Artikel

FOMO Adalah: Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mencegahnya

2022-09-07 00:00:00 30444
FOMO Adalah: Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mencegahnya

Pernahkah Anda merasa takut tertinggal, baik itu mengenai informasi terbaru ataupun tren terkini? Boleh jadi Anda telah mengalami sindrom FOMO.

FOMO adalah sebuah sindrom yang belakangan marak di mana-mana. Ada beragam penyebab terjadinya FOMO, salah satunya penggunaan gadget dan konsumsi media yang berlebihan.

Jadi, apa itu FOMO? Mari kita bahas selengkapnya di uraian berikut ini.

 

Mengenal Apa Itu Fomo

Fear of Missing Out atau lebih sering disingkat menjadi FOMO adalah sebuah istilah sekaligus sindrom yang ramai terjadi di masyarakat. Sesuai dengan namanya, FOMO adalah perasaan takut tertinggal dan umumnya ketakutan ini mengacu pada tren yang tengah booming.

FOMO bisa menyerang siapa saja, lelaki atau perempuan, muda ataupun yang sudah tua.  Istilah ini pertama kali dipopulerkan pada tahun 2013 oleh seorang ilmuan bernama Dr. Andrew K. Przybylski. Dari pemaparan nya dapat disimpulkan jika FOMO adalah sebuah sindrom maupun fenomena di mana seseorang percaya jika segala momen berharga yang terjadi pada tidak boleh dilewatkan. Hal ini tentunya membuat siapa saja yang merasakannya tidak tenang dan terus-menerus merasa gelisah bilamana gagal mengikuti apa yang mereka lihat. 

Bahaya FOMO

FOMO adalah fenomena yang cukup berbahaya dan bisa mengganggu berbagai aspek dalam kehidupan kita. Antara lain yaitu mempengaruhi kondisi finansial, mengancam kesehatan jiwa, serta mempengaruhi hubungan sosial seseorang. Penjelasan lengkapnya sebagai berikut. 

1. Mempengaruhi Kondisi Finansial

FOMO bisa mendorong siapa saja untuk melakukan hal-hal di luar nalar hanya demi memuaskan ego dan melepaskan perasaan tertinggal. Hal inilah yang membuat orang dengan sindrom FOMO akan mengalami kesulitan secara finansial. Sebab, mereka akan rela melakukan apa saja hanya untuk mengikuti tren, tanpa terkecuali merogoh kocek yang cukup banya.

Dari kebiasaan buruk inilah muncul beragam kendala dalam keuangan. Antara lain yaitu sulit menabung, sifat konsumtif, boros, nekat berhutang atau mengandalkan pinjol bahkan yang ilegal sekalipun.

2. Mengancam Kesehatan Jiwa

FOMO adalah kecenderungan masyarakat untuk memposting pengalaman positif daripada negatif karena ketakutan akan kehilangan momen tertentu. Adanya perasaan takut ini dapat mengganggu kesehatan jiwa seseorang seperti stress, kecemasan, sulit tidur, kurang percaya diri atau perasaan rendah diri.

3. Mempengaruhi Hubungan Sosial Seseorang

Saat FOMO mulai menjangkit seseorang dan orang tersebut belum mampu mewujudkan keinginannya untuk mengikuti apa yang dianggap baik, orang tersebut cenderung mengasingkan diri dari orang lain.

Di lain sisi, orang-orang dengan sindrom FOMO juga punya kecenderungan untuk meremehkan selera orang yang berbeda dengan pandangan orang banyak. Lebih parahnya lagi, mereka yang memiliki FOMO akan merasakan sulit berkomunikasi secara nyata karena terlalu fokus dengan dunia maya.

Faktor Penyebab Terjadinya FOMO

Fear of Missing Out atau FOMO adalah fenomena yang muncul akibat adanya penggunaan sosial media secara berlebihan. Berbagai faktor penyebab lainnya juga ikut andil di dalamnya.

1. Penggunaan Gadget yang Berlebih

2. Membandingkan Diri dengan Orang Lain

3. Kurang Bersyukur atas Apa yang Dimiliki

4. Mudah Terpengaruh Oleh Lingkungan Sekitar

Ciri-Ciri Orang yang Terkena Fomo

Sebagai manusia, tentunya kita tidak ingin merasa tertinggal dan selalu berusaha meng-upgrade diri lebih baik lagi dan lagi. Namun, jika perasaan tidak ingin tertinggal ini justru muncul bukan karena kebutuhan atau demi kebaikan, sebaiknya Anda harus curiga karena bisa jadi itu merupakan pertanda FOMO. Berikut ini merupakan ciri-ciri orang yang terkena FOMO.

FOMO Adalah

Image Source: Freepik/monsterstudio

1. Menghabiskan Banyak Waktu Bermain Gadget

2. Lebih Mementingkan Sosial Media Daripada Kehidupan Nyata

3. Haus Akan Gosip Terbaru dan Informasi Mengenai Kehidupan Orang Lain

4. Rela Merogoh Kocek yang Tidak Sedikit Demi Mengikuti Trend Terkini

5. Tidak Keberatan Untuk Berkata ‘ya’ Jika Diajak Untuk Mengikuti Sesuatu yang Tengah Ramai/Populer

6. Selalu Ingin Tahu Berita Terkini

Jika dibiarkan begitu saja, FOMO dapat memberikan efek negatif yang lebih parah seperti halnya gangguan kejiwaan.

 

Baca Juga: 7 Cara Mengatur Keuangan Pribadi dengan Cerdas dan Tepat

 

Fenomena FOMO di Indonesia

FOMO adalah sebuah istilah yang banyak dipakai anak muda. Meskipun demikian, FOMO bisa menyerang siapa saja. Berikut ini beberapa fenomena FOMO yang pernah terjadi dan beberapa diantaranya masih terus berlangsung sampai saat ini. 

