Artikel

Untung Melimpah, Begini Kiat Sukses Usaha Warteg Buat Pemula

2022-11-22 00:00:00 301
Untung Melimpah, Begini Kiat Sukses Usaha Warteg Buat Pemula

Siapa yang tidak kenal dengan usaha warteg? Warung makan yang satu ini banyak dikenal oleh masyarakat luas karena harganya yang murah dengan pilihan menu yang beragam.

Nama warteg sendiri merupakan singkatan dari warung tegal dimana para pemilik warteg ini umumnya berasal dari Tegal, Jawa Tengah.

Warteg bisa dengan mudah kita temui dimana saja dan menjadi tempat makan yang tidak pernah sepi pembeli setiap harinya. Kondisi ini bisa menjadi peluang usaha, mengingat setiap harinya orang-orang pasti membutuhkan minum dan makan.

Penasaran bagaimana cara memulai usaha yang satu ini? Yuk, simak selengkapnya di penjelasan berikut!

 

Tips Memulai Usaha Warteg untuk Pemula

Meski terlihat sederhana dan bisa dimulai kapan saja, pada praktiknya Anda tetap membutuhkan strategi yang baik agar warteg milik Anda mampu bersaing dengan kompetitor. Apa saja tips yang bisa diterapkan untuk usaha ini? Yuk kita simak selengkapnya di sini!

1.Tentukan Target Konsumen

Tips pertama yang harus Anda pertimbangkan dalam memulai usaha warteg yaitu menentukan target konsumen. Memang, pada dasarnya warteg bisa menyasar banyak lapisan masyarakat.

Meski begitu, akan lebih baik jika Anda bisa menentukan siapa target konsumennya. Apakah mahasiswa, pekerja kantoran, karyawan pabrik, masyarakat sekitar rumah, atau buruh bangun.

Dengan menentukan target pasar ini, nantinya akan lebih mudah untuk Anda memilih menu makanan yang akan dijual, lokasi berjualan, harga makanan, dan lain sebagainya.

Sebagai contoh jika Anda memilih mahasiswa sebagai target konsumen. Menu makanan yang Anda pilih tentu tidak terlepas dari paket makan murah yang sudah termasuk nasi dan minum.

2. Pilih Lokasi yang Strategis

Tips kedua yaitu pemilihan lokasi. Pemilihan lokasi sangat berperan penting dalam kesuksesan usaha warteg milik Anda. Sebab, lokasi yang tepat dan strategis berpeluang mendatangkan calon pembeli lebih banyak ketimbang dengan yang tidak.

Adapun beberapa tips memilih lokasi warteg strategis yaitu sebagai berikut.

  • Lokasi mudah dijangkau

  • Dekat dengan area target konsumen seperti area perkantoran, sekolah, kampus, ataupun pabrik

  • Tersedia lahan parkir

  • Berada di lokasi yang aman

  • Bebas banjir atau kerusuhan

  • Bersih dan nyaman sehingga para pelanggan merasa betah untuk makan

3. Sajikan Pilihan Menu yang Beragam

Selain lokasi yang strategis, pilihan menu yang beragam bisa jadi daya tarik tersendiri, lho! Terlebih jika menu tersebut dipajang di etalase kaca yang bisa dilihat dari berbagai sisi. Ini memungkinkan siapa saja tertarik untuk mampir dan tergiur untuk makan di usaha warteg milik Anda.

4. Gunakan Bahan Baku Berkualitas

Cita rasa masakan banyak dipengaruhi oleh kualitas bahan baku yang dipilih. Makanan yang dimasak dengan bahan baku yang segar mampu menghasilkan makanan yang sehat dan nikmat.

Hindari memanaskan makanan yang sudah ada. Pasalnya, makanan yang dimasak dua kali akan memiliki cita rasa yang sudah berubah dan tidak lagi fresh. Jika ada makanan di etalase yang tersisa, Anda bisa memberikannya kepada mereka yang membutuhkan sebagai bentuk sedekah. 

5. Pilih Supplier Bahan Baku yang Tepat

Membuka usaha warteg membutuhkan bahan baku yang tidak sedikit. Belum lagi setiap harinya Anda akan memasak banyak menu yang sama.

Untuk mensiasati agar pasokan bahan baku tidak macet dan usaha Anda dapat terus berjalan dengan baik, pastikan untuk mencari supplier bahan baku yang tepat.

Tips memilih supplier:

  1. Pastikan Anda berkunjung langsung ke tempat supplier untuk bisa melihat kualitas bahan baku yang dibutuhkan.

  2. Bandingkan supplier satu dengan yang lainnya. Dalam hal ini, pastikan Anda mencatat perbandingan harga, kualitas bahan baku, dan lain sebagainya.

  3. Lakukan kontrak kerjasama hitam di atas putih untuk menghindari hal-hal kurang mengenakan yang mungkin terjadi di masa depan.

6. Jaga Selalu Kebersihan

Bukan hanya pilihan menu yang beragam dan fresh, memastikan tempat usaha warteg Anda selalu bersih dan higienis adalah sebuah keharusan. Tempat yang bersih dan nyaman akan membuat orang merasa nyaman untuk datang dan menyantap masakan Anda.

Pastikan warteg milik Anda rajin dibersihkan seperti disapu, dipel, peralatan makan dicuci bersih, lap meja setelah pembeli selesai makan. Menu makanan yang ada terbebas dari rambut, ulat dari sayuran, dan lain sebagainya.

Anda juga bisa menyediakan pengharum ruangan dan wastafel untuk cuci tangan agar pembeli yang datang bisa lebih nyaman saat makan di warteg milik Anda.

7. Jual dengan Harga yang Pas

Meski warteg dikenal dengan harganya yang murah dan terjangkau, Anda tetap perlu mempertimbangkan harga bahan baku yang digunakan agar tetap memperoleh keuntungan.

Pastikan harga yang Anda tetapkan tidak kemahalan ataupun terlalu murah. Dalam menentukan harga makanan, Anda bisa melakukan riset kecil-kecilan terhadap kompetitor dan bandingkan dengan pengeluaran bahan baku yang Anda butuhkan.

8. Buka Sistem Pre-Order

Untuk menambah pemasukan dari usaha warteg, Anda bisa loh membuka sistem pre-order seperti katering atau pesan makanan antar jemput. Hal ini akan sangat menguntungkan buat Anda selama ada ketentuan jelas terkait minimal order dan hal lainnya.

Lebih bagus lagi jika Anda memiliki kenalan orang-orang yang bekerja di kantor atau event organizer. Hal ini akan membawa peluang lebih untuk mendapatkan kesempatan orderan yang lebih banyak lagi.

 

Baca Juga: Surat Izin Usaha Dagang dan Cara Mudah Membuatnya

 

Jenis Masakan Warteg yang Paling Banyak Diminati

Ada beberapa menu Andalan yang seringkali disajikan di warteg. Menu tersebut menjadi andalan lantaran rasanya yang enak, bergizi, sehat, dan tentu saja harganya yang terjangkau. Berikut ini beberapa jenis menu masakan warteg terlaris.

Usaha Warteg

Image Source: Image Source: freepik/ikarahma

1. Orek Tempe

Warteg kurang lengkap tanpa adanya orek tempe. Menu makanan yang satu ini dibuat dari bahan dasar tempe dengan cita rasa manis pedas. Orek tempe juga kerap kali dipadukan dengan potongan kacang panjang. 

 

Baca Juga: Peluang Usaha Tempe Rumahan dan Ide Usaha Makanan Olahannya

 

2. Aneka Sayuran

Sayuran merupakan menu wajib usaha warteg. Selain menyehatkan, harga olahan makanan dari sayuran yang ada di warteg sangat terjangkau. Antara lain yaitu capcay, tumis buncis, sayur sop, sayur lodeh, dan lain-lain.

3. Telur Baldo

Menu yang satu ini menjadi andalan para pecinta pedas apalagi gizi yang terkandung pada telur cukuplah lengkap. Selain telur balado, menu balado lainnya yang tidak kalah populer yaitu terong balado, kentang balado.

4. Olahan Ayam

Siapa yang tidak suka makan ayam? Umumnya masyarakat kita sangat menggemari makanan yang satu ini. Di setiap warteg yang ada, hampir bisa dipastikan menu olahan ayam akan selalu ada. Misalnya ayam goreng, ayam bakar, ayam rica-rica, ataupun bagian ayam lainnya seperti ati ampela, kulit ayam, dan masih banyak lagi.

5. Ikan

Sama halnya dengan ayam, ikan juga menjadi salah satu jenis makanan warteg yang tidak pernah absen dari etalase. Beberapa jenis olahan ikan yang paling sering dijual yaitu ikan nila, ikan lele, ikan pindang, dan lain-lain.

 

Baca Juga: Cara Memulai Usaha Ternak Lele : Dari Modal Usaha Hingga Panen Tiba

 

Estimasi Perhitungan Modal dan Keuntungan Usaha Warteg

Setelah Anda mengetahui tips dan jenis makanan warteg yang paling banyak diminati, pastinya terbesit dalam pikiran Anda “berapa ya kisaran modal dan keuntungan usaha warteg?”

Nah bagi Anda yang tertarik untuk terjun ke usaha ini, estimasi berikut ini mungkin bisa menjadi referensi buat Anda!

No. Item Kuantitas Harga Per Kuantitas Total
1. Sewa Tempat Per Bulan Rp2.000.000 Rp2.000.000
2. Peralatan Masak, Alat Makan, dan Keperluan Usaha Lainnya 1 Rp3.350.000 Rp3.350.000
3. Belanja Bahan Pokok Makanan Selama 30 Hari Rp550.000 Rp16.500.000
4. Gas Elpiji 12 Kg/Bulan Rp480.000 Rp480.000
5. Biaya Tak Terduga 1 Rp1.000.000 Rp1.000.000
Total Modal yang Dibutuhkan Rp23.330.000

Asumsi dalam sehari usaha warteg Anda mampu menjual 70 porsi dengan rata-rata per porsinya Rp15.000, maka omzet harian yang akan Anda dapatkan sebesar Rp1.050.000, lalu dikalikan selama sebulan maka besarannya Rp31.500.000.

Jika pendapatan kotor selama sebulan dikurangi dengan modal maka estimasi perhitungan laba bersih yang bisa Anda peroleh sebesar Rp8.170.000. Keuntungan tersebut tentunya bisa lebih besar lagi jika Anda mampu menjual lebih banyak porsi dan telah memasuki bulan kedua ataupun seterusnya dimana Anda tak lagi perlu mengeluarkan dana untuk peralatan masak.

Perhitungan tersebut merupakan estimasi atau hitungan kasar, untuk besaran modal yang sebenarnya dapat Anda hitung dengan mempertimbangkan kenaikan bahan pokok dan lain sebagainya mengikuti harga yang berlaku saat ini.

Itulah tips dan rincian biaya yang dibutuhkan untuk membuka usaha warteg. Tentunya biaya yang ada dapat berubah tergantung dari kebutuhan usaha Anda ya. Jika Anda tertarik untuk membuka usaha yang satu ini, Anda bisa mengajukan pinjaman modal usaha ke BFI Finance!

Syaratnya mudah dan diproses dengan cepat. Cukup dengan mengajukan pinjaman dana jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah, beragam kebutuhan serta impian Anda dapat terwujud bersama BFI Finance.

Informasi selengkapnya terkait pinjaman bisa Anda cek melalui tautan di bawah ini.

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

 

#SelaluAdaJalan Bersama BFI Finance

Sumber: