Bisnis

10 Ide Bisnis Saat Musim Hujan yang Berpotensi Menguntungkan

Diterbitkan: 13 February, 2026
Diperbarui: 13 February, 2026
48
10 Ide Bisnis Saat Musim Hujan yang Berpotensi Menguntungkan

Musim hujan sering dianggap menghambat aktivitas, tetapi sebenarnya kondisi ini juga membuka berbagai peluang usaha kecil-kecilan yang menjanjikan. Beberapa kebutuhan masyarakat justru meningkat saat cuaca hujan sehingga bisa menjadi ide bisnis yang potensial.

Kondisi hujan bisa dimanfaatkan untuk menambah penghasilan, asalkan Anda memilih ide bisnis yang relevan, praktis, dan sesuai dengan kebutuhan pasar selama musim hujan berlangsung. Lantas, apa saja ide bisnis saat musim hujan yang berpotensi menghasilkan keuntungan menggiurkan? Simak pembahasannya lebih lanjut di artikel ini!

 

Ide Bisnis Saat Musim Hujan

Berbagai perubahan aktivitas dan kebutuhan masyarakat selama musim hujan menciptakan peluang usaha yang patut dimanfaatkan. Dengan memahami kondisi pasar, Anda bisa menemukan ide usaha modal kecil, tetapi berpotensi menghasilkan keuntungan besar.

Jika Anda sedang mencari referensi ide bisnis saat musim hujan yang dapat dijalankan tanpa modal besar, beberapa peluang usaha berikut bisa menjadi pilihan, di antaranya:

1. Jasa Ojek Payung

Banyak orang tetap harus beraktivitas meski cuaca kurang bersahabat saat musim hujan tiba. Jasa ojek payung hadir sebagai solusi yang bisa Anda tawarkan untuk membantu pejalan kaki agar tidak kehujanan saat menyeberang jalan atau menuju lokasi tujuan. Usaha ini relatif mudah dijalankan dan tidak membutuhkan modal besar, cukup bermodalkan payung dan lokasi yang ramai dilalui orang seperti perkantoran, sekolah, maupun terminal.

2. Jual Payung dan Jas Hujan

Saat musim hujan, payung dan jas hujan menjadi barang yang banyak dicari karena dibutuhkan hampir setiap hari. Peluang ini bisa Anda manfaatkan dengan menjual payung lipat, jas hujan sekali pakai, hingga jas hujan model setelan yang praktis digunakan oleh pengendara roda dua. Namun demikian, ide bisnis musim hujan ini cukup banyak pesaing sehingga diperlukan strategi dan perencanaan usaha yang tepat agar tetap bisa menarik pelanggan.

3. Jual Pelindung dan Alas Kaki Tahan Air

Cuaca hujan sering membuat sepatu dan kaki mudah basah sehingga banyak orang mencari pelindung tambahan. Menjual pelindung sepatu, sandal antiair, atau alas kaki tahan air bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan karena kebutuhannya cukup tinggi saat musim hujan.

Produk- produk untuk musim hujan tersebut bisa ditawarkan kepada pekerja kantoran, pelajar, mahasiswa, hingga pengendara motor yang tetap beraktivitas di tengah hujan. Penjualannya dapat dilakukan di area strategis seperti dekat halte, stasiun, sekolah, kampus, area perkantoran, maupun lewat online marketplace.

 

Baca juga: 12 Ide Bisnis Online Untuk Pemula Paling Menguntungkan, Wajib Coba!

 

4. Layanan Perbaikan dan Pembersihan Rumah

Ide bisnis saat musim hujan lainnya yang bisa Anda pertimbangkan adalah layanan perbaikan dan pembersihan rumah. Saat curah hujan tinggi, banyak rumah mengalami masalah seperti talang air tersumbat, atap bocor, maupun halaman yang kotor akibat genangan air.

Melihat kondisi tersebut, Anda bisa menawarkan jasa membersihkan talang air, memperbaiki kebocoran ringan, serta membersihkan area rumah yang terdampak air hujan. Modal untuk memulai usaha ini pun terbilang tidak terlalu besar karena Anda hanya perlu membeli beberapa perkakas rumah tangga yang bisa disesuaikan dengan budget dan kebutuhan.

5. Layanan Cuci Kendaraan

Hujan yang turun hampir setiap hari membuat kondisi jalan menjadi lebih kotor dan berlumpur. Momen seperti ini pun membuka peluang besar untuk menawarkan layanan cuci kendaraan. Dengan modal peralatan sederhana, seperti ember, selang air, sabun cuci, lap microfiber, dan vacuum portable, Anda sudah bisa memulai usaha ini dari rumah. Anda pun dapat menawarkan layanan jemput-cuci-kembali untuk mempermudah pelanggan yang sibuk.

6. Jual Makanan dan Minuman Hangat

Bisnis kuliner menjadi salah satu ide bisnis saat musim hujan yang tidak pernah sepi peminat. Saat cuaca dingin dan hujan, banyak orang mencari makanan berkuah serta minuman hangat untuk menghangatkan tubuh dan meningkatkan kenyamanan.

Peluang ini bisa Anda manfaatkan untuk memulai usaha warmindo, jual gorengan, maupun ragam minuman hangat yang mudah dibuat. Selain modalnya relatif terjangkau, target pasarnya pun luas, mulai dari pekerja, pelajar, hingga tetangga di sekitar rumah Anda.

7. Jasa Laundry dan Pengering Pakaian

Banyak orang yang kesulitan menjemur baju karena hujan turun terus-menerus atau rumahnya tidak memiliki tempat yang memadai untuk mengeringkan pakaian. Anda bisa memanfaatkan kondisi ini untuk mencoba peluang bisnis jasa laundry dan pengering pakaian.

Dengan modal mesin cuci, pengering, dan beberapa perlengkapan dasar seperti deterjen, pewangi, serta rak atau hanger untuk penataan, Anda bisa menjalankan usaha ini dari rumah. Untuk menarik lebih banyak pelanggan, Anda bisa menawarkan layanan antar-jemput pakaian atau paket langganan bulanan dengan harga khusus.

 

Baca juga: 10 Ide Bisnis Makanan Tradisional Indonesia Populer yang Menjanjikan

 

8. Layanan Mobil Jemputan

Bagi Anda yang memiliki mobil, musim hujan bisa menjadi peluang emas untuk memulai layanan mobil jemputan. Peluang ini cukup menjanjikan karena banyak orang enggan bepergian dengan kendaraan umum atau berjalan kaki saat hujan deras.

Anda bisa membagi layanan berupa antar-jemput rutin harian, perjalanan ke bandara, atau layanan khusus untuk belanja dan keperluan mendesak. Untuk menambah daya tarik, Anda bisa menawarkan paket langganan dengan harga khusus atau menambahkan fasilitas tambahan seperti AC dingin, musik, dan sanitasi kendaraan agar perjalanan lebih nyaman.

9. Jasa Antar Barang dan Titip Belanja Harian

Tidak punya mobil untuk membuka layanan antar-jemput orang saat hujan? Tenang, peluang meraih cuan tetap bisa Anda dapatkan dengan hanya bermodal motor. Anda bisa membuka layanan antar barang dan titip belanja harian dengan motor pribadi untuk orang-orang yang sibuk atau malas keluar rumah saat musim hujan.Berbagai paket layanan bisa ditawarkan, mulai dari antar belanjaan harian, pengiriman dokumen, hingga pembelian barang kebutuhan khusus dengan tarif mulai dari Rp30 ribuan.

10. Jual Obat, Vitamin, dan Produk Kesehatan

Musim hujan kerap berdampak pada menurunnya daya tahan tubuh sehingga banyak orang semakin memperhatikan upaya menjaga kesehatan saat musim hujan. Pada momen ini, kebutuhan akan obat ringan, vitamin, serta berbagai produk kesehatan yang praktis untuk dikonsumsi sehari-hari pun meningkat dari biasanya. Jika Anda mencari ide jualan musim hujan dalam bidang kesehatan, peluang ini bisa Anda manfaatkan untuk menjual vitamin, suplemen, maupun perlengkapan penunjang kebugaran.

Demikian pembahasan mengenai berbagai ide bisnis saat musim hujan, mulai dari peluang jual payung dan kuliner hingga layanan yang banyak dibutuhkan masyarakat saat cuaca hujan tiba. Memahami peluang dan merencanakan usaha dengan baik akan membantu Anda meraih keuntungan lebih maksimal dan tetap konsisten dalam menjalankan bisnis.

Jika Anda berencana mengembangkan usaha dengan dukungan modal yang lebih stabil, BFI Finance siap membantu melalui layanan pembiayaan dengan jaminan BPKB Motor, BPKB Mobil, hingga Sertifikat Rumah/Ruko/Rukan.

Seluruh layanan pembiayaan dari BFI Finance telah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga dapat dipercaya. Mari ajukan pembiayaan demi mewujudkan usaha yang produktif dan menguntungkan karena #SelaluAdaJalan bersama BFI Finance.

 

Baca juga: Inilah 10 Ide Bisnis 2026 yang Diprediksi Paling Menguntungkan

Kategori : Bisnis
Kukut Ragil Walujodjati

Kukut Ragil Walujodjati

SEO & Content Writer

Kukut Ragil Walujodjati adalah SEO Strategist dan Content Writer dengan pengalaman lebih dari 3 tahun yang berfokus pada pembiayaan berbasis jaminan. Kukut Ragil merupakan lulusan Far Eastern Federal University, program studi Manajemen. Bidang penulisan yang dikuasainya meliputi topik pinjaman, bisnis, UMKM, gaya hidup, dan edukasi finansial. Ia secara aktif mengikuti perkembangan regulasi dan dinamika pasar pembiayaan di Indonesia, sehingga setiap artikel yang ditulis selalu mengutamakan ketepatan konteks dan relevansi praktik di lapangan. Tujuan utamanya adalah membantu pembaca memahami keputusan finansial secara lebih matang dan terinformasi.