Pinjaman

Butuh Pinjaman Modal Usaha? Ini Pilihan dan Syaratnya!

Penulis: Admin BFI
Diterbitkan: 07 April, 2026
19
Butuh Pinjaman Modal Usaha? Ini Pilihan dan Syaratnya!

Memulai atau menjalankan usaha membutuhkan persiapan modal yang matang. Oleh karena itu, banyak pelaku usaha mencari pinjaman modal usaha untuk membantu memenuhi kebutuhan bisnis dan menjaga arus kas tetap stabil.

Pinjaman usaha umumnya diproses dengan lancar apabila wirausahawan memaparkan kebutuhan dana secara terperinci dan memiliki skor kredit (SLIK) yang baik. Kendati demikian, proses pencairan tetap memerlukan pertimbangan lain dari pihak kreditur.

Lantas, apa saja pilihan pinjaman modal usaha dan syarat yang perlu dipenuhi? Simak penjelasan berikut ini agar Anda bisa menentukan opsi yang sesuai dengan kebutuhan usaha.

 

Apa Itu Pinjaman Modal Usaha?

Pinjaman modal usaha adalah penyediaan dana dari lembaga keuangan kepada pelaku bisnis untuk digunakan sebagai modal untuk menjalankan atau mengembangkan usaha. Pembiayaan ini dapat diajukan oleh wirausahawan yang telah memenuhi persyaratan dan umumnya tersedia di berbagai lembaga, seperti bank, perusahaan pembiayaan, lembaga keuangan mikro, hingga fintech pendanaan bersama.

Setiap lembaga biasanya memiliki ketentuan dan proses pengajuan yang berbeda. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu cermat memilih produk pinjaman serta memastikan pengajuan dilakukan melalui lembaga yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Syarat Pinjaman Modal Usaha

Sebelum mengajukan pinjaman, pelaku usaha perlu memenuhi beberapa persyaratan yang biasanya ditetapkan oleh lembaga keuangan. Berikut beberapa syarat pendanaan modal usaha yang perlu diperhatikan:

1. Memiliki Usaha yang Sah dan Legal

Lembaga jasa keuangan biasanya akan memeriksa legalitas usaha sebelum menyetujui pinjaman. Oleh karena itu, pastikan usaha yang Anda jalankan sudah berizin resmi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

2. Memiliki Rekam Jejak Usaha yang Baik

Riwayat usaha juga menjadi salah satu pertimbangan penting saat mengajukan pinjaman modal usaha. Pastikan bisnis yang dijalankan memiliki catatan yang baik dan sebaiknya hindari mengajukan beberapa pinjaman sekaligus dalam waktu yang sama.

3. Menyiapkan Dokumen Administrasi Lengkap

Saat mengajukan pinjaman, pelaku usaha perlu menyiapkan dokumen administrasi yang diminta, seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Kelengkapan berkas ini biasanya menjadi bagian dari proses pengajuan pembiayaan.

Baca juga: 20 Contoh Usaha Modal Kecil untuk Penghasilan Tambahan

Jenis Pinjaman Modal Usaha

Ada berbagai jenis pinjaman modal usaha yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi bisnis. Setiap jenis pembiayaan memiliki mekanisme, persyaratan, serta keunggulan yang berbeda. Berikut beberapa jenis pinjaman modal usaha yang cukup umum digunakan:

1. Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Kredit Tanpa Agunan atau KTA merupakan jenis pinjaman yang tidak memerlukan jaminan aset. Proses pengajuannya tidak menggunakan agunan. Setelah pengajuan disetujui dan perjanjian ditandatangani, dana pinjaman dapat dicairkan dan digunakan secara fleksibel, termasuk untuk kebutuhan modal usaha.

2. Pinjaman Daring (Fintech)

Pinjaman daring atau layanan pinjaman dari fintech menjadi salah satu pilihan pinjaman modal usaha karena proses pengajuannya dilakukan secara digital melalui aplikasi atau website. Jenis pembiayaan ini biasanya dipilih saat pelaku usaha membutuhkan dana dalam waktu relatif singkat. 

Setelah proses verifikasi selesai, dana pinjaman dapat dicairkan sehingga dapat segera digunakan untuk kebutuhan usaha. Meski banyak platform yang tersedia, pelaku usaha tetap wajib memastikan bahwa layanan pinjaman daring yang dipilih telah memiliki izin resmi dari OJK.

3. Pinjaman Syariah

Pinjaman syariah merupakan alternatif pembiayaan yang menggunakan prinsip sesuai syariat Islam. Pembiayaan ini menggunakan akad yang transparan, seperti murabahah (jual beli dengan margin) atau mudharabah (bagi hasil). 

Keuntungan dan risiko dikelola berdasarkan kesepakatan bersama sehingga skema pembiayaannya lebih jelas. Sementara itu, proses pencairan dana dilakukan setelah akad disepakati secara sah oleh kedua belah pihak.

4. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program pembiayaan dari pemerintah yang ditujukan untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini memiliki beberapa jenis pembiayaan yang ditujukan untuk kebutuhan usaha yang berbeda, di antaranya:

  • KUR Super Mikro: Ditujukan bagi pelaku usaha pemula dengan limit pinjaman hingga Rp10 juta.
  • KUR Mikro: Diperuntukkan bagi UMKM yang sudah berjalan dengan limit hingga Rp100 juta tanpa agunan tambahan.
  • KUR Kecil: Digunakan untuk pengembangan usaha dengan limit hingga Rp500 juta, dengan persyaratan agunan tambahan serta BPJS Ketenagakerjaan.
  • KUR Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI): Pembiayaan untuk kebutuhan keberangkatan pekerja migran ke luar negeri dengan plafon hingga Rp100 juta.
  • KUR Khusus: Ditujukan bagi pelaku usaha dalam kelompok atau klaster tertentu, seperti pertanian, perikanan, atau kerajinan, dengan plafon hingga Rp500 juta.

5. Pinjaman dengan Jaminan

Pinjaman dengan jaminan juga menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan untuk mendapatkan tambahan modal usaha. Saat memilih jenis pembiayaan ini, penting untuk memastikan lembaga yang dipilih telah berizin dan diawasi OJK agar proses pembiayaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Salah satu lembaga pembiayaan yang menyediakan layanan pinjaman dengan jaminan adalah BFI Finance. Melalui pembiayaan BFI Finance, Anda dapat mengajukan pinjaman dengan sejumlah jaminan, yaitu BPKB motor, BPKB mobil, dan sertifikat rumah/ruko/rukan.

Baca juga: Mau Buka Usaha? Ini Beberapa Cara Dapatkan Modal Awal 

Bisakah Pinjaman Modal Usaha Cepat Cair?

Pinjaman modal usaha memang sering diharapkan bisa cair dengan cepat, tetapi pada praktiknya proses pencairan tidak bisa dilakukan secara langsung. Lembaga kreditur perlu melakukan pengecekan dan verifikasi dokumen untuk menilai jumlah pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan usaha.

Selain itu, tidak semua pengajuan pinjaman dapat disetujui. Wirausahawan pemula terkadang belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Beberapa produk pinjaman juga menerapkan pengecekan skor kredit. Jika skor kredit berada di kisaran 3–5 atau dinilai kurang baik, pengajuan pinjaman berpotensi tidak disetujui oleh pihak kreditur.

Meski begitu, pengajuan pembiayaan akan lebih lancar jika Anda memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan, mulai dari skor kredit yang baik hingga dokumen yang lengkap dan valid.

Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha di BFI Finance

Pengajuan pinjaman di BFI Finance dapat dilakukan secara daring melalui website resminya. Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

  1. Buka website resmi BFI Finance melalui browser.
  2. Pada halaman beranda, pilih menu “Lihat Produk Kami”.
  3. Anda akan diarahkan ke halaman yang menampilkan berbagai produk pembiayaan BFI Finance.
  4. Pilih pembiayaan dengan jaminan BPKB mobil, BPKB motor, atau sertifikat rumah/ruko/rukan sesuai kebutuhan, lalu klik “Ajukan Sekarang”.
  5. Isi formulir pengajuan dengan data yang diminta sesuai petunjuk.
  6. Siapkan dan serahkan dokumen yang diperlukan untuk proses pengajuan.
  7. Tunggu proses verifikasi dan persetujuan dari pihak BFI Finance.
  8. Jika pengajuan disetujui, dana pinjaman akan dicairkan ke rekening Anda.

Demikian penjelasan mengenai alur pinjaman modal usaha, mulai dari pengertian, syarat, hingga beberapa jenis pinjaman yang bisa dipertimbangkan. Dengan memahami kebutuhan dana dan menyesuaikannya dengan skala usaha, pelaku usaha dapat menentukan pilihan pembiayaan yang lebih tepat untuk mendukung kelangsungan bisnis.

Seperti yang disebutkan di atas, BFI Finance menyediakan beberapa pilihan pinjaman yang dapat disesuaikan dengan rencana finansial Anda, seperti pembiayaan dengan jaminan BPKB motor, BPKB mobil, maupun sertifikat rumah/ruko/rukan.

Sebagai lembaga pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BFI Finance menghadirkan berbagai pilihan pembiayaan yang dapat diandalkan dan disesuaikan dengan kebutuhan finansial Anda. 

Jadi, tidak perlu bingung ketika Anda membutuhkan dukungan modal tambahan karena #SelaluAdaJalan bersama BFI Finance.

Baca juga: 10 Cara Mendapatkan Pinjaman untuk Modal Usaha Awal

Kategori : Pinjaman
Admin BFI

Admin BFI

Administrator

Admin BFI adalah seorang profesional administrasi yang terampil dan berorientasi pada detail, bertugas memastikan efisiensi operasional harian serta integritas data dan dokumen di lingkungan BFI. Berperan sebagai titik fokus (point person) dalam koordinasi internal, individu ini sangat penting dalam menjaga alur kerja yang lancar dan kepatuhan terhadap standar perusahaan/institusi.