Bisnis

Tips Buka Franchise Pertamina: Syarat dan Cara Daftarnya

Admin BFI
25 March 2024
708
Tips Buka Franchise Pertamina: Syarat dan Cara Daftarnya

Mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) telah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang membawa kendaraan bermotor. Hal ini menjadi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) selalu ramai konsumen. Salah satu SPBU yang merakyat dan tidak pernah sepi adalah Pertamina.

 

Hal ini menjadi franchise Pertamina menjadi salah satu metode menambah penghasilan, apalagi jika Anda merasa bosan dengan ide bisnis F&B yang sedang marak.  

 

1. Tentang Pertamina

Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai franchise Pertamina dan apa keuntungan franchise Pertamina, alangkah baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu tentang Pertamina. Baik sekilas tentang Pertamina, visi & misi, dan makna logonya:

 

1.1 Sekilas Pertamina

Pada 10 Desember 1957, PT Perusahaan Minyak Nasional (PERMINA) berganti nama menjadi Pertamina, sebuah momen yang terus diperingati sebagai kelahiran Pertamina. Pada tahun 1960, status PERMINA berubah menjadi Perusahaan Negara (PN) Permina, dan kemudian bergabung dengan PN Pertamin pada 20 Agustus 1968, membentuk PN Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara (Pertamina).

 

Pada tahun 1971, melalui UU No.8, pemerintah menetapkan peran Pertamina dalam pengolahan migas dan penyediaan bahan bakar di Indonesia. Selanjutnya, UU No.22 tahun 2001 mengubah kedudukan Pertamina, mengarahkan penyelenggaraan Public Service Obligation (PSO) melalui kegiatan usaha.

 

Pada 18 Juni 2003, melalui PP No.31, Pertamina berubah menjadi PT Pertamina (Persero) dengan kegiatan usaha migas dari Sektor Hulu hingga Sektor Hilir. Pada 10 Desember 2005, lambang kuda laut Pertamina diganti dengan anak panah warna hijau, biru, dan merah, mencerminkan dinamika dan kepedulian lingkungan.

 

Pada 20 Juli 2006, PT Pertamina (Persero) mengalami transformasi fundamental, mengubah visi menjadi "Perusahaan Minyak Nasional Kelas Dunia" pada 10 Desember 2007. Pada 2011, visi diperbarui menjadi "Perusahaan Energi Nasional Kelas Dunia." Perubahan anggaran dasar dan komposisi direksi disetujui pada 14 Desember 2015 dan 24 November 2016.

 

Tahun 2018, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menjadi Sub Holding Gas Pertamina, sebagai langkah konsolidasi bisnis gas BUMN. Pada 12 Juni 2020, Pertamina diresmikan sebagai Holding Company di bidang energi, membawahi enam Subholding yang berfokus pada berbagai sektor energi.

 

1.2 Visi, Misi & Tata Nilai

Seperti bisnis-bisnis yang lain, Pertamina memiliki visi dan misi. Adapun visi dan misinya adalah sebagai berikut:

 

Visi: Menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia

 

Misi:

Menjalankan usaha minyak, gas, serta energi baru dan terbarukan secara terintegrasi, berdasarkan prinsip-prinsip komersial yang kuat

 

Selain itu, Pertamina memiliki tata nilai yang disebut AKHLAK, yang merupakan singkatan dari:

  1. Amanah: Memegang teguh kepercayaan yang diberikan
  2. Kolaboratif: Membangun kerja sama yang sinergis
  3. Harmonis: Saling peduli dan menghargai perbedaan
  4. Loyal: Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa & negara
  5. Adaptif: Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan
  6. Kompeten: Terus belajar & mengembangkan kapabilitas

 

1.3 Makna Logo

franchise pertamina

Image Source: Website Resmi Pertamina

 

Logo pertamina memiliki makna sebagai berikut:

 

Berdasarkan warna:

1. Biru mencerminkan andalitas, kepercayaan, dan tanggung jawab.

2. Hijau mencerminkan kesadaran lingkungan dalam sumber daya energi.

3. Merah mencerminkan keuletan, ketegasan, dan keberanian menghadapi kesulitan.

 

Berdasarkan simbol grafis:

Simbol anak panah mencerminkan tekad Pertamina untuk terus berkembang, maju, dan progresif, juga menciptakan huruf "P" yang merupakan inisial dari Pertamina. Tiga elemen berwarna melambangkan pulau-pulau dengan berbagai skala, mewakili bentuk geografi negara Indonesia.

