Artikel

Musim Hujan, Mobil Terendam Banjir? Ini yang Perlu Anda Lakukan!

2022-09-12 00:00:00 885
Musim Hujan, Mobil Terendam Banjir? Ini yang Perlu Anda Lakukan!

Di musim hujan ini, banjir melanda sebagian wilayah di Jabodetabek. Banjir yang disebabkan oleh intensitas hujan yang cukup tinggi pada awal bulan ini berdampak pada kendaraan-kendaraan bermotor, baik mobil maupun motor. Motor dan mobil yang terendam banjir akan menyebabkan penurunan nilai intrinsik kendaraan tersebut, seperti terjadinya korosi, mesin yang usang, dan lainnya.

Lantas, apa langkah selanjutnya yang harus Anda ambil jika kendaraan Anda terendam banjir? Jangan panik, berikut ini tips untuk mengatasi masalah mobil yang terendam banjir ala BFI Finance

 

10 Cara Mengatasi Mobil Terendam Banjir

1. Lepas Kabel Aki dari Mobil

Sebaiknya, setelah mobil terendam banjir, Anda langsung melepas kabel aki dari kabel konektornya untuk mencegah korsleting atau hubungan arus pendek. Pastikan bahwa semua kondisi kelistrikan mobil Anda dalam keadaan kering. Anda juga harus mengecek warna oli mesin Anda. Jika warnanya sudah tidak hitam, Anda harus mengurasnya karena oli yang sudah terkontaminasi air yang berdampak pada daya lumas dan karat mesin. 

2. Jangan Nyalakan Mobil Saat Banjir

Jangan sesekali menyalakan mesin mobil ketika mobil terendam banjir. Jika kondisi mobil Anda terendam banjir, maka akan memperbesar kemungkinan terjadinya korsleting dan membuat air yang masuk kedalam mobil akan semakin banyak. Pindahkan mobil Anda ke tempat yang kering dan aman dengan mendorongnya saja.

3. Keringkan Sistem Pengapian Mobil

Selain mengecek bagian aki agar tidak terjadi korsleting, ada baiknya Anda mengecek bagian pengapian mobil yang mencakup busi, karburator, alternator, saringan udara, dan delco kabel. Bagian pengapian mobil ini cukup mudah rusak jika terendam banjir. Sehingga, secepatnya untuk keringkan pengapian mobil agar tidak mudah rusak.

Jika salah satu komponen pengapian mobil ini rusak karena terendam banjir, Anda dapat membawanya langsung ke bengkel resmi terdekat untuk mendapat penanganan yang lebih tepat.

4. Menonaktifkan Rem Tangan

Jika mobil Anda sedang dalam keadaan parkir ketika terendam banjir, lepaskan tuas rem tangan ketika banjir surut. Disarankan juga untuk membawa mobil ke bengkel ketika ban mobil telah sulit digerakkan setelah Anda melepas tuas rem. Hal ini terjadi karena permukaan tromol yang basah terjepit oleh posisi rem. 

 

Cara mengatasi mobil terendam banjir

Cara Mengatasi Mobil Terendam Banjir. Image Source: Unsplash/Jim Gade

5. Bersihkan Tangki Bensin

Langkah berikutnya yang dilakukan jika mobil terendam banjir adalah dengan menguras tangki bensin. Saat mobil terendam banjir, tangki bensin akan mudah terisi dengan air hujan. Percampuran antara bensin dengan air hujan akan menyebabkan korosi atau karat pada besi tempat penampungan bensin tersebut. Jika tangki pengisian bensin berkarat, maka akan memengaruhi juga sistem pengapian mobil. Sehingga, secepatnya untuk Anda bersihkan tangki bensin secara sendiri atau membawanya ke bengkel terdekat.

6. Periksa Bagian Interior Mobil

Tidak hanya memeriksa bagian mesin, Anda juga harus memeriksa bagian interior mobil seperti pada jok, pintu, karpet, dashboard, dan lainnya. Cuci bersih bagian jok dan karpet agar terhindar dari bau tidak sedap dan jamur yang menyebabkan tampilan menjadi kusam.

7. Mengeringkan Lampu

Ketika mobil terendam banjir, terdapat kemungkinan bagian dalam lampu terkena air yang dapat menyebabkan korsleting. Keringkan segera bagian lampu air yang masuk pada bagian lampu depan, belakang, dan dalam mobil.

8. Keringkan Mobil Dibawah Sinar Matahari

Cara selanjutnya untuk mengatasi mobil yang telah terendam banjir adalah dengan mengeringkan bagian eksterior dan interior tertentu dibawah sinar matahari. Aktivitas ini tentunya lebih menghemat biaya jika dibandingkan dengan mengeringkan menggunakan mesin pengering. Namun, jika tidak terdapat sinar matahari, tidak ada salahnya untuk menggunakan bantuan alat pengering.

9. Bawa ke Dealer Resmi Terdekat

Jika Anda membutuhkan tenaga ahli untuk mengecek kondisi mesin dan interior mobil Anda setelah terendam banjir, Anda dapat membawanya langsung ke dealer resmi terdekat. Keseluruhan bagian mobil akan dicek oleh tenaga professional di dealer resmi tersebut dan biaya yang dikeluarkan bervariasi tergantung dari jenis kerusakan mobil Anda, jika ada.

10. Ajukan Klaim ke Asuransi

Langkah terakhir untuk mengatasi mobil terendam banjir adalah Anda dapat mengajukan claim ke asuransi jika mobil Anda tercover oleh asuransi. Pengajuan claim ini dapat diterima paling lambat 72 jam setelah insiden kebanjiran. Anda bisa menjelaskan se-detail mungkin mengenai kondisi kerusakan maupun kondisi air yang merendam mobil, juga bisa meminta pihak asuransi untuk mengevakuasi mobil apabila mobil Anda sudah tidak memungkinkan untuk dikendarai. Disarankan juga agar Anda membeli polis terpisah jika mobil rusak akibat banjir tidak ditanggung oleh asuransi. 

Ketika kendaraan terendam banjir, dibutuhkan penanganan yang tepat agar kerusakan yang ada tidak berdampak terlalu besar. Apabila pertolongan pertama telah dilakukan pada kendaraan Anda, tentunya hal ini akan menghemat biaya servis, juga mengembalikan kendaraan dalam kondisi prima dan siap digunakan kembali.

Jika Anda berniat mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB mobil atau motor, yuk ajukan pembiayaan Anda sekarang di BFI Finance. Informasi dan ketentuan lainnya terkait pengajuan pinjaman melalui BFI Finance dapat diakses pada tautan dibawah ini.

 

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

 

#SelaluAdaJalan Bersama BFI Finance.

 

Sumber: