Artikel

Kulik Informasi Seputar Skala Prioritas Kebutuhan dalam Kehidupan

2022-05-06 00:00:00 412
Kulik Informasi Seputar Skala Prioritas Kebutuhan dalam Kehidupan

Untuk hidup dengan keuangan yang cukup dan stabil, melakukan hidup hemat saja tidak cukup, Anda perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan agar siklus keuangan berjalan dengan lancar dan tujuan keuangan dapat tercapai. Dalam mengatur keuangan yang baik, Anda membutuhkan skala prioritas kebutuhan. Skala prioritas kebutuhan dapat membantu Anda untuk mementingkan hal yang perlu dilakukan dan menghindari risiko kegagalan. Lalu, apa itu skala prioritas kebutuhan? Untuk informasi lebih lengkap, simak artikel di bawah ini. 

 

Pengertian Skala Prioritas Kebutuhan 

pengertian skala prioritas kebutuhan

Skala Prioritas Kebutuhan adalah daftar kebutuhan seseorang mulai dari yang terpenting hingga yang dapat ditunda dalam pemenuhannya. Skala prioritas kebutuhan dapat diterapkan untuk mengelola keuangan dan juga hal penting lainnya. Berikut adalah contoh penerapan skala prioritas kebutuhan dari sisi finansial. Anda sedang jalan-jalan ke mall bersama keluarga dengan tujuan utama membeli keperluan sehari-hari. Namun, saat sedang berbelanja, Anda melihat potongan harga baju branded di mall tersebut. Jika tidak mengindahkan prioritas, maka bisa saja Anda membeli baju tersebut yang nantinya akan membuat rencana keuangan yang ditetapkan di awal menjadi berubah. 

Contoh lainnya adalah Anda ingin pergi ke acara yang dirayakan di kediaman rekan Anda, namun saat perjalanan, ban kendaraan Anda sobek sehingga membutuhkan waktu dan juga dana lebih untuk memperbaikinya. Jika Anda mengindahkan prioritas, kemungkinan Anda akan memperbaiki kendaraan Anda terlebih dahulu untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan dan melanjutkan perjalanan ke acara rekan Anda (jika acara masih berlangsung). Jika acara sudah selesai, Anda dapat pulang ke rumah dan akan menghemat bensin Anda dan dapat menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan lainnya. 

 

Manfaat Skala Prioritas Kebutuhan 

Berbicara prioritas, berikut adalah manfaat dari skala prioritas kebutuhan yang bisa Anda dapatkan. 

Kebutuhan Utama Terpenuhi 

Manfaat utama dari menerapkan skala prioritas kebutuhan adalah dengan terpenuhinya kebutuhan utama. Hal ini terjadi karena Anda menyadari dan paham kebutuhan utama yang harus didahulukan dibanding membeli hal yang bukan prioritasnya. Walaupun memiliki pendapatan yang cukup besar, jika Anda tidak memiliki prioritas kebutuhan, maka penghasilan yang dimiliki akan terasa kurang. 

Keuangan Lebih Terkendali 

Dengan membeli kebutuhan berdasarkan prioritas, keuangan Anda juga dapat lebih terkendali. Anda dapat hidup lebih hemat dan mampu menyisihkan sisa uang untuk dana darurat atau kegiatan produktif lainnya. 

Perencanaan Keuangan Berjalan Baik 

Selain kebutuhan utama terpenuhi dan hidup jadi lebih hemat, manfaat selanjutnya yang bisa didapatkan adalah rencana keuangan akan berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan besaran jumlah yang sudah di-slotkan terlebih dahulu. Jika menerapkan skala prioritas kebutuhan, Anda akan lebih bijak menggunakan uang sesuai dengan prioritas yang ditetapkan. 

Membantu Mengukur Progres Pencapaian Tujuan 

Manfaat yang terakhir adalah Anda bisa mengetahui hal atau kebutuhan apa yang belum terpenuhi dan memonitor progres dari tujuan keuangan yang sudah direncanakan. 

 

Cara Menyusun Skala Prioritas

skala prioritas kebutuhan

Berikut adalah beberapa langkah menyusun skala prioritas yang Sobat BFI bisa lakukan. 

Menyusun Berdasarkan Tingkat Urgensi 

Urgensi sendiri merupakan sesuatu hal yang sangat penting dan sesegera mungkin untuk diselesaikan. Oleh karena itu, untuk menyusun skala prioritas, pastikan untuk membuat daftar kebutuhan sesuai dengan tingkat kepentingannya. Setelah tersusun, lakukan hal tersebut dimulai dari yang paling mendesak atau penting. 

Menyusunnya Sesuai dengan Kesempatan yang Ada

Langkah berikutnya adalah menyusun kebutuhan sesuai kesempatan yang ada. Misalnya, Anda dihadapkan pada situasi dengan kesempatan yang jarang terjadi atau dirasa sulit datang kembali, maka tidak menutup kemungkinan Anda bisa mementingkan hal tersebut terlebih dahulu dengan catatan kebutuhan penting lainnya mayoritas sudah terpenuhi. 

Menyusun Kebutuhan yang Sejalan dengan Kemampuan 

Berikutnya adalah menyusun kebutuhan sesuai kemampuan diri. Hal ini wajib disesuaikan dengan penghasilan, usaha, keahlian dan kemampuan lainnya. Sebagai contoh, jika Anda memiliki penghasilan yang tidak begitu banyak, maka untuk memenuhi kebutuhan yang ada, Anda bisa mencari cara berhemat dan juga membeli kebutuhan sesuai dengan penghasilan. Membeli barang atau kebutuhan dengan nominal yang tidak sesuai dengan kemampuan, akan membuat siklus keuangan menjadi berantakan. 

Pikirkan Segala Pertimbangan 

Dalam menyusun kebutuhan, Anda juga harus memperhatikan dan mempertimbangkan hal yang berkaitan dengan rencana tersebut. Dengan mempertimbangkan banyak hal, maka Anda bisa terhindar dari tindakan impulsif yang dapat merusak siklus keuangan. Ada beberapa yang bisa jadi pertimbangan seperti jumlah kebutuhan, kualitas kebutuhan, harga, tempat, waktu, dan kelayakan kebutuhan tersebut. 

Susun Kebutuhan Untuk Masa Depan 

Menyusun kebutuhan juga tidak hanya berlaku untuk saat ini, melainkan di masa depan. Anda bisa membuat skala prioritas yang berdampak pada kehidupan mendatang. 

 

Contoh Skala Prioritas 

Berikut adalah contoh skala prioritas yang dikutip dari buku Perjalanan Menggapai Mimpi untuk Hidup Penuh Arti oleh Anatoli Karvof dan buku Sharing : Self Improvement with The KOPI VIP Community oleh Yunita (dalam kumparan). 

Skala Prioritas (dalam bekerja) 

  • Menyelesaikan pekerjaan rutin 

  • Menyelesaikan pekerjaan khusus 

  • Bekerja sama dengan divisi lain 

  • Buat resume pekerjaan 

  • Makan dan beristirahat 

Skala Prioritas (saat kuliah) 

  • Biaya kos

  • Biaya makan 

  • Biaya buku dan kebutuhan perlengkapan kuliah 

  • Kebutuhan lainnya 

Skala Prioritas (dalam rumah tangga) 

  • Membeli makanan pokok 

  • Membayar tagihan 

  • Biaya akomodasi

  • Tabungan 

  • Biaya hiburan dan kebutuhan tidak terduga 

Skala Prioritas (Penting dan Genting) 

  • Makanan 

  • Biaya Pendidikan 

  • Pakaian 

  • Biaya ganti kompor yang rusak (alat utama untuk memenuhi kebutuhan utama) 

Skala Prioritas (Penting Namun Tidak Genting) 

  • Rekreasi 

  • Biaya Haji 

Skala Prioritas (Tidak Genting dan Tidak Penting) 

  • Ganti mobil baru 

  • Ganti HP terbaru

  • Liburan ke luar kota


Perlu diingat, skala perioritas kebutuhan di atas hanyalah contoh mengingat kebutuhan prioritas setiap orang berbeda-beda. Skala prioritas kebutuhan sendiri dipengaruhi pula oleh faktor pendapatan, peran masyarakat, dan gaya hidup individu tersebut. Alangkah baiknya mengeluarkan uang sesuai dengan prioritas dan nilai yang didapatkan di kemudian hari misalnya untuk investasi atau kegiatan produktif seperti modal usaha. 

Untuk pinjaman modal usaha yang mudah, cepat, dan terpercaya, Anda bisa mengajukan pinjaman dengan klik link berikut. Demikian informasi mengenai skala prioritas kebutuhan ala BFI Finance. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan Anda. 

 

Sumber: