Artikel

Tenor adalah: Definisi, Jenis, Faktor, dan Tips Memilihnya! [Lengkap]

2022-04-22 00:00:00 522
Tenor adalah: Definisi, Jenis, Faktor, dan Tips Memilihnya! [Lengkap]

Tenor adalah salah satu instrumen penting ketika kita mengajukan pinjaman ataupun investasi. Jika terkait pinjaman, tenor digunakan untuk mengetahui kapasitas calon debitur dalam seberapa lama membayar angsurannya. Jenis dan lama tenor sangat bergantung pada jenis pembiayaan atau kredit. Dalam kesempatan kali ini, tim BFI Finance mengulas secara terperinci mengenai apa itu tenor beserta jenis-jenisnya dan tips memilih tenor yang tepat. Simak ulasannya berikut ini.

 

Apa Itu Tenor?

Tenor adalah jangka waktu kredit atau angsuran yang diberikan kepada debitur dan harus dibayarkan kepada perusahaan pemberi pinjaman. Penentuan lama tenor bergantung pada kemampuan debitur membayar angsuran dan atas kesepakatan antara kreditur dan debitur. Tenor adalah salah faktor penentu besarnya tingkat suku bunga yang diberikan pemberi pinjaman kepada debitur.

Secara umum, tenor terbagi kedalam tenor pinjaman dan tenor deposito. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

a. Tenor Pinjaman

Jika berbicara mengenai tenor dalam pinjaman, tenor adalah jangka waktu yang diberikan oleh kreditur kepada debitur dalam membayar angsuran. Umumnya, semakin panjang tenor maka suku bunga yang ditawarkan akan lebih tinggi. Sebaliknya, tenor pendek akan menawarkan tingkat suku bunga yang lebih rendah. Biasanya, suku bunga pinjaman yang ditawarkan oleh Lembaga Keuangan seperti Bank maupun Perusahaan Pembiayaan berkisar dari 1% hingga 3% setiap bulannya, jika menggunakan suku bunga tetap.

Contoh perhitungannya yaitu, jika Anda mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB Motor sebesar Rp 10.000.000 dengan tenor 6 bulan dan suku bunga 1% setiap bulannya, maka jumlah angsuran per bulan yang harus dibayarkan yaitu:

  Cicilan ke 1 Cicilan ke 2 Cicilan ke 3 Cicilan ke 4 Cicilan ke 5 Cicilan ke 6
Pokok Pinjaman Rp 1.766.000 Rp 1.766.000 Rp 1.766.000 Rp 1.766.000 Rp 1.766.000 Rp 1.766.000
Bunga Pinjaman Rp 100.000          

 

Artinya, jumlah angsuran per bulan yang Anda bayarkan adalah hasil dari jumlah hutang pokok sebesar Rp 10.000.000 selama 6 bulan ditambah dengan bunga 1% per bulan. Tidak selamanya Lembaga keuangan menawarkan suku bunga tetap, melainkan juga berlaku untuk suku bunga floating. Jenis suku bunga tergantung pada jenis kredit atau pembiayaan Anda.

b. Tenor Deposito

Dalam konteks deposito, tenor adalah jangka waktu yang digunakan dalam investasi deposito yang biasanya ditawarkan oleh Bank mulai dari satu bulan, tiga bulan, enam bulan dan dua belas bulan. Suku bunga yang ditawarkan oleh deposito ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa. Sehingga, produk keuangan ini banyak memiliki peminat dan cocok bagi debitur yang memiliki profil resiko rendah. Semakin panjang tenor deposito juga memperbesar tingkat suku bunga yang diberikan. Sejumlah uang dalam deposito juga tidak dapat diambil dalam jangka waktu atau tenor tertentu. Jika terpaksa menggunakan uang deposito sebelum tenor berakhir, akan dikenakan denda yang besarnya tergantung dari masing-masing Bank.

Berikut adalah contoh penerapan suku bunga pada tenor deposito:

Durasi Tenor Suku Bunga per Tahun
1 Bulan 4,8%
3 Bulan 6,00%
6 Bulan 6,30%
12 Bulan 6,60%

 

Tenor adalah jangka waktu pinjaman

Tenor adalah jangka waktu pinjaman dan investasi. Source: Freepik/doucefleur

Jenis Tenor

1. Berdasarkan Jenis Kredit atau Pembiayaan

a. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

KPR merupakan jenis kredit yang dikhususkan untuk debitur yang ingin memiliki rumah secara kredit. Melalui KPR, Anda dapat memiliki aset rumah dengan cepat, namun Anda harus tetap membayar angsuran setiap bulannya. Dengan keuntungan tersebut, membuat total biaya yang harus dikeluarkan untuk KPR lebih besar jika Anda memutuskan untuk membangun rumah dari nol atau membelinya secara cash.

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan KPR, terdapat pilihan tenor yang biasanya dapat diberlakukan mulai dari 5 hingga 25 tahun. Setiap Bank memiliki peraturan yang memengaruhi lamanya tenor yang diberikan kepada debitur. Tentunya, semakin panjang tenor, semakin kecil juga total angsuran per bulan yang harus dibayarkan. Namun, biasanya tingkat suku bunga yang ditawarkan lebih tinggi dibandingkan dengan tenor pendek.

KPR biasanya menawarkan dua jenis suku bunga yaitu suku bunga fixed dan suku bunga floating. Kedua jenis suku bunga tersebut juga memiliki penerapan tenor yang berbeda-beda. Terdapat beberapa bank yang menerapkan suku bunga fixed di tenor awal seperti di 3 tahun tenor pertama. Selanjutnya, Bank akan menetapkan suku bunga floating yang mengikuti pergerakan suku bunga pasar untuk tahun ke 4 hingga angsuran lunas.

b. Kredit Tanpa Agunan (KTA)

KTA merupakan kredit yang banyak diminati oleh beberapa kalangan karena kemudahan dalam mengajukannya. Kemudahan tersebut biasanya ditawarkan melalui proses approval yang cepat dan tanpa jaminan. Namun, tingkat suku bunga yang ditawarkan KTA ini biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan KPR. Umumnya, KTA juga menawarkan tenor yang lebih pendek jika dibandingkan dengan KPR, dapat berkisar dari 1 hingga 5 tahun.

c. Kredit Dengan Jaminan

Jenis kredit yang satu ini mengharuskan calon debitur menjaminkan asetnya yang biasanya dapat berupa jaminan BPKB Kendaraan dan Sertifikat Rumah. Kredit dengan Agunan menawarkan tenor yang bervariasi mulai dari 3 hingga 5 tahun atau bahkan lebih.

2. Berdasarkan Waktu

Jenis tenor juga dibedakan menurut jangka waktu lamanya, yaitu:

a. Tenor Panjang

Tenor panjang adalah tenor yang memiliki jangka waktu angsuran 3 hingga 30 tahun. Tenor panjang umumnya diterapkan pada kredit dan pembiayaan yang memiliki hutang pokok yang besar, yang nominalnya dapat mencapai milyaran rupiah. Contoh penerapan tenor panjang dapat digunakan dalam KPR, pembelian kendaraan bermotor secara kredit, maupun pembiayaan dengan jaminan aset kendaraan mobil dan sertifikat rumah layaknya pembiayaan pada BFI Finance.

b. Tenor Pendek

Sebaliknya, tenor pendek adalah jangka waktu angsuran yang dapat diberlakukan mulai dari satu bulan hingga tiga tahun. Umumnya tenor pendek digunakan untuk jenis kredit dan pembiayaan yang memiliki hutang pokok yang tidak terlalu besar. Contohnya pembiayaan dengan jaminan BPKB motor, kredit elektronik, ataupun pinjaman online.

Tenor adalah

Source: Freepik/spfdigital

Faktor yang Menentukan Lama Tenor

Sebelum kreditur memutuskan tenor pinjaman yang tepat untuk diberikan kepada debitur, terdapat empat faktor yang memengaruhi dalam penentuan lamanya tenor, yaitu:

a. Besarnya Jumlah Pinjaman

Besarnya jumlah pinjaman atau kredit yang Anda ajukan menjadi faktor yang akan kreditur gunakan sebagai rekomendasi pemberian tenor yang tepat. Jika Anda mengajukan kredit atau pinjaman dengan jumlah hutang pokok yang tidak terlalu besar, besar kemungkinan kreditur akan menyarankan Anda untuk menggunakan tenor pendek. Sebaliknya, jika Anda mengajukan kredit atau pinjaman dengan hutang pokok yang besar, maka kreditur akan memberi rekomendasi untuk menggunakan tenor panjang.

b. Usia dari Peminjam

Usia peminjam menjadi faktor penentu selanjutnya dalam pemilihan tenor. Dalam hal ini, kreditur akan menilai usia produktif terkait kemampuan membayar angsuran per bulannya. Semakin muda usia peminjam, maka usia produktif peminjam akan semakin panjang yang menentukan masa tenor yang semakin panjang pula. Sebaliknya, jika usia peminjam sudah tergolong tua, maka dianggap usia produktinya semakin berkurang dan memengaruhi kemampuan dalam membayar angsuran, sehingga besar kemungkinan untuk mendapatkan tenor yang lebih pendek.

c. Penghasilan per Bulan

Jumlah penghasilan per bulan juga menjadi faktor penentu dalam pemilihan tenor. Kreditur akan menilai kemampuan calon debitur dari besarnya penghasilan yang diterimanya per bulan. Penghasilan tersebut dapat berupa dari penghasilan tetap yang calon debitur terima per bulannya, atau penghasilan dari bisnis yang Ia jalankan.

d. Aset Lainnya

Aset lain yang dimiliki calon debitur seperti rumah dan kendaraan, beserta pengeluaran rutin setiap bulannya juga menjadi faktor penentu lamanya tenor.

 

Tips Mengajukan Pinjaman dengan Tenor yang Tepat

  1. Pilih Lembaga Keuangan yang memiliki track record yang baik. Utamakan yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  2. Pilih Lembaga Keuangan yang menawarkan suku bunga yang paling rendah. Anda dapat melakukan riset terlebih dahulu terkait kelebihan dan kekurangan yang ditawarkan oleh produk pembiayaan maupun kreditnya. Namun, jangan terkecoh dengan suku bunga yang rendah. Anda harus tetap waspada terhadap segala bentuk pinjaman online atau konvesional yang ilegal.
  3. Sesuaikan dengan kebutuhan pinjaman. Seperti yang telah disebutkan diatas, semakin panjang tenor akan memengaruhi tingkat suku bunga yang tinggi. Namun, dengan tenor panjang jumlah angsuran per bulan akan semakin kecil. Sebaliknya, jika Anda tidak ingin mendapatkan tingkat suku bunga yang tinggi, Anda dapat memilih tenor pendek karena suku bunga yang ditawarkan lebih rendah jika dibandingkan tenor panjang.
  4. Sesuaikan dengan kemampuan finansial peminjam. Anda harus dapat memiilki perencanaan keuangan yang matang, sehingga dapat menentukan tenor yang cocok dengan kemampuan finansial Anda. Usahakan pengeluaran perbulan Anda tidak melebihi 30% dari pendapatan per bulan. Dalam hal ini, juga akan memengaruhi penilaian kreditur atas Debt Service Ratio (DSR) Anda.

 

Nah, itulah pemahaman mengenai apa itu tenor beserta jenis dan tips memilihnya. Tenor adalah instrumen dalam pinjaman dan investasi yang tidak bisa terelakkan. Setelah membaca artikel ini, harapannya Anda tidak salah lagi ya dalam menentukan lamanya tenor untuk pinjaman. BFI Finance, sebagai salah satu Perusahaan Pembiayaan tertua di Indonesia juga menyediakan produk pembiayaan dengan tenor beragam. Jika Anda membutuhkan pinjaman dana untuk keperluan modal usaha, biaya pernikahan, biaya renovasi rumah, dan kebutuhan finansial lainnya, percayakan saja kepada BFI Finance. Dengan jaminan BPKB Mobil, Motor, maupun Sertifikat Rumah, Anda berkesempatan untuk mendapatkan pinjaman dengan plafond dan tenor yang beragam.  Anda dapat memilih tenor pendek maupun panjang sesuai dengan kemampuan Anda. Jadi, yuk ajukan pembiayaan Anda melalui BFI Finance.

 

Klik untuk pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

Klik untuk pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

Klik untuk pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

 

BFI Finance, Solusi Segala Kebutuhan Finansial Anda

Sumber: