Bisnis

8 Tips Memulai Bisnis Ekspor Impor yang Menjanjikan di Indonesia

Admin BFI
7 June 2024
806
8 Tips Memulai Bisnis Ekspor Impor yang Menjanjikan di Indonesia

Bisnis ekspor impor adalah salah satu jenis bisnis yang menjanjikan di Indonesia. Namun, banyak orang yang masih ragu untuk memulai bisnis ini karena dianggap sulit dan membutuhkan modal yang besar.

 

Padahal, dengan kemajuan teknologi dan kemudahan akses informasi, bisnis ekspor impor dapat dijalankan dengan lebih mudah dan efisien. Terutama Indonesia yang memiliki banyak sumber daya. Sobat BFI, berikut kita akan membahas mengenai tips memulai bisnis ekspor impor di Indonesia.

 

 

1. Tentang Ekspor-Impor

1.1 Apa Itu Impor?

Impor adalah kegiatan membeli barang atau jasa dari luar negeri dan membawanya masuk ke dalam suatu negara. Barang yang diimpor dapat berupa barang yang tidak diproduksi di dalam negeri, atau barang yang diproduksi di dalam negeri namun tidak mencukupi kebutuhan pasar.

 

Dalam bisnis ekspor impor, impor menjadi salah satu komponen penting karena memungkinkan kita untuk mendapatkan bahan baku atau produk dengan harga lebih murah dan kualitas yang lebih baik.

 

Impor tidak hanya tentang mendapatkan barang yang tidak tersedia secara lokal, tetapi juga tentang mendapatkan barang-barang tersebut dengan biaya yang lebih rendah, yang pada gilirannya dapat meningkatkan margin keuntungan bisnis. Impor juga memungkinkan akses ke teknologi canggih dan komponen yang mungkin tidak diproduksi secara domestik, memungkinkan perusahaan untuk tetap kompetitif di pasar global.

 

1.3 Apa Itu Ekspor?

Ekspor adalah kegiatan menjual barang atau jasa dari dalam negeri ke luar negeri. Barang yang diekspor biasanya merupakan produk unggulan dari suatu negara yang memiliki permintaan yang tinggi di pasar internasional.

 

Dalam bisnis ekspor impor, ekspor menjadi salah satu sumber pendapatan utama yang dapat membantu meningkatkan perekonomian suatu negara.

 

Ekspor menyediakan pasar yang lebih luas bagi produk domestik, yang dapat meningkatkan volume penjualan dan produksi. Hal ini juga mendorong pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja serta dapat menghasilkan devisa yang penting untuk keseimbangan perdagangan suatu negara.

 

 

2. Risiko Menjalankan Bisnis Ekspor Impor

2.1 Perubahan Permintaan

Permintaan pasar dapat berubah dengan cepat karena berbagai faktor seperti tren konsumen, kondisi ekonomi, dan kompetisi. Bisnis ekspor impor harus mampu mengantisipasi dan menanggapi perubahan ini. Jika permintaan tiba-tiba menurun, perusahaan dapat mengalami penumpukan stok dan penurunan pendapatan. Oleh karena itu, analisis pasar yang akurat dan up-to-date menjadi sangat penting untuk memprediksi perubahan permintaan dan menyesuaikan strategi bisnis sesuai kebutuhan.

 

2.2 Perubahan Regulasi

Setiap negara memiliki regulasi yang berbeda terkait perdagangan internasional, dan regulasi ini dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan regulasi bisa mencakup tarif impor dan ekspor, kuota, pembatasan barang tertentu, dan persyaratan dokumen. Perusahaan yang tidak mengikuti perubahan ini dapat menghadapi masalah hukum, denda, atau hambatan dalam proses pengiriman barang. Untuk mengurangi risiko ini, perusahaan perlu selalu memantau regulasi terbaru dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku di negara tujuan.

 

2.3 Fluktuasi Nilai Mata Uang

Nilai tukar mata uang asing yang berfluktuasi dapat mempengaruhi keuntungan dalam bisnis ekspor impor. Jika nilai mata uang suatu negara tiba-tiba turun, maka nilai penjualan yang diterima bisa lebih rendah dari yang diharapkan. Sebaliknya, jika mata uang negara tujuan menguat, biaya impor menjadi lebih mahal. Untuk mengelola risiko ini, perusahaan dapat menggunakan instrumen keuangan seperti hedging atau kontrak forward untuk melindungi nilai transaksi dari fluktuasi mata uang.

 

2.4 Keterlambatan Pengiriman

Keterlambatan dalam pengiriman barang dapat terjadi karena berbagai alasan seperti cuaca buruk, masalah logistik, atau birokrasi di pelabuhan. Keterlambatan ini dapat menyebabkan kerugian finansial dan hilangnya kepercayaan pelanggan. Perusahaan harus memiliki rencana kontingensi dan bekerja sama dengan penyedia layanan logistik yang handal untuk meminimalkan risiko keterlambatan pengiriman. Selain itu, komunikasi yang baik dengan pelanggan juga penting untuk menjaga transparansi dan ekspektasi.

