Pernahkah Anda mengalami mesin motor yang mati secara mendadak? Sebenarnya kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah overheat atau kepanasan secara berlebihan. Maka dari itu, Anda perlu mewaspadainya sehingga perlu mengetahui penyebab motor overheat.
Untuk penyebabnya sendiri ada banyak karena tergantung juga pada penggunaan motor tersebut, salah satunya adalah terjadi kerusakan pada komponen motor. Kerusakan ini menyebabkan mesin motor tidak bisa bekerja dengan optimal dan akan semakin parah jika tidak ditangani dengan tepat.
Maka dari itu, Ada perlu mengetahui semua hal seputar overheat motor untuk memberikan penanganan yang sesuai. Simak ulasan selengkapnya di sini.
Apa Itu Overheat Pada Motor?
Overheat pada motor adalah kondisi di mana suhu mesin melebihi batas normal yang seharusnya sehingga menyebabkan panas berlebih. Mesin motor yang overheat berpotensi mengalami kerusakan serius jika tidak segera ditangani. Overheat terjadi ketika panas yang dihasilkan mesin tidak dapat didinginkan dengan baik, baik oleh sistem pendingin udara atau cairan.
Suhu normal mesin motor berkisar antara 80-110 derajat celcius. Sedangkan suhu ideal penggunaannya adalah 80-90 derajat celcius, pada suhu ini terjadi proses pembakaran yang dinilai lebih optimal. Maka dari itu Anda perlu memastikan bahwa motor berada pada suhu normal untuk menghindari berbagai kerusakan lebih lanjut.
Ciri-ciri Motor Overheat
Sebagai pengguna kendaraan bermotor, sudah seharusnya Anda mengetahui apa yang terjadi pada motor Anda. Salah satunya saat motor mengalami overheat, berikut ini ciri-ciri motor overheat yang perlu diwaspadai.
1. Mesin Terasa Panas
Mesin terasa sangat panas adalah salah satu ciri utama bahwa motor mengalami overheat. Ini terjadi ketika suhu mesin meningkat jauh di atas suhu normal operasionalnya. Biasanya, mesin motor akan bekerja pada suhu yang aman dengan bantuan sistem pendingin, seperti kipas, radiator, atau oli, yang berfungsi untuk mengontrol dan menurunkan suhu.
Namun, saat sistem pendingin gagal atau ada masalah lain, mesin akan terus memanas dan suhu akan meningkat secara drastis. Suhu mesin meningkat drastis, bahkan bisa terasa sangat panas saat disentuh atau dari panas yang menyebar ke area dekat mesin. Hal ini terjadi karena panas dari pembakaran di ruang mesin tidak bisa didinginkan dengan baik.
2. Motor Kehilangan Tenaga (Power Drop)
Motor kehilangan tenaga adalah kondisi di mana motor tidak mampu menghasilkan akselerasi atau kekuatan yang seharusnya saat digunakan. Ketika motor kehilangan tenaga, pengendara akan merasakan motor berjalan lambat, respons gas yang lemah, atau motor tidak mampu mencapai kecepatan yang biasanya bisa dicapai dengan mudah. Hal ini disebabkan oleh gesekan antar komponen mesin yang meningkat akibat panas berlebih, sehingga motor terasa lambat.
Baca Juga: Hal yang Harus Diperhatikan dalam Perawatan Motor
3. Mesin Mengeluarkan Suara Aneh
Mesin mengeluarkan suara aneh adalah tanda bahwa ada masalah yang terjadi di dalam mesin motor. Suara ini bisa bervariasi, seperti bunyi ketukan, gemeretak, dengungan, atau suara mendesis yang tidak biasa. Suara aneh tersebut menunjukkan adanya ketidakseimbangan dalam cara kerja komponen mesin, yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya overheat.
4. Lampu Indikator Suhu Menyala
Lampu indikator suhu menyala adalah peringatan dari motor bahwa suhu mesin telah melebihi batas normal yang aman. Lampu ini umumnya berwarna merah atau oranye, dan terletak di dashboard motor. Saat menyala, ini menandakan bahwa mesin sedang mengalami overheat atau suhu mendekati level yang bisa merusak komponen mesin. Biasanya ini terjadi pada motor yang dilengkapi dengan sensor suhu, lampu indikator suhu akan menyala sebagai peringatan bahwa mesin telah mencapai suhu yang berbahaya.
5. Asap Keluar dari Mesin
Saat mesin mengalami overheat, suhu mesin melebihi batas aman sehingga menyebabkan cairan pendingin atau oli menguap. Uap yang dihasilkan ini bisa tampak sebagai asap yang keluar dari mesin, terutama jika sistem pendingin atau oli sudah tidak berfungsi dengan baik. Panas yang berlebih dapat membuat oli bocor dan terbakar, menghasilkan asap. Ini adalah tanda bahwa mesin berada dalam kondisi kritis dan perlu segera dihentikan.
6. Mesin Mati Mendadak
Mesin mati mendadak pada motor terjadi ketika mesin tiba-tiba berhenti berfungsi secara normal dan tidak dapat dihidupkan kembali segera setelah itu. Ini adalah masalah serius yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dan sering kali menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan sistem mesin atau komponen vitalnya.
Sebenarnya kondisi ini untuk melindungi mesin dari kerusakan lebih lanjut, beberapa motor bisa mengalami mesin mati mendadak saat suhu terlalu tinggi. Ini adalah mekanisme pertahanan untuk mencegah kerusakan permanen pada komponen mesin.
Baca Juga: 11 Penyebab Motor Mati Mendadak Paling Umum dan Cara Mengatasinya
7. Ada Bau Terbakar
Bau terbakar yang tercium saat mengoperasikan motor adalah tanda bahwa ada sesuatu yang tidak berfungsi dengan baik dan menghasilkan panas atau bahan yang terbakar. Bau ini bisa menandakan masalah pada berbagai komponen motor dan memerlukan perhatian segera untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Bau terbakar bisa muncul akibat oli atau plastik yang terlalu panas, bisa juga dari cairan pendingin yang mendidih. Ini menandakan bahwa panas mesin sudah berada pada tingkat yang tidak normal.
8. Oli Mesin Menjadi Lebih Cepat Kental atau Berubah Warna
Oli mesin yang menjadi lebih cepat kental atau berubah warna adalah tanda bahwa ada masalah pada sistem pelumasan atau mesin secara keseluruhan. Oli mesin berfungsi untuk melumasi komponen-komponen mesin, mengurangi gesekan, dan membantu pendinginan.
Perubahan pada kondisi oli bisa menunjukkan adanya masalah yang memerlukan perhatian segera. Jika mesin mengalami overheat, suhu tinggi dapat menyebabkan oli mesin terdegradasi lebih cepat. Oli yang terdegradasi karena panas tinggi akan menjadi lebih kental dan berubah warna menjadi lebih gelap atau coklat. Kondisi ini dapat mengurangi kemampuan oli dalam melumasi dan melindungi mesin, sehingga memperparah kondisi overheat.
![]()