Bisnis pakaian muslim di Indonesia dikenal memiliki pasar yang stabil dan terus berkembang. Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, permintaan busana muslim, terutama menjelang Ramadan dan hari raya selalu meningkat dari tahun ke tahun.
Meski peluangnya menjanjikan, memulai bisnis ini juga memiliki tingkat persaingan yang cukup ketat. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat agar usaha bisa berjalan optimal dan mampu bersaing di pasaran.
Lantas, seperti apa peluangnya dan bagaimana cara memulainya? Yuk, simak tips dan peluang lengkapnya di artikel ini!
Peluang Bisnis Pakaian Muslim
Kebutuhan fashion muslim di Indonesia sebenarnya sudah dipenuhi oleh banyak pelaku usaha. Namun, tingginya minat pasar membuat peluang bisnis pakaian muslim tetap terbuka lebar bagi siapa pun yang ingin terjun ke bidang ini.
Permintaan yang konsisten menjadi alasan mengapa bisnis ini masih menarik untuk dijalankan.
Meski begitu, persaingan di bisnis fashion muslim terbilang sangat ketat. Oleh sebab itu, pelaku usaha perlu jeli mengikuti tren dan menghadirkan desain yang kreatif agar bisa bertahan di tengah banyaknya kompetitor.
Jenis Pakaian Muslim yang Banyak Diminati
Penjualan pada bisnis pakaian muslim sangat dipengaruhi oleh jenis busana yang ditawarkan. Maka dari itu, Anda perlu memilih jenis busana yang sedang tren dan banyak diminati. Untuk memudahkan, berikut beberapa jenis pakaian muslim yang banyak diminati:
1. Tunik
Tunik merupakan atasan muslimah dengan potongan hingga lutut atau betis yang biasanya dipadukan dengan celana panjang sehingga tetap nyaman dan leluasa saat bergerak. Modelnya yang simpel namun stylish juga mudah dipadukan dengan aksesori, membuat tunik cocok dikenakan untuk berbagai kesempatan.
2. Kaftan dan Gamis
Kaftan dan gamis merupakan busana terusan panjang hingga mata kaki yang biasanya menggunakan kain ringan, seperti satin dengan tambahan aksen kerut atau renda. Bisnis baju gamis dan kaftan memiliki potensi yang besar karena keduanya banyak diminati wanita muslim, terutama saat Hari Raya berkat tampilannya yang anggun dengan desain kekinian yang tetap simpel dan cocok untuk berbagai kalangan.
3. Baju Koko
Baju koko merupakan busana yang fleksibel untuk berbagai kesempatan, mulai dari Hari Raya, acara formal, hingga ibadah. Dikarenakan pilihannya semakin beragam, penting menghadirkan baju koko dengan bahan yang sejuk dan motif sederhana namun menarik, seperti batik atau bordiran, agar tetap menonjol di pasaran.
4. Sarung
Sarung adalah produk serbaguna yang selalu dibutuhkan, baik untuk ibadah maupun aktivitas sehari-hari. Model dengan pinggang karet atau kancing semakin diminati karena praktis dan nyaman sehingga sarung tetap menjadi jenis pakaian yang banyak dicari pelanggan.
Tips Memulai Bisnis Pakaian Muslim
Bisnis pakaian muslim kini semakin ramai sehingga dibutuhkan strategi yang tepat agar bisa bersaing dan meraih keuntungan maksimal. Berikut beberapa tips bisnis busana muslim untuk pemula yang bisa Anda terapkan:
1. Tentukan Sumber Pengadaan Produk
Langkah awal memulai bisnis pakaian muslim adalah menentukan sumber pengadaan produk. Anda perlu memilih apakah ingin memproduksi sendiri atau menjadi reseller dari distributor dengan menyesuaikan modal dan kesiapan stok.
Setelah itu, pemilihan supplier harus dilakukan dengan cermat karena akan memengaruhi kualitas produk ke depannya. Lakukan survei dan bandingkan beberapa supplier, mulai dari kualitas bahan hingga harga. Baik menjual merek tertentu maupun membangun brand sendiri, pastikan supplier yang dipilih benar-benar tepercaya.
2. Buat Skema dan Tentukan Strategi
Agar bisnis pakaian muslim berjalan terarah, penting menyusun skema usaha yang jelas sejak awal. Skema ini mencakup penentuan target produk, gambaran operasional, posisi bisnis di pasar, hingga pendekatan pemasaran yang akan digunakan.
Dengan skema yang sudah matang, Anda bisa lebih mudah merancang strategi bisnis, mulai dari menentukan target pasar, memperkuat pemasaran, menambah variasi produk, hingga menemukan keunikan yang membedakan bisnis dari kompetitor.
3. Tentukan Target Pasar dan Jenis Produk
Menentukan target pasar sejak awal sangat penting agar bisnis pakaian muslim lebih terarah. Sebaiknya tentukan target yang spesifik, misalnya keluarga muslim, wanita muslim, atau segmen tertentu berdasarkan usia, penghasilan, maupun minat.
Dengan target pasar yang jelas, Anda bisa menyesuaikan jenis produk yang dijual sehingga lebih relevan dengan kebutuhan dan keinginan calon pembeli.
4. Persiapan Modal
Persiapan modal menjadi langkah penting dalam memulai bisnis pakaian muslim. Modal bisa berasal dari tabungan pribadi, hasil investasi, maupun keuntungan dari usaha sebelumnya, bahkan dari pinjaman jika dibutuhkan.
Untuk menentukan besarnya modal, susun skema bisnis dan tentukan jenis serta jumlah produk yang akan dijual di awal. Jika modal masih terbatas, Anda bisa memulai dari skala kecil terlebih dahulu dan mengembangkannya secara bertahap.
Baca juga: Mau Bikin Clothing Line? Simak Tipsnya Sebagai Berikut!
5. Memiliki Karakter yang Unik
Karakter atau branding yang unik menjadi hal penting agar bisnis pakaian muslim mudah dikenali. Keunikan ini bisa diterapkan pada toko maupun brand sehingga berbeda dari kompetitor.
Ciri khas dapat dibangun dari berbagai aspek, seperti motif, kualitas bahan, pilihan warna, harga, foto produk, kemasan, hingga promo yang ditawarkan. Dengan identitas yang kuat, brand akan lebih mudah diingat dan strategi pemasaran pun berjalan lebih efektif.
6. Buat Website dan Manfaatkan Marketplace
Agar bisnis pakaian muslim lebih mudah dijangkau, Anda bisa membuat website dan manfaatkan marketplace. Tren belanja online yang semakin populer membuat langkah ini penting untuk memperluas pasar.
Website membantu menampilkan katalog produk secara jelas sekaligus membangun kepercayaan lewat konten yang relevan. Sementara itu, kehadiran di marketplace memudahkan calon pembeli menemukan toko atau brand Anda dengan lebih cepat.
7. Susun Strategi Marketing yang Efektif
Strategi marketing yang efektif sangat penting untuk mendukung bisnis pakaian muslim. Pemanfaatan website dan marketplace sudah menjadi bagian dari upaya pemasaran yang perlu dimaksimalkan.
Selain itu, gunakan media sosial untuk memperluas jangkauan, mengenalkan produk, dan membuat konten menarik. Lengkapi dengan pemberian promo, diskon, atau penawaran khusus di momen tertentu, seperti hari besar keagamaan, agar minat beli pelanggan semakin meningkat.
8. Tingkatkan Inovasi Produk dan Ikuti Tren
Agar bisnis pakaian muslim tetap diminati, penting untuk terus berinovasi dan mengikuti tren yang sedang berkembang. Memahami model, warna, atau gaya busana yang sedang populer bisa membantu produk lebih relevan dengan kebutuhan pasar.
Tren fashion memang terus berubah sehingga menjadi tantangan sekaligus peluang dalam bisnis ini. Dengan target pasar yang jelas dan penerapan tips yang tepat, peluang bisnis pakaian muslim tetap terbuka lebar, termasuk bagi Anda yang baru memulai.
Baca Juga: Bisnis Fashion: Tips Memulai, Rekomendasi Ide, dan Estimasi Modal Usaha
Itulah informasi mengenai peluang dan tips memulai bisnis pakaian muslim yang bisa Anda pertimbangkan untuk dikembangkan secara serius. Dengan memahami tren pasar, menyiapkan strategi yang tepat, serta terus berinovasi, bisnis ini berpotensi tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan dan menguntungkan.
Namun, dalam membuat dan mengembangkan sebuah bisnis, , kebutuhan modal sering kali menjadi tantangan tersendiri, baik untuk produksi, stok barang, maupun perluasan usaha. Untuk itu, BFI Finance hadir sebagai solusi pembiayaan yang tepercaya.
Sobat BFI dapat mengajukan pendanaan dengan menjaminkan BPKB Motor, BPKB Mobil, maupun Sertifikat Rumah/Ruko/Rukan sesuai dengan kebutuhan bisnis yang dijalankan. Terlebih, BFI Finance sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses pengajuan pembiayaan dapat dipercaya dan transparan.
Jadi, jangan biarkan keterbatasan modal menghambat langkahmu dalam membangun bisnis pakaian muslim. Saatnya wujudkan rencana usaha pakaian muslim Anda dan kembangkan peluangnya karena #SelaluAdaJalan bersama BFI Finance.
Baca juga: 10 Contoh UMKM yang Bisa Menjadi Inspirasi Bisnis