 

2. Keuntungan Franchise Pertamina

Franchise Pertamina dapat menjadi sarana Anda untuk menambah penghasilan. Ada beberapa keuntungan jika Anda memutuskan untuk franchise Pertamina. Keuntungannya adalah sebagai berikut:

 

2.1 Ketersediaan Bahan Bakar Stabil

Pertamina akan terus menjamin ketersediaan bahan bakar untuk franchise Pertamina Anda. Dengan begitu, bahan bakar yang menjadi barang jual Anda akan selalu di stock jika habis. Hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis Anda. Dengan bahan bakar yang selalu ada, akan selalu ada konsumen yang mengisi bensin di SPBU Anda.

 

2.2 Sistem Operasional dengan Standar

Membeli franchise Pertamina sama dengan membeli akses ke sistem operasional yang sudah memiliki standar dan teruji. Ini mempermudah Anda dalam mengelola bisnis dan mengurangi risiko.

 

2.3 Peran dalam Penyediaan Energi Nasional

Dengan menjadi mitra franchise Pertamina, Anda juga ikut serta dalam mendukung penyediaan energi nasional yang merupakan komponen krusial dari infrastruktur negara. Melalui keanggotaan dalam jaringan franchise Pertamina, Anda turut berkontribusi pada upaya pemenuhan kebutuhan energi secara luas di seluruh negeri, memainkan peran signifikan dalam mendukung pertumbuhan dan stabilitas infrastruktur energi negara.

 

2.4 Potensi Pendapatan yang Menjanjikan

Permintaan konsumen terhadap BBM cenderung stabil, bahkan terus meningkat. Hal ini didasari dengan pertumbuhan jumlah kendaraan setiap bulan hingga tahunnya. Hal ini dikarenakan banyak orang yang bercita-cita memiliki kendaraan, sedang menabung, dan sudah cukup menabung hingga akhirnya baru membeli kendaraan bermotor. Hal ini membuat franchise Pertamina memiliki pendapatan yang cukup stabil bahkan menjanjikan.

 

2.5 Reputasi Brand Kuat

Pertamina sudah bertahun-tahun menjadi perusahaan minyak dan gas bumi di Indonesia. Ini yang membuat Pertamina memiliki reputasi yang kuat di Indonesia. Dengan membuka franchise Pertamina, Anda akan melaksanakan bisnis yang namanya sudah sangat dikenal dan dipercaya oleh masyarakat. Masyarakat akan langsung mendatangi SPBU Anda jika berada di dekat tempat Anda membuka franchise Pertamina dan mengisi bensin.

 

2.6 Dukungan Penuh dari Pertamina

Sebagai orang yang membuka franchise Pertamina, Anda tentu akan mendapatkan banyak dukungan dari Pertamina. Hal ini mencakup pelatihan dan bimbingan untuk melaksanakan bisnis Pertamina. Dengan dukungan dari Pertamina, akan membantu Anda untuk memastikan operasional berjalan dengan lancar.

 

Baca Juga: 7 Ide Usaha Franchise Non Makanan Terlaris Tahun 2023

 

3. Syarat Franchise Pertamina

Untuk membuka franchise Pertamina, terdapat beberapa syarat dan dokumen yang harus dipenuhi. Hal ini untuk meminimalisir risiko usaha SPBU Pertamina:

 

3.1 Syarat Umum

  1. Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan KTP asli,
  2. Punya badan usaha seperti koperasi, CV, PT, UD dan lainnya,
  3. Terdapat NPWP perusahaan,
  4. Terdapat NPWP pribadi
  5. Terdapat akta pendirian perusahaan yang legal
  6. Punya rekening tabungan
  7. Punya sertifikat lahan bebas sengketa untuk mendirikan bangunan SPBU

 

3.2 Syarat Sarana Prasarana

  1. Menyediakan instalasi pembuangan limbah
  2. Menyediakan alat pemadam kebakaran
  3. Menyediakan sarana perlindungan lingkungan
  4. Menyediakan rambu tanda peringatan
  5. Menyediakan lampu penerangan untuk mempermudah operasional
  6. Memasang pagar untuk pengaman

 

3.3 Kriteria Lokasi

Untuk melakukan franchise Pertamina, Anda wajib menyediakan bangunan dengan lokasi yang memadai. Berikut adalah kriteria lokasi yang dapat menaungi franchise Pertamina:

  1. Menyediakan instalasi pembuangan limbah
  2. Menyediakan alat pemadam kebakaran
  3. Menyediakan sarana perlindungan lingkungan
  4. Menyediakan rambu tanda peringatan
  5. Menyediakan lampu penerangan untuk mempermudah operasional
  6. Memasang pagar untuk pengaman

 

Selain itu,terdapat persyaratan yang harus dipenuhi terkait dengan luas lahan minimal yang disesuaikan dengan lokasi yang akan dijadikan tempat pembangunan franchise Pertamina.

 

Sebagai contoh, jika lahan yang akan digunakan untuk membangun SPBU berada di jalan utama dan masuk dalam kategori tipe A, maka luas minimal yang dibutuhkan adalah 1800 meter persegi. Selain tipe A, terdapat juga tipe B dan C, masing-masing memiliki luas minimum, lebar muka, lebar samping, dan perkiraan volume penjualan yang berbeda. Berikut adalah rincian persyaratannya:

  1. Luas lahan minimum adalah 1800 m2 untuk Tipe A dan 1500 m2 untuk Tipe B dan C.
  2. Lebar muka minimum lahan adalah 20 meter, berlaku untuk Tipe A, B, maupun C.
  3. Lebar samping minimum adalah 90 meter untuk Tipe A, 75 meter untuk Tipe B, dan 65 meter untuk Tipe C.
  4. Perkiraan volume penjualan adalah >35 kL (kiloliter) untuk Tipe A, >25 kL dan <= 35 kL untuk Tipe B, dan >20 kL dan <=25 kL untuk Tipe C.

Hal ini menunjukkan bahwa setiap tipe memiliki kriteria spesifik yang harus dipenuhi sesuai dengan klasifikasi dan perkiraan volume penjualan yang diinginkan.

 

 

4. Biaya Franchise Pertamina

Untuk memperoleh hak franchise Pertamina, berikut adalah rincian biaya berdasarkan jenis paket yang dapat Anda pilih sesuai dengan tipe franchise yang diinginkan:

 

Baca Juga: 10 Ide Bisnis Franchise FnB Mudah dan Menguntungkan

 

4.1 SPBU Pertamina Mini/Modular

Dengan syarat luas lahan minimal sekitar 600 meter persegi, Anda dapat memilih paket ini dengan biaya franchise Pertamina yang berkisar antara Rp 250 hingga Rp 500 juta. Dengan memilih paket ini, Anda memiliki kesempatan untuk menjadi mitra Pertamina dalam skala yang lebih kecil, namun tetap memberikan akses pada layanan dan produk bahan bakar unggulan.

 

4.2 SPBU Pertamina Reguler

Bagi Anda yang memiliki lahan dengan luas minimal sekitar 1500 meter persegi, Anda dapat memilih paket franchise Pertamina Reguler dengan biaya yang berkisar antara Rp 5 hingga Rp 8 miliar. Dengan memilih opsi ini, Anda dapat menjadi mitra Pertamina dalam skala yang lebih besar, menawarkan berbagai layanan dan produk bahan bakar unggulan di lokasi yang lebih luas, meningkatkan potensi pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, biaya tersebut mencakup keuntungan menjadi bagian dari jaringan Pertamina yang telah teruji dan dikenal luas di seluruh Indonesia.

 

4.3 SPBU Mini

Untuk opsi SPBU Mini, biaya franchise pertamina yang dibutuhkan adalah sebesar Rp 75 juta. Dengan investasi yang lebih terjangkau ini, Anda memiliki peluang menjadi mitra Pertamina dalam skala yang lebih kecil namun tetap memberikan akses kepada layanan dan produk bahan bakar berkualitas. Dengan demikian, opsi SPBU Mini dapat menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang ingin terlibat dalam industri ini dengan investasi awal yang lebih terjangkau.

 

Untuk informasi lebih lanjut dan detail, Anda dapat menanyakan pihak Pertamina.

 

5. Cara Daftar dan Balik Modal Franchise Pertamina

Jika Anda masih tertarik untuk mengambil kesempatan dalam memperoleh franchise Pertamina, berikut adalah langkah-langkah untuk bergabung dan menjadi mitra franchise Pertamina yang dapat Anda ikuti:

 

5.1 Cara Daftar Franchise Pertamina

  1. Isi Data di Platform Resmi Pertamina

Langkah awal yang harus Anda lakukan adalah mengisi data pada platform resmi Pertamina yang dapat diakses melalui situs web mereka. Anda akan diminta untuk mengisi informasi seperti alamat email pada akun pendaftaran franchise Pertamina. Selanjutnya, pilih lokasi mitra, login ke akun Anda, dan lengkapi formulir dengan data diri pribadi dan perusahaan. Selain itu, isi formulir yang berkaitan dengan rencana franchise Anda. Pilihlah bentuk kerja sama dengan Pertamina dan lengkapilah informasi rinci tentang lokasi di mana franchise akan didirikan. Sertakan juga informasi terperinci mengenai bangunan, fasilitas penunjang, serta sarana dan prasarana yang akan disediakan. Jangan lupa untuk menyertakan rincian biaya pengeluaran tahunan SPBU.

  1. Verifikasi Data

Setelah melengkapi data, langkah berikutnya adalah menjalani proses verifikasi data. Tahap ini mencakup evaluasi aspek keuangan yang akan dievaluasi berdasarkan kemampuan pengelolaan keuangan calon mitra. Selain itu, terdapat tahap verifikasi informasi terkait lahan yang diajukan, yang akan dinilai berdasarkan kelayakan lahan yang diusulkan.

  1. Verifikasi Lanjutan

Apabila Anda berhasil melewati tahap verifikasi data, langkah selanjutnya adalah verifikasi lanjutan. Pihak Pertamina akan melakukan kunjungan ke lokasi yang telah diajukan untuk menilai kecocokan antara data yang telah disampaikan sebelumnya dan kondisi sebenarnya di lapangan.

 

5.2 Berapa Lama Balik Modal Franchise Pertamina?

Usaha franchise Pertamina dipercaya memiliki prospek yang sangat menjanjikan di pasar, terutama karena selalu ada kebutuhan akan bahan bakar minyak (BBM) seiring dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah. Peluang ini semakin meningkat, terutama pada momen-momen liburan seperti mudik lebaran dan arus balik, di mana keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) semakin dicari oleh masyarakat. Berikut adalah perkiraan potensi keuntungan dan periode balik modal yang dapat Anda raih melalui kemitraan dengan franchise Pertamina:

 

  1. BBM Subsidi

Dengan menjadi mitra franchise Pertamina, Anda dapat menghasilkan keuntungan sebesar Rp 280 per liter dari penjualan BBM subsidi. Potensi ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan mitra franchise Pertamina.

 

  1. BBM Non Subsidi

Untuk BBM non subsidi, mitra franchise dapat memperoleh keuntungan berkisar antara Rp375 hingga Rp420 per liter. Hal ini menciptakan peluang lebih besar untuk memaksimalkan penghasilan dan mempercepat pencapaian keuntungan.

 

Dengan modal yang telah Anda investasikan, perkiraan balik modal pada investasi SPBU dapat dicapai dalam rentang waktu sekitar Rp 8 hingga Rp 10 miliar per tahun. Ini menunjukkan potensi keberhasilan bisnis franchise Pertamina dalam menghasilkan keuntungan yang signifikan dan memberikan keuntungan jangka panjang bagi mitra franchise Pertamina.

Kategori : Bisnis