Bisnis

Biaya Admin Shopee untuk Penjual: Daftar Lengkap Potongannya

Diterbitkan: 30 June, 2026
Diperbarui: 30 June, 2026
3871
Biaya Admin Shopee untuk Penjual: Daftar Lengkap Potongannya

Berjualan di Shopee memang terlihat praktis, tinggal unggah produk lalu tunggu pesanan masuk. Namun, banyak penjual baru menyadari bahwa potongan jualan di Shopee cukup menguras margin, sementara dana yang cair tidak sesuai dengan ekspektasi.

Oleh karena itu, penting untuk memahami rincian biaya yang berlaku, mulai dari jenis potongan, contoh perhitungan, hingga strategi menjaga profit tetap optimal agar keuntungan tidak tergerus tanpa disadari. Yuk, simak pembahasan lengkapnya di bawah ini!

 

Berapa Potongan Jualan di Shopee?

Sebelum menghitung keuntungan dari setiap transaksi, penting untuk memahami berbagai komponen biaya yang menjadi potongan jualan di Shopee. Lantas, jualan di shopee kena potongan berapa? Berikut rincian biaya yang perlu diperhatikan oleh seller:

1. Biaya Administrasi

Biaya administrasi merupakan potongan yang dikenakan Shopee pada setiap transaksi yang berhasil diselesaikan. Besarannya berbeda-beda tergantung pada status toko, kategori produk, serta apakah penjual tergabung dalam Shopee Mall atau tidak. Sebagai gambaran, berikut beberapa tarif biaya administrasi untuk beberapa kategori:

Kategori

Tipe Penjual

Non-Star, Star/Star+

Shopee Mall

Aksesoris Fashion

10,00%, 9,00%, 8,25%, 4,25% (Tergantung subkategori produk)

10,45%, 10,20%, 9,95%, 7,70%, 3,20% (Tergantung subkategori produk)

Fashion Bayi & Anak

10,00%, 9,00%, 4,25% (Tergantung subkategori produk)

10,20%, 9,95% (Tergantung subkategori produk)

Fashion Muslim

10,00%, 8,25% (Tergantung subkategori produk)

11,70% atau 9,95% (Tergantung subkategori produk)

Jam Tangan

9,00%

10,20%

Pakaian Pria

10,00%, 8,25% (Tergantung subkategori produk)

10,20%, 9,95% (Tergantung subkategori produk)

Pakaian Wanita

10,00%, 9,00%, 8,25% (Tergantung subkategori produk)

10,20%, 9,95% (Tergantung subkategori produk)

Sepatu dan Tas
(Pria/Wanita)

9,00%

10,20%

Ibu dan Bayi

10,00%, 9,50%, 9,00%, 8,25%, 6,75%, 6,50%, 8,25% (Tergantung subkategori produk)

11,70%, 10,20%, 9,95%, 7,70%, 7,20%

(Tergantung subkategori produk)

Kesehatan

10,00%, 9,50%, 9,00% (Tergantung subkategori produk)

10,20%, 9,95%, 7,70%, 7,20% (Tergantung subkategori produk)

Makanan dan Minuman

10,00%, 9,50%, 9,00%, 8,25%, 6,75%, 6,50% (Tergantung subkategori produk)

10,20%, 9,95%, 7,20%, 6,20% (Tergantung subkategori produk)

Perawatan dan Kecantikan

8,25%

9,25%

Audio

9,50%, 9,00%, 6,75% (Tergantung subkategori produk)

9,95%, 7,70%, 7,20% (Tergantung subkategori produk)

Elektronik

10,00%, 9,50%, 9,00%, 6,50%, 5,25% (Tergantung subkategori produk)

10,20%, 7,70%, 7,20%, 6,20%, 4,20% (Tergantung subkategori produk)

Gaming dan Konsol

9,50%, 9,00% (Tergantung subkategori produk)

7,70%, 7,20% Tergantung subkategori produk)

Handphone dan Aksesoris

10,00%, 9,50%, 9,00%, 6,75%, 5,25% (Tergantung subkategori produk)

10,20%, 9,95%, 7,70%, 7,20%, 4,70% (Tergantung subkategori produk)

Kamera dan Drone

9,50%, 6,50% (Tergantung subkategori produk)

10,20%, 7,70%, 7,20% (Tergantung subkategori produk)

Komputer dan Aksesoris

6,75%, 6,50%, 5,25% (Tergantung subkategori produk)

10,20%, 7,70%, 7,20%, 4,70%, 4,20% (Tergantung subkategori produk)

Buku dan Alat Tulis

10,00%, 9,50%, 9,00% (Tergantung subkategori produk)

11,70%, 9,95%, 7,70%, 7,20% (Tergantung subkategori produk)

Buku dan Majalah

10,00%, 9,50%, 9,00%, 8,25% (Tergantung subkategori produk)

11,70%, 7,70%, 7,20% (Tergantung subkategori produk)

Hewan Peliharaan

9,50%

7,70%

Hobi dan Koleksi

9,50%, 9,00% (Tergantung subkategori produk)

10,45%, 7,70% (Tergantung subkategori produk)

Mobil

9,50%, 9,00%, 8,25%, 2,50% (Tergantung subkategori produk)

10,45%, 2,50% (Tergantung subkategori produk)

Olahraga dan Outdoor

10,00%, 8,25% (Tergantung subkategori produk)

11,70%, 10,45% (Tergantung subkategori produk)

Perlengkapan Rumah

10,00%, 9,50%, 9,00%, 6,50% (Tergantung subkategori produk)

11,70%, 10,45%, 7,70%, 7,20% (Tergantung subkategori produk)

Sepeda Motor

8,25%, 2,50% (Tergantung subkategori produk)

10,45%, 2,50% (Tergantung subkategori produk)

Tiket, Voucher, dan Layanan

9,50%, 9,00%, 8,25% (Tergantung subkategori produk)

7,70%, 7,20% (Tergantung subkategori produk)

Catatan: Biaya Administrasi 10,00% merupakan tarif final yang telah mendapat pengurangan 20% dari tarif dasar 12,50%.

 

Baca juga: 10 Cara Mencari Supplier Tangan Pertama dengan Strategis

 

2. Biaya Pembayaran Shopee Mall

Selain Biaya Administrasi, Penjual Shopee Mall juga dikenakan Biaya Pembayaran sebesar 1,8% dari total harga produk yang berhasil terjual setelah dikurangi diskon produk dan/atau voucher yang ditanggung Penjual Shopee Mall.

Biaya ini berlaku untuk seluruh kategori produk dengan batas maksimal Rp50.000 per kuantitas produk. Biaya Pembayaran dipotong secara otomatis oleh Shopee saat dana penjualan ditransfer ke Saldo Penjual.

Perlu diperhatikan bahwa biaya ini tidak dihitung dari ongkos kirim maupun diskon dan voucher yang diberikan oleh Penjual Shopee Mall. Adapun rumus perhitungannya adalah sebagai berikut:

 

Biaya Pembayaran Final Shopee Mall = (Harga Asli Produk − Diskon Produk dan/atau Voucher Penjual Shopee Mall) × 1,8%

 

Biaya Pembayaran Final sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.

 

Baca juga: 20 Contoh Usaha Modal Kecil untuk Penghasilan Tambahan

 

3. Biaya Layanan Shopee

Biaya Layanan Shopee merupakan biaya tambahan yang dikenakan kepada penjual yang mengikuti program tertentu, seperti Gratis Ongkir XTRA, Promo XTRA, dan Shopee Live XTRA. Besaran biaya yang dikenakan berbeda tergantung jenis program dan tipe penjual.

Jenis Layanan

Tipe Penjual

Non-Star

Star/Star+

Shopee Mall

Total Pesanan Selesai ≤ 50

atau

≤ 6 Bulan setelah Upload Produk Pertama

Total Pesanan Selesai ≥ 50

atau

≥ 6 Bulan setelah Upload Produk Pertama

Gratis Ongkir XTRA

Gratis

6,00% / 5,50% / 5,00% / 4,50% / 4,00% / 2,00% / 1,50% / 0,50%

Promo XTRA

4,50%

Shopee Live XTRA (atas pesanan yang berhasil dari sesi livestream)

3% atau 2%

(Kecuali kategori produk tertentu)

Berlaku jika penjual bergabung dalam program promo XTRA

Catatan:

  • Biaya layanan hanya dikenakan jika penjual mengikuti program terkait.
  • Batas maksimum biaya layanan per kuantitas produk adalah:
    • Gratis Ongkir XTRA: maksimal Rp40.000.
    • Promo XTRA: maksimal Rp60.000.
    • Shopee Live XTRA: maksimal Rp20.000.
  • Mulai 11 September 2025, terdapat pembaruan syarat dan ketentuan Program Promo XTRA bagi Penjual Non-Star dengan total pesanan yang telah selesai kurang dari 50.

4. Biaya Proses Pesanan

Biaya Proses Pesanan adalah biaya yang dikenakan Shopee untuk setiap transaksi yang berhasil diselesaikan. Biaya ini dihitung per pesanan dan dipotong secara otomatis oleh Shopee dari hasil penjualan penjual. Besaran Biaya Proses Pesanan berbeda berdasarkan tipe penjual, yaitu sebagai berikut:

Jenis Layanan

Tipe Penjual

Non-Star

Star/Star+

Shopee Mall

Total Pesanan Selesai ≤ 50

atau

≤ 6 Bulan setelah Upload Produk Pertama

Total Pesanan Selesai ≥ 50

atau

≥ 6 Bulan setelah Upload Produk Pertama

Biaya Proses Pesanan

Gratis

Rp1.250

 

Baca juga: Bisnis Thrift: Peluang, Jenis Produk, dan Tips Jitu Menjual

 

5. Biaya Layanan Produk Pre-Order

Penjual yang menjual produk dengan sistem pre-order juga dapat dikenakan Biaya Layanan Produk Pre-Order sesuai dengan kategori produk yang berlaku. Berikut rincian biayanya:

Jenis Layanan

Tipe Penjual

Non-Star

Star/Star+

Shopee Mall

Total Pesanan Selesai ≤ 50

atau

≤ 6 Bulan setelah Upload Produk Pertama

Total Pesanan Selesai ≥ 50

atau

≥ 6 Bulan setelah Upload Produk Pertama

Biaya Layanan Produk Pre-Order

3,00% (kecuali kategori produk tertentu)

Total (Jika Penjual mengikuti program Gratis, Ongkir XTRA, Promo XTRA, Shopee Live XTRA, dan menjual produk Pre-Order

7,50%

13,50%–26,50% + Rp1.250 per pesanan (sesuai kategori produk)

15,30%–30,00% + Rp1.250 per pesanan (sesuai kategori produk)

Dampak Kenaikan Biaya Admin di Shopee bagi Penjual

Belakangan ini, kenaikan biaya admin Shopee menjadi perhatian banyak penjual online. Perubahan ini mencakup peningkatan beberapa komponen biaya penjualan yang, menurut Shopee, bertujuan untuk mendukung layanan, promosi, logistik, dan keamanan transaksi.

Meski demikian, kebijakan tersebut juga berdampak langsung pada biaya operasional penjual, terutama UMKM dan reseller. Beberapa dampak yang paling sering dirasakan antara lain:

  • Margin keuntungan berkurang: Potongan yang lebih besar pada setiap transaksi membuat keuntungan penjual lebih kecil jika harga produk tidak disesuaikan.
  • Daya saing harga menurun: Untuk menutupi kenaikan biaya, sebagian penjual perlu menaikkan harga jual. Hal ini dapat membuat produk kurang kompetitif dibandingkan dengan produk serupa di marketplace lain.
  • Risiko ketergantungan pada platform semakin terasa: Penjual yang mengandalkan Shopee sebagai sumber utama penjualan akan lebih mudah terdampak ketika terjadi perubahan biaya maupun kebijakan di platform tersebut.

Strategi Menghadapi Kenaikan Biaya Admin di Shopee

Agar bisnis tetap berjalan optimal meski biaya admin meningkat, beberapa langkah berikut bisa dilakukan:

  • Evaluasi harga dan biaya operasional: Hitung kembali seluruh biaya penjualan agar margin keuntungan tetap terjaga dan harga produk tetap kompetitif.
  • Perkuat pemasaran di luar marketplace: Manfaatkan media sosial, website, atau email marketing untuk menjangkau pelanggan secara langsung dan mengurangi ketergantungan pada marketplace.
  • Miliki website toko online sendiri: Website memberikan kendali lebih besar atas transaksi, branding, dan biaya operasional sehingga pengelolaan bisnis bisa lebih fleksibel.
  • Gunakan sistem yang terintegrasi: Solusi seperti Wintera dapat membantu mengelola toko online, inventori, keuangan, dan laporan penjualan secara lebih efisien dan transparan.

 

Itulah rincian mengenai potongan jualan di Shopee, mulai dari komponen biaya, simulasi perhitungan, hingga dampak kenaikannya terhadap bisnis. Memahami struktur biaya ini sangat penting agar strategi penentuan harga tetap tepat dan bisnis dapat terus berkembang.

Namun, jika membutuhkan tambahan modal usaha untuk mendukung operasional atau mempertahankan margin keuntungan penjualan di Shopee, BFI Finance siap membantu. BFI Finance menyediakan solusi pembiayaan dengan jaminan BPKB motor, BPKB mobil, hingga sertifikat rumah/ruko/rukan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Melalui BFI Finance, Anda bisa mendapatkan fasilitas pinjaman dengan proses yang relatif cepat, bunga kompetitif, serta tenor yang fleksibel. Ditambah lagi, BFI Finance memiliki jaringan luas dengan kantor cabang atau POS yang tersebar di berbagai wilayah, serta telah resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, tidak perlu bingung mencari solusi tambahan modal untuk mengembangkan toko online Anda karena #SelaluAdaJalan bersama BFI Finance.

 

Baca juga: Mengenal Istilah Reseller dalam Bisnis, Raih Cuan Tanpa Modal

Kategori : Bisnis
Kukut Ragil Walujodjati

Kukut Ragil Walujodjati

SEO & Content Writer

Kukut Ragil Walujodjati adalah SEO Strategist dan Content Writer dengan pengalaman lebih dari 4 tahun, yang berfokus pada topik pembiayaan berbasis jaminan. Ia merupakan lulusan Far Eastern Federal University dengan latar belakang pendidikan Manajemen. Bidang penulisan yang dikuasainya mencakup pinjaman, bisnis, UMKM, gaya hidup, dan edukasi finansial. Kukut Ragil secara aktif mengikuti perkembangan regulasi dan tren pasar pembiayaan di Indonesia, sehingga setiap artikel yang dihasilkan selalu mengutamakan akurasi konteks dan relevansi dengan kondisi nyata di lapangan. Tujuan utamanya adalah membantu pembaca mengambil keputusan finansial secara lebih matang dan terinformasi.