Bisnis

Mau Jualan di GoFood? Ini Syarat, Cara Daftar, dan Rahasianya Biar Laris!

Diterbitkan: 26 June, 2026
Diperbarui: 26 June, 2026
1549
Mau Jualan di GoFood? Ini Syarat, Cara Daftar, dan Rahasianya Biar Laris!

Selain melakukan branding produk di media sosial, bisnis kuliner kini dapat menjangkau lebih banyak pelanggan melalui GoFood. Platform ini membantu Anda berjualan secara online dan diakses oleh lebih banyak pelanggan.

Nah, jika Anda tertarik untuk bergabung sebagai mitra GoFood, simak cara jualan di GoFood berikut ini, lengkap dengan syarat dan tips agar cepat dapat pesanan!

 

Keuntungan Jualan di GoFood

Menjual makanan atau minuman melalui GoFood bisa menjadi strategi untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Inilah berbagai keuntungan yang bisa Anda dapatkan saat bergabung menjadi GoFood Merchant:

  • Menjangkau Lebih Banyak Pelanggan: GoFood membuat produk Anda ditemukan oleh pengguna aplikasi Gojek di berbagai wilayah sehingga tidak hanya bergantung pada pelanggan yang berada di sekitar lokasi.
  • Memudahkan Pelanggan Melakukan Pemesanan: Pelanggan dapat melihat menu, harga, foto makanan, dan memesan langsung melalui aplikasi. Proses ini membuat pengalaman berbelanja lebih praktis.
  • Mendukung Layanan Pesan Antar: Anda tidak perlu menyediakan kurir sendiri karena pesanan dapat diantar oleh mitra driver.
  • Membantu Meningkatkan Visibilitas Usaha: Resto Anda dapat tampil di pencarian GoFood. Cukup tambahkan nama, menu, dan foto yang menarik agar pelanggan tidak ragu untuk memesan.
  • Tersedia Fitur Promo: GoFood menyediakan fitur promo yang dapat dimanfaatkan untuk menarik pelanggan baru maupun mendorong pelanggan lama untuk melakukan repeat order.

Syarat Jualan di GoFood

Agar dapat menjadi mitra GoFood, Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen sesuai dengan status usaha yang Anda miliki. Berikut penjelasannya:

Syarat Perseorangan (Individu)

Syarat ini berlaku untuk usaha kuliner yang dimiliki oleh individu atau pemilik usaha pribadi. Beberapa dokumen yang perlu disiapkan antara lain:

  • KTP (Kartu Tanda Penduduk) pemilik usaha.
  • Nomor rekening pemilik usaha untuk pencairan dana.
  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) pemilik usaha (jika memiliki tarif pajak restoran atau PB1).
  • Berbagai dokumen pendukung seperti buku tabungan, laman e-banking, atau rekening koran diperlukan jika nama pemilik rekening berbeda dari nama pemilik usaha.

Pastikan juga Anda menyiapkan beberapa informasi mengenai outlet, mulai dari nama resto, lokasi, nomor telepon resto, serta kategori makanan atau minuman yang Anda jual.

Syarat Korporat (Enterprise)

Syarat korporat berlaku untuk usaha kuliner yang berbentuk badan usaha atau perusahaan. Biasanya, kategori ini digunakan oleh restoran atau bisnis kuliner yang sudah memiliki legalitas perusahaan. Berikut dokumen-dokumen yang perlu disiapkan:

  • KTP untuk WNI (Warga Negara Indonesia) atau KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) dan paspor untuk WNA (Warga Negara Asing) direktur perusahaan.
  • Surat kuasa (jika pendaftaran dilakukan oleh wakil perusahaan).
  • Izin usaha seperti NIB (Nomor Induk Berusaha), TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata), atau TDY (Tanda Daftar Yayasan).
  • Dokumen akta pendirian, penyesuaian, dan perubahan terbaru.
  • Nomor rekening perusahaan untuk pencairan dana.
  • NPWP perusahaan.
  • Dokumen pendukung seperti buku tabungan, laman e-banking, atau rekening koran diperlukan jika nama pemilik rekening berbeda dari nama perusahaan.

Kelengkapan dokumen legal penting karena data akan digunakan dalam proses verifikasi kepemilikan dan operasional usaha.

 

Baca juga: 15 Usaha Rumahan yang Tidak Pernah Sepi, Ideal untuk Pemula

 

Cara Jualan di GoFood

Setelah menyiapkan dokumen, berikut cara mendaftarkan jualan di GoFood sebagai Merchant:

1. Daftar Melalui Aplikasi GoFood Merchant

Langkah pertama adalah mengunduh aplikasi GoFood Merchant melalui Play Store. Selanjutnya, pilih menu pendaftaran sebagai mitra usaha dan ikuti instruksi yang muncul.

2. Masukkan Nomor Telepon, Kode OTP, dan Email

Masukkan nomor telepon pemilik usaha yang ingin didaftarkan. Setelah itu, pilih metode pengiriman OTP melalui WhatsApp atau SMS. Jika kode OTP sudah diterima, masukkan kode tersebut ke kolom yang tersedia, lalu masukkan alamat email aktif.

3. Pilih Jenis Usaha dan Lakukan Verifikasi Identitas

Setelah muncul pilihan jenis usaha, pilih usaha perseorangan jika bisnis kuliner Anda dikelola secara pribadi. Jika nomor telepon belum terdaftar di GoFood Merchant, Anda akan diminta menyiapkan e-KTP dan melakukan swafoto untuk proses verifikasi.

4. Lakukan Verifikasi Wajah

Klik tautan verifikasi wajah, lalu posisikan wajah Anda di dalam kotak yang tersedia. Ikuti instruksi dengan benar agar proses verifikasi berhasil.

5. Pilih Lokasi Usaha dan Layanan GoFood

Pastikan lokasi sudah tepat agar driver mudah menemukan tempat usaha. Setelah itu, pilih layanan GoFood dan klik Lanjutkan.

6. Lengkapi Data Usaha dan Rekening Bank

Masukkan data usaha, seperti nama outlet, lokasi, nomor telepon, dan email outlet. Kemudian, lengkapi data rekening bank untuk keperluan pencairan dana, mulai dari nama bank hingga nomor rekening.

7. Lengkapi Profil Restoran, Jam Operasional, dan Daftar Menu

Setelah pendaftaran diterima, lengkapi data bisnis kuliner agar usaha Anda dapat tampil di GoFood. Isi tiga data utama, yaitu profil restoran, jam operasional, dan daftar menu.

Apa yang Terjadi setelah Proses Pendaftaran Selesai?

Setelah pendaftaran selesai, Anda belum bisa langsung menerima pesanan. Beberapa tahapan berikut perlu Anda perhatikan:

  1. Anda perlu menunggu proses verifikasi data. Jika ada data yang belum sesuai, Anda akan diminta untuk memperbaikinya atau melengkapinya.
  2. Setelah akun disetujui, Anda perlu mengatur profil restoran. Lengkapi nama outlet, alamat, jam operasional, nomor kontak, serta informasi lain yang diperlukan.
  3. Tambahkan menu makanan atau minuman. Tulis nama menu dengan jelas, masukkan harga yang sesuai, dan tambahkan deskripsi singkat.
  4. Unggah foto makanan yang menarik agar menggugah selera calon pelanggan.
  5. Pastikan jam operasional sudah sesuai dengan kesiapan dapur Anda. Jangan membuka toko jika Anda belum siap menerima pesanan.
  6. Lakukan uji kesiapan operasional. Pastikan staf atau tim dapur memahami cara menerima pesanan, menyiapkan makanan, hingga menyerahkannya kepada driver.

Tips agar Jualan di GoFood Laris

Agar jualan di GoFood makin laris, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk membuat pelanggan tertarik untuk membeli:

1. Buat Nama Restoran dengan Menu Paling Laku

Nama restoran sebaiknya mudah diingat dan mencerminkan produk utama yang Anda jual. Jika Anda memiliki menu andalan, Anda bisa memasukkan unsur menu tersebut ke dalam nama atau deskripsi outlet agar pelanggan langsung memahami keunggulan usaha Anda.

Sebagai contoh, jika menu paling laku adalah ayam geprek, bakso, atau rice bowl, pastikan identitas tersebut terlihat jelas.

2. Gunakan Foto Makanan yang Menarik

Foto makanan dapat meningkatkan minat pelanggan untuk membeli. Gunakan pencahayaan yang baik dan tampilkan makanan sesuai kondisi aslinya agar pelanggan tidak kecewa saat pesanan diterima.

3. Aktifkan Promo GoFood

Promo menjadi salah satu alasan pelanggan memilih restoran. Manfaatkan fitur promo yang tersedia untuk meningkatkan daya tarik usaha Anda, terutama saat ingin menjangkau pelanggan baru.

4. Promosikan Restoran di Media Sosial

Media sosial dapat membantu mempromosikan restoran Anda di GoFood. Anda bisa membuat konten tentang menu, proses memasak, testimoni pelanggan, promo harian, atau rekomendasi menu favorit. Cantumkan informasi bahwa produk Anda sudah tersedia di GoFood.

5. Sesuaikan Harga Makanan dengan Target Pasar

Jika Anda menyasar mahasiswa atau pekerja kantoran, Anda bisa menggunakan menu dengan harga terjangkau dan porsi yang mengenyangkan. Namun, jika Anda menjual produk premium, pastikan kualitas bahan, rasa, kemasan, dan tampilan makanan sebanding dengan harga yang ditawarkan.

6. Pertimbangkan Kecepatan Sajian Makanan

Pelanggan cenderung menyukai restoran yang mampu menyajikan makanan dengan cepat. Waktu persiapan yang terlalu lama berpotensi menurunkan kepuasan pelanggan dan memengaruhi penilaian restoran.

7. Posisikan Menu Rekomendasi di Urutan Atas

Tempatkan menu yang paling populer di bagian atas daftar menu. Strategi ini dapat membantu meningkatkan peluang pelanggan untuk melakukan pembelian produk unggulan Anda.

Itulah penjelasan mengenai cara jualan di GoFood, mulai dari persyaratan, langkah-langkah mendaftar, hingga tips agar bisnis Anda dilirik. Langkah selanjutnya, segera daftarkan usaha Anda dan mulai terima pesanan dari pelanggan di sekitar Anda.

Mengembangkan bisnis kuliner melalui GoFood dapat menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar. Jika Anda membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha jualan makanan Anda, BFI Finance menyediakan solusi pembiayaan dengan jaminan BPKB motor, BPKB mobil, serta sertifikat rumah/ruko/rukan.

Dengan tenor fleksibel, bunga kompetitif, serta proses yang relatif cepat, Anda dapat memperoleh pinjaman sesuai kebutuhan bisnis. BFI Finance juga berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Proses pengajuannya pun transparan.

Saat usaha membutuhkan tambahan modal untuk bertumbuh, selalu ada cara untuk melangkah lebih jauh. Ajukan pembiayaan sesuai kebutuhan Anda karena #SelaluAdaJalan bersama BFI Finance.

 

Baca juga: Pajak UMKM: Jenis, Perhitungan dan Cara Membayarnya

Kategori : Bisnis
Kukut Ragil Walujodjati

Kukut Ragil Walujodjati

SEO & Content Writer

Kukut Ragil Walujodjati adalah SEO Strategist dan Content Writer dengan pengalaman lebih dari 4 tahun, yang berfokus pada topik pembiayaan berbasis jaminan. Ia merupakan lulusan Far Eastern Federal University dengan latar belakang pendidikan Manajemen. Bidang penulisan yang dikuasainya mencakup pinjaman, bisnis, UMKM, gaya hidup, dan edukasi finansial. Kukut Ragil secara aktif mengikuti perkembangan regulasi dan tren pasar pembiayaan di Indonesia, sehingga setiap artikel yang dihasilkan selalu mengutamakan akurasi konteks dan relevansi dengan kondisi nyata di lapangan. Tujuan utamanya adalah membantu pembaca mengambil keputusan finansial secara lebih matang dan terinformasi.