Artikel

6 Tips Memulai Usaha Tanaman Hias (+ List Tanaman Hias Terpopuler)

2022-06-05 00:00:00 1945
6 Tips Memulai Usaha Tanaman Hias (+ List Tanaman Hias Terpopuler)

Minat dalam memelihara dan merawat tanaman hias mengalami peningkatan selama pandemi covid-19 berlangsung. Hal ini disebabkan karena merawat tanaman hias sangatlah memungkinkan untuk dilakukan dirumah dan dapat menjadi pelepas penat setelah beraktivitas seharian. Kondisi ini lantas tidak begitu saja dilewatkan bagi seseorang yang memiliki jiwa entrepreneurship. Peluang usaha tanaman hias menjadi peluang usaha yang menjanjikan ditengah kondisi yang mengharuskan masyarakatnya beraktivitas didalam rumah. Bagi Anda yang memiliki minat yang tinggi dalam mengoleksi tanaman hias dan ingin mencoba keperuntungannya dalam berbisnis tanaman hias ini, tidak ada kata terlambat untuk memulainya. Pada artikel kali ini, tim BFI Finance memberikan tips dalam memulai usaha tanaman hias yang dapat Anda jadikan pedoman beserta informasi mengenai jenis tanaman hias populer yang dapat Anda kelola. Simak ya!

 

6 Tips Memulai Usaha Tanaman Hias

Berikut adalah enam tips yang dapat Anda jalankan untuk memulai usaha tanaman hias atau memaksimalkan usaha tanaman hias yang telah Anda jalankan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

1. Miliki Pengetahuan yang Cukup Mengenai Tanaman Hias

Usaha tanaman hias adalah jenis usaha yang dapat berangkat dari hobi atau kesukaan. Biasanya ide bisnis datang dari mereka yang menyukai sisi positif dari bertanam. Untuk menjadi pelaku usaha tanaman hias yang professional tentunya harus memiliki pengetahuan dan bekal yang mumpuni. Jenis tanaman hias sangatlah beragam. Setiap jenis tanaman hias tersebut tentu memiliki perawatan yang berbeda-beda mulai dari pemilihan media tanam, intensitas menyiram, dan perlindungan dari penyakit tanaman. Semuanya dapat diperoleh dari pengalaman dalam merawatnya dan networking yang dipunyai. Networking berguna sebagai sarana tukar pemikiran dan pengalaman selama merawat tanaman hias tersebut. Jika Anda sudah memiliki pengetahuan yang cukup, saatnya Anda meyakinkan diri untuk terjun menjadi pengusaha tanaman hias!

2. Pilih Jenis Tanaman Hias

Setelah Anda memiliki pengetahuan yang cukup mengenai seluk beluk tanaman hias ini, selanjutnya Anda dapat menentukan jenis tanaman hias apa yang akan Anda jual. Pemilihan jenis tanaman hias tersebut dapat dipertimbangkan dari berbagai jenis aspek seperti tren tanaman hias, daya beli masyarakat, tingkat kesusahan dalam merawatnya, dan keuntungan yang didapatkan.

Sebagai pengusaha pemula, mungkin Anda tidak dapat sekaligus menjual berbagai jenis tanaman hias. Anda dapat fokus menjual dengan 1 atau 2 jenis tanaman hias. Ketahui kelebihan dan kekurangan jenis tanaman hias tersebut. Jika sudah mengetahui “celah” nya maka Anda dapat mempertimbangkan untuk menambah jenis tanaman hias.

3. Siapkan Modal Usaha Tanaman Hias

Sudah mendapatkan jenis tanaman hias yang akan Anda jual, saatnya Anda mencari sumber modal usaha. Anda dapat menyiapkan modal usaha dengan menggunakan tabungan misalnya. Usaha tanaman hias dapat tergolong kedalam usaha modal 1 juta jika memiliki cakupan bisnis yang kecil. Jika Anda merencanakan untuk menjalankan usaha tanaman hias dalam skala besar dan membutuhkan modal yang cukup besar, tidak ada salahnya untuk mengajukan pinjaman modal usaha melalui Lembaga keuangan seperti Bank maupun Perusahaan Pembiayaan.

Buat rincian dengan detail kebutuhan dalam menjalankan usaha tanaman hias ini. Mulai dari bibit tanaman hias, media tanam, pupuk, biaya perawatan hingga biaya promosi. Sebagai awalan, mungkin Anda dapat memulainya dengan modal yang tidak terlalu besar terlebih dahulu. Setelahnya, jika Anda sudah menguasai ritme dalam berbisnis tanaman hias ini, Anda bisa menambah modal untuk memperluas pasar, membeli bibit baru atau bahkan menambah jenis tanaman hias baru untuk dijual.

4. Pilih Lokasi Usaha yang Tepat

Usaha tanaman hias adalah jenis usaha yang dapat dilakukan dirumah. Jika Anda memiliki lahan kosong yang cukup luas dirumah, Anda dapat memanfaatkannya untuk menjadi tempat meletakkan berbagai jenis tanaman hias Anda. Jika Anda tidak memiliki ruang yang cukup dirumah, Anda dapat mempertimbangkan untuk menyewa tempat usaha yang cocok sebagai tempat hidup tanaman hias tersebut. Pastikan tempat usaha Anda memenuhi kriteria bertanam yang baik misalnya dari segi intensitas cahaya yang masuk, sirkulasi udara, temperatur, hingga luas lahan.

5. Tentukan Strategi Pemasaran yang Tepat

Langkah kelima dalam memulai usaha tanaman hias ini adalah tentukan strategi pemasaran yang tepat. Strategi tersebut mencakup beberapa aspek seperti packaging, sistem pengantaran, kegiatan promosi, dan cara melayani customer dengan baik dan benar. Usaha tanaman hias sangat memungkinkan untuk mendapatkan customer dari berbagai penjuru yang tidak terbatas jarak. Sehingga selalu perhatikan kualitas layanan dan packaging. Anda dapat membuat packaging semenarik mungkin dengan tetap memerhatikan aspek keamanan.

Selain itu, Anda dapat memberikan potongan harga untuk customer yang membeli dalam jumlah banyak. Anda juga dapat memberikan paket bundling untuk jenis tanamah hias tertentu dan media tanamnya.

Agar usaha tanaman hias Anda semakin dikenal, pastikan gunakan media sosial sebagai sarana promosi bisnis Anda. Anda dapat membuat akun bisnis Instagram dan Facebook tersendiri, berpartisipasi di komunitas online pecinta tanaman hias di Facebook, dan membuat akun jualan di marketplace.

Yang tidak kalah penting adalah untuk memerhatikan pelayanan Anda kepada customer. Karena sebaik-baiknya produk tanaman hias Anda, tanpa pelayanan yang ramah dan solutif, maka hasilnya akan tidak maksimal.

6. Ikuti Perkembangan Terupdate Mengenai Tanaman Hias

Tren daya beli masyarakat pada setiap bisnis selalu muncul termasuk pada usaha tanaman hias ini. Jika 5 tahun yang lalu, tanaman anthurium “gelombang cinta” sangat dicari-cari hingga harga per pieces nya menembus ratusan juta rupiah. Namun, kini pesonanya telah digantikan oleh tanaman hias monstera. Perlunya mengikuti tren tanaman hias apa yang sedang populer adalah bekal yang wajib dipegang oleh para pecinta dan pengusaha tanaman hias. Anda dapat bergabung dengan komunitas pecinta tanaman hias agar mendapatkan informasi terupdate mengenai perkembangan tanaman hias. Selain itu, Anda juga dapat mengikuti perkembangan update tanaman hias melalui sosial media. Dengan selalu mengikuti tren yang berkembang, besar kemungkinan bisnis Anda dapat bertahan dengan lama.

 

Itulah keenam tips dalam memulai usaha tanaman hias yang perlu Anda perhatikan. Informasi selanjutnya adalah jenis-jenis tanaman hias yang dapat Anda jadikan pelengkap dalam bisnis tanaman hias Anda.

Pilihan Jenis Tanaman Hias

Jenis tanaman hias banyak sekali ragamnya. Namun, list berikut ini adalah list favorit tanaman hias yang kerap dijadikan komoditas dalam menjalankan bisnis tanaman hias. Harga jualnya pun tergolong terjangkau, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah per pieces nya, tergantung dari ukuran dan jenis tanaman hias tersebut. Simak yuk!

Monstera (Janda Bolong)

Dari namanya, pasti Sobat BFI sekalian sudah tidak asing dengan tanaman hias satu ini. Monstera atau tanaman janda bolong dapat dibilang sebegai tanaman hias terfavorit diantara tanaman hias lainnya. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, hingga pertengahan 2020, produksi tanaman monstera di Indonesia mencapai 342,4 juta pieces dan menjadi komoditi ekspor dengan total 4,2 juta kilogram pengiriman. Angka yang fantastis bukan?

Pantaslah memiliki banyak peminat, karena monstera memiliki bentuk yang unik dengan daunnya yang melebar berbentuk hati dan memiliki pola lubang yang teratur. Tanaman monstera memiliki beberapa jenis, tetapi diantaranya yang populer adalah:

  • Monstera Adansonii
  • Monstera Variegata
  • Monstera Obliqua
  • Monstera Minima
  • Monstera Punctulata
  • Dan lainnya.

Harga jual monstera tergantung dari jenis dan ukurannya. Monstera berukuran sedang dapat dihargai mulai dari Rp 200.000 hingga Rp 400.000 per pieces nya.

Usaha tanaman hias monstera

Tanaman Hias Monstera. Image source: Unsplash/Huy Phan

Philodendron

Jenis tanaman hias berikutnya yang dapat menjadi inspirasi usaha tanaman hias Anda yaitu Philodendron atau Pohon Cinta. Disebut pohon cinta karena berasal dari kata Yunani yaitu philo yang berarti cinta dan dendron yang berarti pohon. Selain itu, kebanyakan jenis philodendron juga memiliki bentuk menyerupai hati. Tidak hanya memiliki arti yang indah, tentunya philodendron dapat menjadi penghias cantik di setiap sudut ruangan Anda.  Beberapa jenis philodendron yang populer yaitu:

  • Philodendron hederaceum (Heartleaf philodendron)
  • Philodendron domesticum (Elephant ear philodendron)
  • Philodendron erubescens (Red leaf philodendron)
  • Philodendron Selloum
  • Philodendron moonlight
  • Dan lainnya.

Harga philodendron per piecesnya cuku bervariatif mulai Rp 20.000 hingga ratusan ribu rupiah, tergantung dari jenis dan ukurannya.

Usaha tanaman hias philodendron

Tanaman Hias Philodendron. Image Source: Unsplash/Olena Smhahalo

Anthurium (Kuping Gajah)

Anthurium atau juga dikenal dengan tanaman kuping gajah adalah salah satu tanaman hias yang juga kerap dijadikan sebagai komoditas ekspor. Bentuk dari tanaman anthurium tidak semuanya menyerupai kuping gajah, namun sebagian jenis yang paling banyak diminati adalah anthurium berbentuk kuping gajah atau berjenis Anthurium andraeanum. Tanaman ini bukan termasuk ke jenis tanaman merambat, sehingga lebih cocok untuk ditanam pada media pot. Cara merawat tanaman anthurium yang baik adalah dengan meletakannya pada dalam ruangan, karena cenderung akan tumbuh dengan baik dan sehat. Beberapa jenis anthurium yang populer adalah:

  • Anthurium andraeanum
  • Anthurium scherzerianum
  • Anthurium jemani
  • Anthurium superbum
  • Anthurium hookeri
  • Dan lainnya.

Harga tanaman anthurium per piecesnya berkisar mulai dari Rp 25.000 hingga ratusan ribu rupiah.

Tanaman hias anthurium

Tanaman Hias Anthurium. Image Source: Unsplash/Hassan Pasha

Aglaonema

Jenis tanaman yang dapat menjadi pelengkap usaha tanaman hias Anda selanjutnya adalah tanaman aglaonema. Jenis tanaman hias aglaonema banyak dicari karena perawatannya yang mudah dan tampilannya yang cantik. Tanaman aglaonema mampu tumbuh dengan baik di tempat yang minim dengan cahaya. Karena kemudahan dalam merawatnya, sehingga tanaman hias ini cocok bagi pecinta tanaman hias pemula. Aglaonema tersedia dengan berbagai varian warna. Tetapi yang paling populer ialah aglaonema dengan warna merah dengan semburat hijau atau berjenis Aglaonema creta. Berikut adalah jenis tanaman aglaonema yang populer di Indonesia:

  • Aglaonema creta
  • Aglaonema super white
  • Aglaonema tiara
  • Aglaonema harlequeen
  • Aglaonema emerald bay
  • Dan lainnya.

Harga tanaman hias aglaonema per piecesnya berkisar dari Rp 30.000 hingga Rp 300.000.

Tanaman Hias Aglaonema

Tanaman Hias Aglaonema. Image Source: Unsplash/David Clode

Pothos (Sirih Gading)

Pothos atau sirih gading adalah tanaman hias selanjutnya yang memiliki prospek bagus untuk dijadikan produk usaha. Sirih gading adalah jenis tanaman merambat tetapi juga cantik apabila diletakkan didalam pot hias. Secara fisik, sirih gading memiliki daun yang kecil tetapi rimbun dan memiliki warna dominan hijau dengan semburat kuning dan putih. Fakta unik dari tanaman sirih gading ini ternyata berbahaya bagi kucing dan anjing ya, Sobat BFI. Sehingga selalu awasi hewan peliharaan Anda untuk tidak memakan tanaman sirih gading ini. Berikut adalah jenis sirih gading yang banyak dipelihara para pecinta tanaman hias:

  • Golden pothos
  • Marble queen pothos
  • Silver pothos
  • Neon pothos
  • Manjual pothos
  • Dan lainnya.

Harga tanaman sirih gading per pot nya adalah Rp 35.000 hingga Rp 150.000. Tergolong murah jika dibandingkan dengan jenis tanaman hias lainnya. 

Tanaman Hias Sirih GadingTanaman Hias Sirih Gading. Image Source: Unsplash/Kelsey Brown

Sansevieria (Lidah Mertua)

Sansevieria atau lebih dikenal dengan tanaman lidah mertua sudah menjadi primadona tanaman hias sejak lama. Tanaman lidah mertua sangat mudah dikenali dengan bentuk daunnya yang memanjang keatas, berwarna hijau dengan semburat kuning, bertekstur keras, dan bagian ujungnya yang runcing. Selain dapat menjadi penghias ruangan, sansevieria bermanfaat bagi kesehatan paru-paru, lho. Karena tanaman ini dapat menyerap bahan beracun, menyaring udara kotor, dan menghasilkan oksigen. Wah super sekali ya manfaat tanaman yang satu ini! Ini dia jenis tanaman lidah mertua yang dapat dijadikan pelengkap usaha tanaman hias Anda:

  • Sansevieria trufasciata
  • Sansevieria trufasciata lautentii
  • Sansevieria hahnii
  • Sansevieria clyndrica
  • Dan lain sebagainya.

Harga tanaman sansevieria per piecenya dijual mulai dari harga Rp 15.000 hingga Rp 100.000. Terjangkau bukan, Sobat BFI?

Usaha tanaman hias sansevieria

Tanaman Hias Sansevieria. Image Source: Unsplash/freestocks

Peperomia

Jenis tanaman hias peperomia berasal dari daratan Brazil yang memiliki iklim tropis, sehingga tanaman ini juga cocok untuk dibudidayakan di Indonesia. Mungkin Anda pernah melihat sesekali tanaman hias yang daunnya mirip seperti kulit semangka? Ya, itulah jenis peperomia argyreia atau peperomia watermelon. Tidak mau kalah dengan Monstera, tanaman peperomia kini juga kian dilirik untuk dijadikan pelengkap usaha tanaman hias. Tanaman ini sangat cocok jika ditanam melalui media pot. Selain itu, jangan tempatkan peperomia di tempat yang terkena langsung oleh paparan sinar matahari ya, Sobat BFI, karena akan memberikan efek pudar pada daunnya dalam jangka panjang. Berikut adalah jenis peperomia yang populer untuk dijadikan tanaman hias:

  • Peperomia argyreia (watermelon peperomia)
  • Peperomia obtusifolia
  • Peperomia prostrata
  • Peperomia rotundifolia
  • Peperomia hope
  • Dan lain-lain.

Harga tanaman peperomia ini dijual dengan harga mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 150.000 per piecesnya.

Tanaman Hias Peperomia Watermelon

Tanaman Hias Peperomia Watermelon. Image Source: Kompas

Kaktus

Selama pandemi covid-19 ini, tren memelihara tanaman hias kaktus turut meningkat. Tanaman kaktus cocok dipelihara bagi Anda yang memiliki waktu luang yang terbatas. Karena, kaktus tergolong mudah dalam perawatannya dan dapat tetap bertumbuh meskipun minim pengairan. Tampilan yang minimalis membuat keunikan tersendiri bagi tanaman kaktus ini. Anda dapat menanamnya di pot hias dan meletakannya diatas meja kerja atau sudut ruangan Anda. Berikut adalah jenis kaktus cantik yang cocok untuk jadi pelengkap usaha tanaman hias Anda:

  • Kaktus koboi
  • Kaktus Medusa
  • Kaktus Zebra
  • Kaktus Telinga Kelinci
  • Kaktus ball
  • Dan lain sebagainya.

Harga kaktus per pot nya yaitu dijual dengan harga Rp 7.500 hingga Rp 100.000 saja.

Usaha tanaman hias kaktus

Tanaman Hias Kaktus. Image Source: Unsplash/Topcools Tee

 

Nah, demikianlah informasi mengenai tips dalam memulai usaha tanaman hias beserta informasi lengkap mengenai jenis tanaman hias yang dapat dijadikan komoditas jualan Anda. Semoga artikel kali ini membantu ya, Sobat BFI. Jika Anda membutuhkan modal usaha dalam memulai usaha tanaman hias dalam skala besar maupun menengah, Anda dapat mengajukan pinjaman modal usaha melalui BFI Finance! Anda cukup menjaminkan BPKB Kendaraan (Mobil dan Motor) ataupun Sertifikat Rumah untuk dapat menikmati plafond pinjaman dengan suku bunga yang rendah dan tenor yang beragam. Ajukan segera ya!

 

Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

 

BFI Finance, Solusi Segala Kebutuhan Finansial Anda.

 

Sumber: