat menghemat pengeluaran selama liburan. Harga barang-barang tersebut di tempat wisata biasanya lebih mahal. Dengan persiapan yang matang, Anda tidak perlu sering membeli kebutuhan mendadak yang bisa membuat anggaran membengkak.
7. Rencanakan Itinerary Secara Realistis
Menyusun itinerary membantu Anda mengatur waktu dan biaya dengan lebih efisien. Pilih destinasi wisata yang lokasinya saling berdekatan agar tidak menghabiskan banyak biaya transportasi. Dengan rencana perjalanan yang jelas, Anda bisa menikmati setiap destinasi dengan santai dan tentunya hemat budget.
8. Pilih Tempat Wisata Gratis atau Biaya Rendah
Tidak semua tempat wisata menarik harus mahal. Banyak destinasi alam, taman kota, atau objek wisata edukatif yang menawarkan tiket masuk gratis atau biaya rendah. Aktivitas seperti piknik, bermain di pantai, atau menjelajahi desa wisata juga bisa menjadi pengalaman menyenangkan bagi keluarga.
9. Gunakan Transportasi Umum
Jika destinasi yang Anda datangi mendukung transportasi umum, manfaatkan hal ini. Naik bus kota, MRT/LRT, atau kereta lokal dapat memangkas biaya dibandingkan menyewa kendaraan setiap hari atau menggunakan transportasi online. Apabila harus menyewa kendaraan, pertimbangkan carter harian bersama keluarga serta bandingkan biaya sewa mobil dan BBM dengan biaya transportasi online pulang-pergi.
10. Tentukan Batas Belanja Oleh-Oleh
Oleh-oleh sering menjadi penyebab anggaran boncos. Apalagi jika Anda liburan bersama keluarga besar, permintaan oleh-oleh bisa sangat banyak. Untuk mengatasi hal ini, Anda perlu menetapkan budget oleh-oleh sejak awal. Sebaiknya belilah oleh-oleh dalam jumlah besar untuk harga grosir dan pilih oleh-oleh yang memang produk lokal.
11. Siapkan Dana Darurat
Liburan keluarga membutuhkan perencanaan keuangan yang matang. Risiko seperti anak sakit, kehilangan barang, atau perubahan jadwal transportasi bisa terjadi tanpa diduga. Karena itu, Anda perlu dana darurat minimal sekitar 10% dari total anggaran. Dana darurat membuat Anda tetap tenang, tidak panik, dan tidak perlu mengambil keputusan tergesa-gesa yang biasanya justru memicu pengeluaran lebih besar.
Itulah tips traveling hemat yang bisa Anda terapkan. Ketika Anda menerapkan strategi seperti menyusun anggaran sejak awal, memilih waktu terbaik, hingga mengatur pengeluaran kecil, perjalanan keluarga akan lebih nyaman dan aman secara finansial.
Di luar pendanaan liburan dari kantong sendiri, Anda juga bisa mempertimbangkan tambahan dana dari sumber lain. Tanpa mengambil jatah budget utama rumah tangga, Anda dapat memanfaatkan layanan pembiayaan dari BFI Finance dengan jaminan BPKB Motor, BPKB Mobil, atau Sertifikat Rumah/Ruko/Rukan.
Semua layanan pembiayaan di BFI Finance sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan proses yang transparan dan fleksibel, pasti #SelaluAdaJalan bersama BFI Finance untuk membantu Anda mewujudkan liburan keluarga yang menyenangkan.
Baca juga: Kenali Post Holiday Blues; Sindrom yang Menyerang Pasca Liburan