 

2.5 Kerusakan Kargo

Kerusakan pada barang selama pengiriman adalah risiko yang selalu ada dalam bisnis ekspor impor. Penyebab kerusakan bisa bervariasi, mulai dari penanganan yang tidak tepat, kondisi cuaca ekstrem, hingga kecelakaan transportasi. Untuk melindungi barang, perusahaan perlu memastikan bahwa barang dikemas dengan baik dan menggunakan jasa pengiriman yang terpercaya. Asuransi kargo juga merupakan langkah penting untuk menutupi kerugian akibat kerusakan barang selama perjalanan.

 

2.6 Keterlambatan Pembayaran

Keterlambatan pembayaran oleh pembeli di luar negeri dapat mempengaruhi arus kas dan stabilitas keuangan perusahaan. Perusahaan perlu mengevaluasi kredit pembeli dan mungkin meminta pembayaran di muka untuk mengurangi risiko keterlambatan pembayaran. Menggunakan jasa penagihan profesional atau asuransi kredit ekspor juga dapat membantu mengamankan pembayaran dan mengurangi risiko keuangan.

 

3. 10 Tips Memulai Bisnis Ekspor Impor

bisnis ekspor impor

Image Source: Freepik

Jika Anda tertarik untuk melakukan bisnis ekspor impor, Anda perlu mengetahui bagaimana cara memulainya. Berikut merupakan tips awal memulai bisnis ekspor impor untuk pemula:

 

3.1 Riset Pasar Mendalam

Sebelum memulai bisnis ekspor impor, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan riset pasar yang mendalam. Lakukan analisis pasar untuk memahami tren pasar terkini, identifikasi kompetitor, serta identifikasi risiko dan peluang yang mungkin muncul. Riset yang komprehensif akan membantu Anda dalam membuat keputusan strategis yang tepat untuk bisnis Anda.

 

3.2 Tentukan Produk Ekspor

Pilihlah produk ekspor yang tepat berdasarkan permintaan pasar, kualitas produk, dan keunikan produk untuk memperoleh keunggulan kompetitif. Pastikan produk yang dipilih memiliki pangsa pasar yang baik dan memiliki prospek yang menjanjikan dalam ekspor.

3.3 Tentukan Negara Tujuan Ekspor

Identifikasi negara tujuan ekspor yang potensial dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti permintaan pasar, kondisi pasar, regulasi perdagangan, dan aspek budaya. Memilih negara tujuan yang tepat adalah kunci keberhasilan dalam ekspor produk Anda. Jangan lupa juga untuk mengecek syarat ekspor barang ke luar negeri sesuai dengan negara tujuan Anda.

 

3.4 Siapkan Modal

Persiapkan modal yang cukup untuk mendukung kegiatan bisnis ekspor impor Anda. Dalam hal ini, Anda dapat mempertimbangkan opsi seperti mengajukan pinjaman di bank atau melalui perusahaan pembiayaan seperti BFI Finance. Modal yang mencukupi akan memastikan kelancaran operasional dan pertumbuhan bisnis Anda.

 

3.5 Lengkapi Syarat Hukum dan Regulasinya

Pastikan Anda memenuhi semua syarat hukum dan regulasi yang berlaku terkait dengan bisnis ekspor impor. Pemahaman yang baik terhadap aturan-aturan ini akan membantu Anda menghindari masalah hukum yang dapat menghambat jalannya bisnis Anda di masa depan.

Umumnya, beberapa persyaratan legalitas usaha untuk menjalankan bisnis ekspor impor ini adalah:

●      Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), dan Nomor Pajak Wajib Pajak (NPWP)

●      Izin Usaha Perdagangan (API) Ekspor/Impor

●      Regulasi lainnya di Indonesia dan di negara tujuan ekspor

 

3.6 Buat Rencana Bisnis Komprehensif

Susunlah rencana bisnis yang komprehensif yang mencakup strategi pemasaran, pengembangan sampel produk, proyeksi keuangan, serta aspek-aspek penting lainnya dalam bisnis Anda. Rencana bisnis yang baik akan menjadi panduan yang membantu Anda mencapai tujuan bisnis Anda dengan lebih terarah.

 

3.7 Pahami Prosedur Perdagangan Internasional

Pelajari prosedur perdagangan internasional secara mendalam, termasuk dokumentasi, regulasi bea cukai, dan proses pengiriman. Memahami prosedur ini akan mempermudah operasional ekspor impor Anda dan mengurangi risiko terkait kesalahan prosedur.

 

3.8 Bangun Networking yang Baik

Bangunlah jaringan kerja yang solid dengan pemasok, distributor, agen pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam industri ekspor impor. Networking yang baik akan membuka peluang baru, memperluas jejaring bisnis, serta mendukung pertumbuhan bisnis Anda dalam jangka panjang. Anda juga dapat  memperluas networking dengan bergabung dengan Asosiasi Ekspor Impor dan Perhimpunan Pebisnis di negara Anda.

 

3.9 Manfaatkan Penggunaan Teknologi

Di era digitalisasi ini, penggunaan teknologi seperti website, media sosial, maupun aplikasi sangat dianjurkan untuk perkembangan bisnis termasuk di sektor ekspor impor ini. Anda dapat membuat website yang berisikan produk yang akan diekspor sehingga audiens dari seluruh dunia dapat mengetahui keberadaan produk Anda melalui digital. Anda juga dapat membuat akun di platform e-commerce dan dapat menjangkau calon pembeli B2B (business to business).

 

3.10 Up-to-date dengan Informasi Terbaru

Anda harus terbiasa untuk membaca berita, artikel, dan publikasi terupdate baik di media offline maupun online untuk menambah pengetahuan di industri ini. Anda juga dapat menghadiri seminar atau pameran dagang untuk dapat menambah referensi produk dan berdiskusi langsung dengan para ahli.

 

4. Cara Mencari Calon Pembeli dari Luar Negeri

Berikut tips agar produk Anda dapat lebih dikenal dan mendapatkan calon pembeli dari luar negeri:

4.1 Membuat Web Perusahaan Menggunakan Bahasa Inggris

Penting untuk membuat situs web perusahaan dengan menggunakan bahasa Inggris, sebagai bahasa universal untuk menjangkau calon pembeli dari luar negeri. Dalam membangun situs website, pastikan untuk memperhatikan keaslian konten dan kejelasan informasi. Sediakan informasi lengkap tentang produk atau layanan yang ditawarkan, deskripsi bisnis, dan kontak yang mudah dihubungi. Dengan memastikan kualitas dan profesionalisme situs web perusahaan, Anda dapat meningkatkan citra bisnis dan menarik perhatian calon pembeli dari berbagai negara.

 

4.2 Menjalankan Iklan di Google dan Facebook

Untuk meningkatkan visibilitas bisnis Anda, Anda dapat menjalankan iklan melalui platform seperti Google Ads dan Facebook Ads. Google Ads memungkinkan Anda menampilkan iklan bisnis Anda di hasil pencarian Google, sehingga calon pembeli yang mencari produk atau layanan yang Anda tawarkan dapat menemukan bisnis Anda dengan lebih mudah. Facebook Ads, di sisi lain, memungkinkan Anda menargetkan iklan Anda kepada audiens yang sesuai dengan demografi, minat, dan perilaku yang relevan. Dengan menggunakan strategi periklanan ini, Anda dapat mencapai calon pembeli dari luar negeri secara lebih efektif dan memperluas jangkauan bisnis Anda.

 

4.3 Mencari Prospek di Aplikasi E-Commerce

Selain memanfaatkan situs web dan iklan digital, Anda juga dapat mencari prospek calon pembeli dari luar negeri melalui aplikasi e-commerce. Fokuskan pencarian Anda pada platform e-commerce yang lebih mengutamakan hubungan bisnis antar perusahaan (B2B). Dalam mencari prospek, pastikan untuk mempertimbangkan faktor seperti reputasi dan kredibilitas perusahaan yang ada di platform tersebut. Jalin hubungan dengan pemangku kepentingan penting, seperti produsen, distributor, dan agen perdagangan, untuk menemukan calon pembeli yang potensial dan memperluas jaringan bisnis Anda. Jangan lupa untuk mengecek syarat ekspor barang ke luar negeri.

 

5. 10 Rekomendasi Produk Ekspor yang Menguntungkan

Berikut adalah produk ekspor unggulan Indonesia yang banyak diminati oleh pelanggan dari berbagai negara di dunia:

5.1 Tekstil

Tekstil merupakan salah satu produk ekspor unggulan Indonesia. Produk tekstil yang memiliki ciri khas Indonesia seperti batik, kain tapis, pakaian jadi, dan tas memiliki permintaan yang tinggi di pasar internasional. Keindahan motif dan kualitas produk tekstil Indonesia menjadi nilai tambah yang menarik bagi calon pembeli dari luar negeri.

 

5.2 Kopi

Kopi adalah salah satu komoditas ekspor utama Indonesia. Kopi Indonesia terkenal di dunia karena cita rasanya yang khas dan kualitasnya yang premium. Varietas kopi seperti kopi Arabika Aceh, Mandailing, Kintamani, serta kopi Robusta Lampung dan Kopi Luwak adalah beberapa contoh varietas kopi yang banyak diminati oleh pecinta kopi di seluruh dunia. Dengan menjaga kualitas produksi dan melakukan inovasi dalam pengolahan kopi, Anda dapat sukses mengembangkan bisnis ekspor kopi.

 

5.3 Rempah-Rempah

Indonesia juga dikenal sebagai negara penghasil rempah-rempah dengan kualitas terbaik. Rempah-rempah seperti jahe, kunyit, lengkuas, vanili, lada, kayu manis, dan cengkeh banyak digunakan dalam industri makanan, minuman, dan obat-obatan di seluruh dunia. Permintaan akan rempah-rempah Indonesia terus meningkat, sehingga menjadikannya sebagai produk ekspor yang sangat menguntungkan.

 

5.4 Kakao/Coklat

Kakao adalah bahan baku utama untuk produksi coklat. Indonesia merupakan salah satu produsen kakao terbesar di dunia. Kakao Indonesia memiliki cita rasa yang khas dan bervariasi. Dengan menjaga kualitas dan keberlanjutan produksi kakao, Anda dapat memanfaatkan pasar global yang terus berkembang dalam industri coklat.

 

5.5 Minyak Kelapa Sawit dan Produk Turunannya

Dengan luasnya perkebunan kelapa sawit, produk minyak kelapa sawit dan turunannya adalah komoditas ekspor utama Indonesia sejak lama. Minyak kelapa sawit dan produk turunannya seperti bahan makanan, minyak goreng, sabun, dan kosmetik memiliki permintaan yang stabil di pasar internasional. Dalam mengembangkan bisnis ekspor minyak kelapa sawit, penting untuk memperhatikan faktor keberlanjutan dalam produksi dan mematuhi standar lingkungan yang baik.

 

5.6 Ikan dan Produk Perikanan

Kekayaan sumber daya laut Indonesia membuat produk perikanan menjadi salah satu komoditas unggulan dalam ekspor. Produk seperti ikan segar, udang, olahan ikan, dan produk perikanan lainnya memiliki permintaan yang tinggi di pasar global. Dengan memastikan kualitas produk serta menjaga keberlanjutan sumber daya laut, Anda dapat meningkatkan peluang dalam bisnis ekspor produk perikanan.

 

5.7 Tanaman Obat

Indonesia memiliki kekayaan tanaman obat tradisional yang dapat diekspor ke pasar internasional. Tanaman seperti temulawak, kapulaga, kencur, lidah buaya, dan lain-lain memiliki manfaat kesehatan yang diakui secara global. Dengan mengembangkan bisnis ekspor tanaman obat, Anda dapat memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat akan produk alami dan ramah lingkungan.

 

5.8 Buah-buahan

Indonesia merupakan produsen buah-buahan yang beragam dan berkualitas tinggi. Buah seperti alpukat, pisang, jambu, manggis, mangga, salak, dan berbagai jenis buah tropis lainnya memiliki daya tarik tersendiri di pasar internasional. Keunikan rasa dan kualitas buah-buahan Indonesia menjadi daya tarik bagi calon pembeli dari luar negeri.

 

5.9 Kayu

Kayu adalah salah satu produk ekspor andalan Indonesia. Kayu-kayu seperti meranti, merbau, dan jenis kayu lainnya memiliki kekuatan dan kualitas yang tinggi, sehingga banyak digunakan dalam industri konstruksi, furniture mebel, dan kerajinan kayu. Dalam mengembangkan bisnis ekspor kayu, pastikan untuk mematuhi regulasi penebangan kayu yang berkelanjutan dan menjaga kelestarian hutan.

 

5.10 Karet

Karet adalah komoditas ekspor penting Indonesia. Produk karet seperti ban kendaraan, komponen karet industri, dan produk olahan karet memiliki permintaan yang stabil di pasar global. Keberlanjutan produksi karet yang berkualitas tinggi akan membantu Anda memasarkan produk karet dengan sukses di pasar internasional.

 

Sobat BFI, demikianlah yang perlu Anda ketahui mengenai tips dan syarat menjalankan, serta rekomendasi produk bisnis ekspor dan impor di Indonesia. Selalu ingat bahwa mengelola bisnis ekspor impor memiliki keuntungan dan risiko tersendiri yang dapat menjadi bahan pertimbangan Anda.

 

Jika Anda tertarik untuk melakukan bisnis ekspor impor namun memerlukan modal tambahan, BFI Finance menjadi jawaban Anda. BFI Finance merupakan perusahaan pembiayaan yang melayani pinjaman multiguna dengan jaminan BPKB motor, BPKB mobil, dan sertifikat rumah atau ruko untuk berbagai keperluan Anda. Dengan tenor yang panjang dan bunga yang kompetitif, BFI Finance bisa menjadi solusi keuangan Anda. Yuk, ajukan pembiayaan hanya di BFI Finance!

Kategori : Bisnis