Pinjaman

Cari Pinjaman 100 Juta? Ini 7 Pilihan yang Dapat Diandalkan!

Diterbitkan: 03 February, 2026
Diperbarui: 03 February, 2026
49
Cari Pinjaman 100 Juta? Ini 7 Pilihan yang Dapat Diandalkan!

Butuh dana dalam jumlah besar untuk kebutuhan mendesak, tetapi bingung mengajukan pinjaman ke mana? Tenang, sebaiknya Anda tidak buru-buru mencari tempat pinjaman uang cepat tanpa mempertimbangkan keamanan, bunga, dan kemampuan finansial Anda.

Selain itu, sebelum mengajukan pinjaman 100 juta, penting bagi Anda untuk memahami syarat yang berlaku serta memilih lembaga keuangan tepercaya untuk mengajukan pinjaman dana dalam jumlah besar. Untuk mengetahui penjelasannya lebih lanjut, simak penjelasan berikut.

 

Opsi Pinjaman 100 Juta yang Dapat Diandalkan

Sebelum membahas persyaratan pengajuan, penting untuk mengetahui terlebih dahulu berbagai pilihan pinjaman 100 juta yang aman agar Anda dapat menentukan opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut beberapa opsi pinjaman yang bisa dipertimbangkan:

1. Kredit Tanpa Agunan (KTA) Bank

Opsi yang pertama adalah KTA Bank. Anda bisa mengajukan pinjaman KTA bank untuk pinjam 100 juta. Pinjaman KTA bank menawarkan bunga kompetitif sekitar 0,65–2% per bulan dan tenor hingga 3 tahun.

Proses pencairannya biasanya memakan waktu 1–7 hari kerja, tergantung kebijakan bank dan profil kredit peminjam. Opsi ini cocok bagi Anda yang menginginkan cicilan ringan dan tidak ingin menyerahkan jaminan aset.

2. Pinjaman Daring

Pinjaman daring dapat menjadi alternatif untuk memperoleh pinjaman. Namun, sebenarnya pinjaman 100 juta sendiri tidak terlalu umum untuk pengajuan daring karena nominalnya yang besar dan persetujuannya yang cenderung sulit.

Meski begitu, terdapat sejumlah pinjaman daring yang menyediakan limit pinjaman hingga 100 juta. Prosesnya dapat dilakukan melalui aplikasi dengan skema bunga harian berkisar antara 0,2–0,3% serta tenor umumnya 3–12 bulan, bahkan ada yang menawarkan hingga 24 bulan.

Saat akan mengajukan pinjaman, pastikan bahwa aplikasi pinjaman daring yang dipilih benar-benar dapat dipercaya, berizin, serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

3. Kartu Kredit (Cash Advance)

Selanjutnya, Anda juga dapat memanfaatkan fasilitas tarik tunai kartu kredit dengan bantuan customer service (CS) di bank. Skema ini umumnya dikenakan bunga sekitar 1,75–3% per bulan, ditambah biaya administrasi 4–6%, serta opsi pengubahan menjadi cicilan tetap dengan tenor 12–24 bulan.

Opsi ini praktis untuk pemilik kartu kredit yang membutuhkan dana tunai secara cepat tanpa perlu mengajukan dokumen baru, misalnya saat bepergian. Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa pencairan biasanya dibatasi sekitar 30–60% dari total limit kartu kredit yang tersedia.

 

Baca juga: Tetap Bijak! Ini 10 Alasan Mengapa Anda Membutuhkan Pinjaman Dana

 

4. Bank Digital

Bank digital kini juga menjadi salah satu alternatif pinjaman 100 juta langsung cair yang semakin diminati karena proses pengajuannya serba online dan praktis. Melalui aplikasi, Anda dapat mengajukan pinjaman dengan persyaratan yang relatif sederhana serta proses verifikasi yang cepat.

Beberapa bank digital menawarkan limit pinjaman hingga ratusan juta rupiah dengan bunga kompetitif dan tenor fleksibel. Opsi ini cocok bagi Anda yang mengutamakan kemudahan, transparansi biaya, dan pencairan dana tanpa harus datang ke kantor cabang terdekat.

5. Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi menawarkan bunga yang relatif ringan dengan sistem kekeluargaan serta tenor yang fleksibel sesuai kesepakatan antaranggota. Prosedurnya pun cenderung lebih mudah dan proses pencairan dana umumnya memakan waktu 2–3 hari, bahkan bisa lebih cepat. Opsi ini cocok untuk pinjaman bagi Anda yang sudah menjadi anggota aktif karena keuntungan koperasi akan kembali kepada anggota dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU).

6. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

KUR merupakan fasilitas pembiayaan dari pemerintah yang ditujukan bagi pelaku UMKM. Skema ini menawarkan bunga rendah dengan jangka waktu pengembalian hingga 3–5 tahun, sementara pencairan dana biasanya berlangsung 3–7 hari kerja setelah proses survei. Opsi ini bisa dimanfaatkan untuk pengembangan usaha produktif sehingga bisnis dapat berkembang lebih optimal dengan beban bunga yang tetap terjangkau.

7. Perusahaan Pembiayaan

Menjaminkan BPKB mobil atau sertifikat rumah ke perusahaan pembiayaan bisa menjadi solusi efektif untuk memperoleh pinjaman dengan plafon menengah. Salah satu perusahaan pembiayaan yang menyediakan layanan ini adalah BFI Finance.

Sebagai contoh, pengajuan pinjaman dengan jaminan BPKB mobil di BFI Finance relatif sederhana, dengan bunga yang rendah sekitar 0,76–1,1% flat per bulan, serta tenor hingga 48 bulan. Nilai pinjaman yang diberikan dimulai dari Rp10 juta hingga 95% dari nilai kendaraan.

 

Baca juga: Pinjaman Tenor 12 Bulan: Simulasi dan Cara Mengajukannya

 

Persyaratan agar Pinjaman 100 Juta Cepat Disetujui

Sebelum mengajukan pinjaman, ada beberapa hal penting yang perlu dipenuhi agar proses persetujuan berjalan lebih cepat dan lancar. Berikut ini adalah beberapa persyaratan yang umum dibutuhkan untuk mengajukan pinjaman 100 juta agar cepat disetujui:

1. Persiapan Dokumen Penting

Persiapan dokumen menjadi langkah awal yang sangat penting agar pengajuan pinjaman berjalan lancar dan lebih cepat diproses. Adapun beberapa dokumen yang perlu Anda persiapkan untuk mengajukan pinjaman 100 juta, antara lain:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Slip gaji atau surat keterangan penghasilan.
  • Rekening koran atau mutasi rekening.
  • Surat keterangan kerja atau izin usaha.
  • Dokumen jaminan (jika diperlukan).

2. Riwayat Kredit yang Baik

Selain kelengkapan dokumen, kreditur biasanya juga akan mengecek skor kredit Anda sebelum menyetujui pengajuan pinjaman. Riwayat pembayaran yang lancar, tanpa tunggakan atau keterlambatan, menunjukkan kemampuan Anda dalam mengelola kewajiban finansial sehingga peluang persetujuan pinjaman menjadi lebih besar.

Sebaliknya, skor kredit yang kurang baik dapat berpotensi membuat pengajuan pinjaman Anda tertunda atau bahkan ditolak. Untuk itu, pastikan Anda menjaga riwayat kredit tetap sehat dengan membayar cicilan tepat waktu sebelum mengajukan pinjaman.

3. Peran Agunan atau Jaminan

Agunan atau jaminan berperan penting dalam meningkatkan peluang persetujuan pinjaman, terutama untuk pinjaman dengan nominal besar. Dengan adanya jaminan, kreditur memiliki tingkat risiko yang lebih rendah sehingga proses persetujuan pinjaman dapat berjalan lebih cepat.

Jenis agunan yang digunakan umumnya berupa aset bernilai seperti BPKB kendaraan atau sertifikat properti. Semakin tinggi nilai dan kejelasan kepemilikan agunan, semakin besar pula kemungkinan pinjaman disetujui dengan syarat dan bunga yang lebih kompetitif.

Demikian informasi terkait opsi tempat pinjaman 100 juta lengkap dengan persyaratan yang wajib Anda persiapkan. Pastikan untuk memilih lembaga tepercaya yang menawarkan skema pinjaman transparan.

Dalam kondisi tertentu, pembiayaan dengan jaminan BPKB bisa menjadi alternatif yang lebih masuk akal karena menawarkan plafon besar, tenor fleksibel, dan bunga yang kompetitif. Untuk itu, BFI Finance hadir sebagai solusi pinjaman 100 juta dengan jaminan BPKB Mobil yang prosesnya cepat, mudah, dan transparan. Di samping itu, Anda juga dapat menjaminkan Sertifikat Rumah/Ruko/Rukan untuk mendapatkan pinjaman yang lebih besar.

Seluruh layanan BFI Finance telah berizin dan diawasi OJK sehingga dapat diandalkan untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan finansial Anda. Jadi, jangan khawatir. Saat kebutuhan mendesak datang, Anda tidak perlu bingung karena #SelaluAdaJalan bersama BFI Finance.

 

Baca juga: 9 Tempat Pinjam Uang Pribadi untuk Kebutuhan yang Mendesak

Kategori : Pinjaman
Kukut Ragil Walujodjati

Kukut Ragil Walujodjati

SEO & Content Writer

Kukut Ragil Walujodjati adalah SEO Strategist dan Content Writer dengan pengalaman lebih dari 3 tahun yang berfokus pada pembiayaan berbasis jaminan. Kukut Ragil merupakan lulusan Far Eastern Federal University, program studi Manajemen. Bidang penulisan yang dikuasainya meliputi topik pinjaman, bisnis, UMKM, gaya hidup, dan edukasi finansial. Ia secara aktif mengikuti perkembangan regulasi dan dinamika pasar pembiayaan di Indonesia, sehingga setiap artikel yang ditulis selalu mengutamakan ketepatan konteks dan relevansi praktik di lapangan. Tujuan utamanya adalah membantu pembaca memahami keputusan finansial secara lebih matang dan terinformasi.