1. Investasi Saham

Investasi saham pernah sangat booming di awal pandemi sampai dengan tahun 2022 seperti sekarang. Sayangnya, tren yang ada ini tidak diimbangi dengan pengetahuan yang mumpuni terkait literasi keuangan. Alhasil, banyak orang yang berlomba-lomba menjual aset berharganya demi bisa berinvestasi saham. Banyak juga yang rela meminjam dana ke sana dan kemari demi tren ini. Tak ayal, banyak orang yang terjebak dalam skema ponzi.

Masalah paling umum yang banyak ditemui selain skema ponzi yakni saham nyangkut di harga tertinggi yang menjadikannya sulit untuk dijual kembali akibat ulah bandar yang “menggoreng” atau menjual saham tersebut saat permintaan sedang melambung tinggi.

2. Trading

Banyak orang awam menganggap trading sebagai sesuatu yang keren. Anggapan ini banyak ditemui di mana-mana, menjadikan banyak pihak tidak bertanggung jawab mengiming-imingi hasil trading yang besar lewat teknologi canggih berupa Robot Trading. Robot ini berfungsi sebagai manajemen trading yang menawarkan profit harian atau terus-menerus menang dengan rate yang tinggi. Sayangnya, semua itu hanyalah akal-akalan saja karena justru uang yang Anda dapat tidak dapat dicairkan atau justru terkuat perusahaan robot trading tersebut abal-abal.

3. Crypto

Koin crypto pernah sempat menjadi trending yang membuat banyak orang menjadi korban karena FOMO. Saking hitsnya, beberapa selebriti ternama di tanah air sampai-sampai ikut merilis koin crypto milik mereka sendiri dan mengklaim koin yang ada mampu “to the moon”. Seperti kasus-kasus FOMO yang lainnya, tren ini juga kian menyusut dan justru merugikan banyak orang.

 

Baca Juga: Kenali Apa Itu Monkey Business, Begini Cara Menghindari Jebakannya!

 

Cara Mencegah FOMO

Adapun beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya FOMO adalah sebagai berikut ini.

1. Batasi Konsumsi Media Sosial dan Penggunaan Gadget

Semakin sering kita bermain sosial media, semakin bisa kemungkinannya kita keracunan atas apa yang kita lihat. Sebab, akan selalu ada kecenderungan dalam diri kita yang mana tidak pernah merasa puas akan apa yang kita miliki. Belum lagi sosial media adalah tempat unjuk kebolehan di mana orang-orang tidak akan memeprlihatkan hal buruk berupa kesedihan atau kesengsaraan yang tengah dihadapi. Sebaliknya, mereka akan menunjukan sesuatu yang menenjukan kebahagiaan dan kesenangan lainnya.

2. Menghargai Diri Sendiri

Fear of Missing Out lebih cenderung memiliki banyak efek negatif. Salah satu diantaranya yaitu sifat konsumtif karena kerelaan kita untuk membeli sesuatu hanya karena hal tersebut tengah banyak dibicarakan atau tengah digandrungi orang-orang. Hal tersebut tentunya sangat mengganggu cash flow bulanan Anda.

3. Fokus Pada Diri Sendiri dan Tujuan yang Ingin Diraih

Berfokus pada diri sendiri serta tujuan yang ingin diraih akan membuat Anda on track pada jalur yang benar. Sebab, Anda akan berpikir dua kali untuk membuangkan waktu pada hal yang bersifat sementara dan dapat mengganggu tujuan utama Anda.

4. Mengembangkan Hobi dan Menggali Potensi dalam Diri

Dengan berfokus pada hobi dan terus belajar untuk menaikan value yang ada pada diri sendiri akan membawa pengaruh yang baik terhadap diri kita. Kita tidak akan mudah terdistraksi dengan hal ter-uptodate yang memakan banyak waktu kita dan membuat kita tergiur.

5. Banyak Bersyukur dan Selalu Berpikir Positif

FOMO menyebabkan kiat berpikir yang tidak-tidak atau cenderung ke arah negatif. Oleh karenanya belajar lah untuk terus bersyukur atas apa yang kita punya dan berpikir positif. Setiap orang memiliki jalan hidupnya masing-masing, oleh karenanya kita tidak mungkin bisa sama persi dengan mereka atau apa yang kita lihat di sosial media.

6. Ubah Konten atau Topik yang Biasa Dilihat

Mengubah konten yang biasa kita konsumsi di media dapat membawa pengaruh besar. Sebab, konten-konten inilah sumber utama kita menginginkan sesuatu atau terjebak ke delam tren.

Itulah informasi seputar FOMO Adalah: Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mencegahnya. Semoga kita semua bisa terhindar dari fenomena ini dan lebih bijak lagi dalam menanggapi trend terkini. Meskipun FOMO mampu menyerang siapa aja, sindrom ini masih bisa kita kendalikan selama kita memiliki kontrol penuh terhadap diri sendiri dan paham betul tujuan hidup yang ingin dicapai.

Butuh pinjaman dana cepat untuk beragam kebutuhan finansial Anda? Ajukan pinjaman di BFI Finance saja! Beragam keperluan dapat kami bantu mulai dari modal usaha, dana pendidikan, investasi, gaya hidup, dan lain sebagainya.

Informasi lebih lanjut dapat Anda peroleh melalui laman web di bawah ini.

Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Motor

Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

Informasi Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

 

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya hanya di BFI Blog. Update setiap Senin-Jumat. Sampai ketemu lagi di artikel berikutnya!

Sumber: