Pinjaman

Jatuh Tempo Adalah Batas Waktu Pembayaran, Ini Hal Penting Lainnya

Admin BFI
16 June 2023
63194
Jatuh Tempo Adalah Batas Waktu Pembayaran, Ini Hal Penting Lainnya

Jatuh tempo adalah istilah yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari terutama terkait dengan pembayaran tagihan. Istilah ini mengacu pada tanggal atau batas waktu terakhir untuk melunasi pembayaran, seperti tagihan kartu kredit, cicilan pinjaman, atau pembayaran bulanan lainnya.

Agar Anda tidak bingung dengan istilah jatuh tempo ini, mari kita pahami selengkapnya di uraian berikut. Dengan memahami apa itu jatuh tempo Anda akan terbantu dalam mengelola keuangan Anda.

 

1. Apa Itu Jatuh Tempo?

Jatuh tempo adalah batas waktu pembayaran atau batas waktu terakhir yang ditetapkan untuk membayar suatu kewajiban keuangan. Istilah ini umumnya digunakan dalam konteks pembayaran tagihan.

Ketika Anda memiliki kewajiban keuangan dengan jatuh tempo, itu berarti Anda harus melunasi jumlah yang terutang sebelum tanggal yang ditentukan. Jatuh tempo biasanya tercantum dalam perjanjian atau kontrak yang Anda buat dengan pemberi pinjaman atau lembaga keuangan terkait.

Saat seseorang tidak dapat memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran tepat waktu, maka orang tersebut akan dikenai sanksi berupa denda keterlambatan pembayaran. Adapun terkait konsekuensi yang diberikan dapat berbeda-beda tergantung dari kebijakan yang berlaku.

1.1. Beberapa hal lainnya yang perlu Anda ketahui terkait jatuh tempo antara lain yaitu:

1.1.1 Denda Keterlambatan

Pada dasarnya, jika Anda melewati tanggal jatuh tempo (due date) dan tidak melunasi cicilan pembayaran tepat waktu, pihak yang memberikan pinjaman (debitur) dapat memberlakukan denda.

Denda ini biasanya berupa persentase dari jumlah cicilan yang belum dibayar. Oleh karena itu, sangat penting untuk membayar tepat waktu agar terhindar dari denda yang dapat membebani keuangan Anda.

1.1.2. Ketentuan Membayar Angsuran

Membayar angsuran atau tagihan sebelum jatuh tempo sangat dianjurkan. Bahkan, membayar sebelum jatuh tempo bisa memberikan beberapa keuntungan, seperti mengurangi beban finansial di masa mendatang dan meningkatkan kredibilitas Anda sebagai peminjam yang bertanggung jawab.

Namun, pastikan untuk mengikuti ketentuan yang tercantum dalam perjanjian atau kontrak, karena ada juga beberapa jenis pinjaman yang mungkin memiliki biaya atau konsekuensi khusus terkait pelunasan kredit dipercepat.

 

Baca Juga: Efektif, Ini Dia 11 Cara Melunasi Hutang yang Baik dan Benar!

 

Jenis dan Contoh Jatuh Tempo

Jatuh tempo adalah saat dimana kita harus membayar sejumlah pinjaman beserta bunganya kepada pihak yang memberi pinjaman. Pada dasarnya rentan waktu jatuh tempo dapat dikategorikan ke dalam 3 jenis yaitu tanggal jatuh tempo jangka pendek (1-3 tahun), jangka menengah (10 tahun atau lebih), dan jangka panjang (obligasi negara hingga 30 tahun).

Di bawah ini merupakan beberapa contoh jatuh tempo yang erat kaitannya dengan kehidupan kita sehar-hari.

1. Jatuh Tempo Pembayaran Kartu Kredit

Jatuh tempo pembayaran kartu kredit adalah tanggal batas terakhir untuk membayar tagihan kartu kredit yang harus dilakukan kepada penerbit kartu kredit. Jika kita membayar setelah tanggal jatuh tempo, biasanya kita akan dikenakan denda atau bunga keterlambatan

Sebagai contoh jika tanggal jatuh tempo pembayaran kartu kredit kita adalah 15 Juni, artinya kita harus membayar tagihan kartu kredit sebelum atau pada tanggal 15 Juni.

2. Jatuh Tempo Cicilan Pinjaman

Jatuh tempo cicilan pinjaman adalah tanggal batas terakhir untuk membayar cicilan pinjaman yang kita miliki, seperti KPR atau pinjaman mobil. Sama halnya dengan jatuh tempo pembayaran kartu kredit, jika kita membayar cicilan lewat dari tanggal jatuh tempo, biasanya akan ada denda yang berlaku.

3. Jatuh Tempo Tagihan Listrik

Jatuh tempo tagihan listrik adalah tanggal batas terakhir untuk membayar tagihan listrik kepada perusahaan penyedia listrik. Jika kita membayar setelah tanggal jatuh tempo, kita mungkin akan dikenakan denda atau diberikan pemutusan sementara pasokan listrik.

Jika tanggal jatuh tempo tagihan listrik kita adalah 20 Juni, artinya kita harus membayar tagihan listrik sebelum atau pada tanggal 20 Juni.

4. Jatuh Tempo Tagihan Wifi

Jatuh tempo tagihan wifi adalah tanggal batas terakhir untuk membayar tagihan layanan internet yang kita gunakan. Jika kita membayar setelah tanggal jatuh tempo, biasanya akan ada denda atau bisa juga akses internet kita terputus. Sebagai contoh tanggal jatuh tempo tagihan wifi kita adalah 10 Juli, artinya kita harus membayar tagihan wifi sebelum atau pada tanggal 10 Juli.

5. Jatuh Tempo Tagihan Air 

Jatuh tempo tagihan air adalah tanggal batas terakhir untuk membayar tagihan air kepada perusahaan penyedia air atau PDAM. Seperti keempat contoh sebelumnya, tagihan air yang ada harus dibayarkan sebelum masa jatuh tempo berakhir untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pemutusan aliran air secara paksa.

Terakhir, Anda juga perlu mengingat dengan baik kapan waktunya membayar tagihan yang ada untuk menghindari denda. Ada baiknya kita membayar cicilan yang ada sebelum atau pada tanggal jatuh tempo, meskipun kita belum menerima tagihan resmi.

 

Baca Juga: 5 Cara Menghindari Kebiasaan Buruk "Gali Lubang Tutup Lubang"

 

Tips Membayar Tagihan Sesuai Tanggal Jatuh Tempo

Untuk menghindari denda dan konsekuensi lainnya akibat keterlambatan pembayaran atau lebih dari tanggal jatuh tempo, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan.

Jatuh Tempo Adalah

Image Source: Image Source: Pexels/Mikhail Nilov

1. Buatlah Pengingat

Gunakan kalender atau aplikasi pengingat untuk mengingatkan Anda terkait tanggal jatuh tempo pembayaran. Anda dapat mengatur pengingat beberapa hari sebelumnya agar memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan pembayaran.

2. Prioritaskan Pembayaran

Jika Anda memiliki beberapa tagihan dengan jatuh tempo yang berbeda, prioritaskan pembayaran yang paling penting atau yang memiliki konsekuensi keterlambatan yang lebih berat terlebih dahulu.

3. Buat Rencana Keuangan

Buat rencana keuangan bulanan yang mencakup semua kewajiban pembayaran Anda. Dengan merencanakan keuangan Anda dengan baik, Anda dapat memastikan bahwa Anda memiliki dana yang cukup untuk melunasi tagihan tepat waktu.

4. Otomatisasi Pembayaran

Jika memungkinkan, manfaatkan fitur otomatisasi pembayaran yang disediakan oleh bank atau lembaga keuangan Anda. Dengan mengatur pembayaran otomatis, Anda dapat memastikan bahwa tagihan dibayarkan tepat waktu tanpa harus khawatir melewatkan jatuh tempo.

5. Hindari Pemakaian Kartu Kredit Berlebihan

Berhati-hatilah dalam menggunakan kartu kredit secara berlebihan, karena ini dapat menyebabkan penumpukan tagihan yang sulit untuk dibayarkan tepat waktu. Gunakan kartu kredit dengan bijaksana dan pastikan Anda dapat mengelola pembayaran dengan mudah.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat membayar tagihan sesuai tanggal jatuh tempo dan menjaga keuangan Anda tetap sehat.

Jika Anda membutuhkan dana tambahan untuk memenuhi kewajiban keuangan Anda, Sobat BFI Finance siap membantu. Ajukan pinjaman multiguna dengan bunga rendah melalui BFI Finance sekarang juga. Dapatkan kemudahan dan fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan finansial Anda.

 

BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

Pembiayaan Syariah

Pembelian mobil bekas dan Multiguna syariah dengan fitur Tanpa Denda dan Tanpa Penalti Lihat Syarat

Sertifikat Rumah

Bunga rendah mulai dari 0.9% per bulan dan tenor pinjaman panjang hingga 7 tahun. Lihat Syarat

BPKB Motor

Dapatkan pinjaman dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 24 bulan. Lihat Syarat

BPKB Mobil

Dapatkan dana pencairan hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 4 tahun. Lihat Syarat

Kategori : Pinjaman