Informasi Umum

6 Kelebihan dan Kekurangan Rumah Subsidi yang Perlu Dikenali

Diterbitkan: 07 January, 2026
Diperbarui: 07 January, 2026
76
6 Kelebihan dan Kekurangan Rumah Subsidi yang Perlu Dikenali

Kini, memiliki rumah bukan lagi hal yang mustahil sebab pemerintah menghadirkan program rumah KPR bersubsidi sebagai solusi hunian terjangkau. 

Apa itu rumah KPR bersubsidi? Program ini dirancang untuk membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah memiliki hunian dengan harga yang lebih terjangkau, cicilan ringan, serta akses pembiayaan yang lebih mudah. Tidak hanya itu, rumah subsidi bisa direnovasi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebelum mengambil keputusan untuk mengikuti program rumah subsidi, Anda perlu memahami berbagai hal yang melekat pada program ini agar tidak salah langkah. Mari simak pembahasan lengkapnya di artikel ini untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan rumah subsidi sebelum Anda memutuskan membeli hunian impian.

 

Kelebihan Rumah Subsidi

Sebelum membahas berbagai hal yang perlu dipertimbangkan, penting bagi Anda untuk mengetahui terlebih dahulu sisi positif dari program ini. Berikut beberapa kelebihan rumah subsidi yang menjadi alasan banyak orang tertarik memilihnya:

1. Harga Murah

Salah satu kelebihan utama rumah subsidi adalah harganya yang relatif lebih terjangkau dibandingkan rumah non-subsidi. Hal ini didukung oleh adanya bantuan serta regulasi dari pemerintah yang bertujuan menekan harga jual agar sesuai dengan kemampuan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

2. Uang Muka Relatif Rendah

Selain harga yang terjangkau, rumah subsidi juga menawarkan uang muka yang relatif rendah dibandingkan rumah non-subsidi. Kebijakan ini membuat calon pembeli tidak perlu menyiapkan dana besar di awal sehingga proses memiliki rumah menjadi lebih ringan.

Dengan uang muka yang lebih rendah, Anda dapat segera memiliki hunian sendiri tanpa harus menunggu terlalu lama untuk mengumpulkan tabungan besar.

3. Cicilan Ringan dan Tenor Panjang

Tidak hanya uang muka yang rendah, skema cicilan perumahan subsidi juga relatif lebih ringan dengan pilihan tenor pembayaran yang cukup panjang. Dengan begitu, beban pembayaran bulanan menjadi lebih terjangkau dan dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial Anda.

 

Baca juga: Simak 16 Tips Membeli Rumah dengan KPR Agar Anda Tidak Tertipu

 

4. Syarat dan Proses Pengajuan Mudah

Dibandingkan dengan pembelian rumah nonsubsidi, syarat dan proses pengajuan rumah subsidi cenderung lebih sederhana. Persyaratan yang ditetapkan disesuaikan dengan kondisi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah sehingga lebih mudah dipenuhi.

5. Siap Huni

Kelebihan lain dari rumah subsidi adalah kondisi bangunannya yang umumnya sudah siap huni. Rumah telah dilengkapi dengan struktur dasar dan fasilitas utama sehingga pembeli tidak perlu melakukan banyak renovasi sebelum menempatinya.

Dengan konsep siap huni, Anda bisa langsung menempati rumah setelah proses pembelian selesai dan mulai merasakan kenyamanan hunian sendiri.

6. Minim Risiko Gagal Bangun

Rumah subsidi umumnya dibangun oleh pengembang yang telah bekerja sama dan diawasi oleh pemerintah. Hal ini membuat proses pembangunan lebih terkontrol sehingga risiko proyek mangkrak atau gagal bangun relatif kecil.

Kekurangan Rumah Subsidi

Meski menawarkan banyak kemudahan, rumah subsidi juga memiliki beberapa keterbatasan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli. Berikut beberapa kekurangan rumah subsidi yang penting untuk Anda ketahui:

1. Lokasi Rumah Jauh dari Pusat Kota

Salah satu kekurangan rumah subsidi adalah lokasinya yang umumnya berada cukup jauh dari pusat kota. Hal ini terjadi karena harga lahan di area strategis cenderung tinggi sehingga pengembang beralih untuk membangun rumah subsidi di wilayah pinggiran.

2. Tidak Bisa Dialihkan Jika Belum Lunas

Rumah subsidi memiliki aturan kepemilikan yang cukup ketat, salah satunya adalah tidak dapat dialihkan atau diperjualbelikan sebelum masa kredit lunas. Ketentuan ini bertujuan agar rumah subsidi benar-benar dimiliki dan dihuni oleh penerima manfaat.

3. Ukuran Rumah Kecil

Rumah subsidi umumnya memiliki ukuran bangunan dan lahan yang relatif lebih kecil dibandingkan rumah nonsubsidi. Desain ini disesuaikan dengan harga jual yang terjangkau sehingga ruang gerak menjadi lebih terbatas.

 

Baca juga: Rumah Cluster: Definisi, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangannya 

 

4. Menggunakan Bahan Bangunan Berkualitas Standar

Untuk menekan harga jual, rumah subsidi biasanya dibangun dengan material berkualitas standar. Secara fungsi, bahan bangunan ini tetap layak dan aman digunakan. Namun, dari segi ketahanan dan estetika, kualitasnya mungkin tidak setinggi rumah nonsubsidi sehingga berpotensi membutuhkan perawatan atau renovasi rumah di kemudian hari.

5. Utilitas dan Fasilitas Terbatas

Keterbatasan lain dari rumah subsidi adalah fasilitas pendukung yang belum selengkap kawasan perumahan nonsubsidi. Beberapa lingkungan mungkin masih minim akses transportasi umum, fasilitas umum, maupun ruang terbuka.

6. Adanya Aturan Pembatasan

Rumah subsidi memiliki sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh pemiliknya. Mulai dari ketentuan pengalihan kepemilikan hingga syarat tertentu terkait renovasi dan pemanfaatan rumah. Aturan ini dibuat agar program tepat sasaran, tetapi bagi sebagian pembeli dapat terasa membatasi kebebasan dalam mengelola hunian.

Tips Membeli Rumah Subsidi

Agar tidak salah pilih dan menyesal di kemudian hari, sebaiknya Anda mencermati beberapa hal penting sebelum membeli rumah subsidi. Beberapa tips berikut dapat Anda pertimbangkan dalam mengambil keputusan sebelum menyetujui akad pembelian rumah bersubsidi:

1. Pilih Pengembang Tepercaya

Pastikan Anda memilih pengembang yang memiliki reputasi baik dan rekam jejak yang jelas. Pengembang tepercaya umumnya telah bekerja sama dengan pemerintah dan bank penyalur KPR subsidi sehingga proses pembangunan hingga serah terima rumah lebih terjamin. Anda juga dapat mencari ulasan atau testimoni pembeli sebelumnya sebagai bahan pertimbangan.

2. Cermati Nominal dan Skema Pembayaran

Sebelum membeli, pahami secara detail harga rumah, besaran uang muka, cicilan bulanan, serta tenor kredit yang ditawarkan. Pastikan seluruh skema pembayaran sesuai dengan kemampuan finansial Anda agar tidak memberatkan pengeluaran bulanan.

 

Baca juga: Bolehkah Mengajukan Pinjaman dengan Sertifikat Rumah Milik Orang Lain? 

 

3. Periksa Lokasi dan Akses Lingkungan

Pastikan untuk meninjau lokasi serta akses lingkungan di sekitarnya. Perhatikan jarak ke tempat kerja, fasilitas umum, dan ketersediaan transportasi agar aktivitas sehari-hari tetap nyaman. Lokasi dan akses lingkungan perumahan yang baik nantinya juga akan sangat memengaruhi kualitas hunian serta kenyamanan Anda dalam jangka panjang.

4. Cek Kualitas Bangunan

Penting juga bagi Anda untuk meluangkan waktu mengecek kondisi fisik rumah secara langsung. Perhatikan secara detail kualitas bangunan, struktur dinding, atap, lantai, serta instalasi listrik dan air. Meski menggunakan material standar, rumah subsidi yang Anda beli tetap harus layak huni, aman, dan nyaman untuk ditempati.

5. Pantau Skor Kolektibilitas Kredit

Satu lagi yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah skor kolektibilitas kredit Anda. Perlu diingat, pembelian rumah subsidi memiliki sejumlah persyaratan, salah satunya berkaitan dengan riwayat kredit Anda sebagai calon pembeli.

Bank akan menilai kelancaran pembayaran kredit sebelumnya untuk menentukan kelayakan pengajuan KPR rumah subsidi Anda. Oleh karena itu, pastikan skor kolektibilitas kredit tetap terjaga agar peluang pengajuan KPR disetujui semakin besar.

Itulah pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan rumah subsidi yang perlu Anda pahami sebelum memutuskan untuk membeli hunian. Meski menawarkan harga terjangkau dan cicilan ringan, rumah subsidi tetap memiliki sejumlah ketentuan dan keterbatasan yang wajib dipertimbangkan secara matang agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.

Oleh karena itu, pastikan Anda memahami seluruh persyaratan, skema pembiayaan, serta konsekuensi kepemilikan rumah subsidi sebelum menyetujui akad pembelian. Perencanaan finansial yang tepat akan membantu Anda mengambil keputusan dengan lebih aman dan sesuai kebutuhan.

Jika Anda membutuhkan solusi pembiayaan untuk mendukung pembayaran rumah subsidi maupun berbagai kebutuhan finansial lainnya, pastikan untuk memilih layanan dari BFI Finance. BFI Finance memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga transparansi dan keamanan transaksinya terjamin.

BFI Finance melayani pembiayaan dengan jaminan BPKB Mobil, BPKB Motor, atau Sertifikat Rumah/Ruko/Rukan yang proses yang cepat. Setelah pengajuan disepakati, dana yang Anda peroleh bisa digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan finansial, termasuk membayar cicilan maupun uang muka rumah subsidi.

Jadi, tunggu apa lagi? Wujudkan impian hunian sekarang juga karena #SelaluAdaJalan bersama BFI Finance.

Baca juga: 6 Aturan Renovasi Rumah Subsidi dan Syarat yang Wajib Anda Ketahui

Kategori : Informasi Umum
Kukut Ragil Walujodjati

Kukut Ragil Walujodjati

SEO & Content Writer

Kukut Ragil Walujodjati adalah SEO Strategist dan Content Writer dengan pengalaman lebih dari 3 tahun yang berfokus pada pembiayaan berbasis jaminan. Kukut Ragil merupakan lulusan Far Eastern Federal University, program studi Manajemen. Bidang penulisan yang dikuasainya meliputi topik pinjaman, bisnis, UMKM, gaya hidup, dan edukasi finansial. Ia secara aktif mengikuti perkembangan regulasi dan dinamika pasar pembiayaan di Indonesia, sehingga setiap artikel yang ditulis selalu mengutamakan ketepatan konteks dan relevansi praktik di lapangan. Tujuan utamanya adalah membantu pembaca memahami keputusan finansial secara lebih matang dan terinformasi.