Saat ini masyarakat sudah tidak lagi dipusingkan dengan kapan dan di mana meminjam dana untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Mulai dari pinjaman KTA bank, pinjaman daring, hingga pinjaman dengan jaminan seperti yang ditawarkan BFI Finance. Menjawab kebutuhan pasar yang semakin berkembang, belum lama ini BFI Finance meluncurkan layanan baru yaitu pinjaman dengan jaminan BPKB mobil listrik. Dengan semakin pesatnya penggunaan mobil listrik, kini masyarakat bisa memanfaatkan mobil listriknya menjadi sumber pendanaan. Pada artikel kali ini, kita tidak akan membahas spesifik terkait keunggulan pinjaman jaminan BPKB mobil listrik, tetapi lebih ke perbandingan antara pinjaman jaminan BPKB mobil listrik dengan mobil bensin. Apa saja perbedaan kedua produk pinjaman tersebut? Apakah pinjaman jaminan BPKB mobil listrik lebih menguntungkan dibandingkan dengan pinjaman jaminan BPKB mobil bensin? Simak selengkapnya pada artikel berikut ini agar Anda dapat memilih produk pembiayaan yang tepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda.
Apa Itu Pinjaman Jaminan BPKB Mobil?
Sebelum membahas detail perbedaan, mari kita ketahui terlebih dahulu apa itu pinjaman jaminan BPKB mobil. Pinjaman dengan jaminan BPKB mobil adalah fasilitas pendanaan dengan limit pencairan tertentu yang menggunakan dokumen BPKB sebagai jaminannya. Jenis pinjaman ini memungkinkan debitur masih dapat menggunakan mobil yang BPKBnya dijaminkan selama masa pembiayaan. Besaran pencairannya pun beragam, mulai dari jutaan hingga milyaran rupiah, disesuaikan dengan kebutuhan, profil kendaraan, dan analisa profil calon debitur. Anda bisa memanfaatkan pinjaman jaminan BPKB mobil ini untuk berbagai kebutuhan finansial seperti pemenuhan kebutuhan harian, modal usaha, biaya pendidikan hingga renovasi rumah atau kebutuhan mendesak lainnya.
Perbedaan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil Listrik vs Bensin
Mobil listrik dan mobil bensin tentu memiliki perbedaan baik dari segi fitur, bahan bakar atau energi yang digunakan, nilai jual kembali, dan lain sebagainya. Hal tersebut yang juga menjadi perbedaan dalam penilaian atau validasi aset mobil saat proses pengajuan pinjaman. Apa saja yang membedakan antara pinjaman jaminan BPKB mobil listrik dengan mobil bensin di BFI Finance? Berikut uraian selengkapnya.
a. Proses Penilaian Kendaraan
Proses penilaian kendaraan atau appraisal adalah tahapan di mana pihak lembaga pembiayaan (seperti BFI Finance) melakukan pengecekan dan penaksiran nilai jual atau pasar dari mobil yang akan dijadikan jaminan. Tujuan proses penilaian kendaraan ini adalah untuk memastikan kelayakan kondisi fisik kendaraan, mengecek kelengkapan dokumen, hingga menentukan taksiran plafon pinjaman yang bisa didapatkan. Proses ini biasanya dilakukan oleh surveyor dari pihak perusahaan pembiayaan, baik dengan cara datang langsung ke lokasi atau melalui foto/video yang dikirimkan calon debitur, tergantung kebijakan dari masing-masing perusahaan pembiayaan.
Pada mobil listrik, baterai selalu menjadi komponen utama, sehingga penilaiannya perlu dilakukan dengan cermat. Beberapa hal yang diperiksa terkait kondisi baterai adalah dari sisi kapasitasnya, apakah terdapat indikasi kerusakan, hingga riwayat penggantian atau perbaikan baterai yang pernah dilakukan.
Sementara itu, untuk pinjaman jaminan BPKB mobil konvensional atau mobil bensin, selain kelengkapan dokumen, yang perlu dicek adalah kondisi interior dan eksterior, ban mobil, odometer, hingga memastikan apakah mobil yang dijaminkan terbebas dari riwayat terendam banjir atau tidak.
b. Plafon Pinjaman
Di BFI Finance, besarnya plafon pinjaman menjadi pembeda antara pinjaman jaminan BPKB mobil listrik dengan mobil bensin. Jika mobil listrik, pencairan dana yang bisa Anda dapatkan mulai dari Rp10 juta hingga 80% dari nilai kendaraan. Sementara untuk pinjaman jaminan BPKB mobil bensin, pencairan dana bisa didapatkan mulai dari Rp10 juta hingga 90% dari nilai kendaraan.
c. Suku Bunga
Suku bunga yang ditawarkan pinjaman jaminan BPKB mobil listrik BFI Finance yaitu mulai dari 0.78% per bulan atau 9.36% per tahun. Sementara untuk jaminan BPKB mobil konvensional mulai dari 0.76% per bulan atau 9.2% per tahun.
d. Usia Kendaraan
Salah satu perbedaan yang cukup mencolok antara pinjaman jaminan BPKB mobil listrik dan mobil bensin terletak pada batas usia kendaraan yang bisa dijadikan agunan. Untuk mobil listrik, BFI Finance menetapkan usia kendaraan maksimal 4 tahun sejak tahun pembuatan. Ketentuan ini erat kaitannya dengan karakter baterai sebagai komponen utama mobil listrik, yang performanya cenderung menurun seiring waktu pemakaian. Semakin muda usia kendaraan, semakin terjaga pula kondisi baterai sehingga nilai jaminannya tetap optimal.
Berbeda halnya dengan mobil berbahan bakar bensin yang memberikan rentang usia jauh lebih longgar, yakni maksimal 20 tahun atau minimal mobil keluaran tahun 2006 untuk jenis sedan, jeep, dan minibus, serta maksimal 13 tahun atau minimal mobil keluaran tahun 2013 untuk jenis pick-up dan truk. Kelonggaran ini dimungkinkan karena mesin konvensional memiliki pola depresiasi yang lebih dapat diprediksi dan umumnya masih dapat berfungsi optimal meski telah digunakan bertahun-tahun, asalkan perawatannya dilakukan secara rutin.
e. Pengajuan Online
Baik pinjaman jaminan BPKB mobil listrik maupun mobil bensin dapat diajukan secara online, hanya saja platform yang digunakan berbeda. Untuk mobil listrik, pengajuan dapat dilakukan melalui WhatsApp. Hubungi nomor WhatsApp resmi khusus pengajuan pinjaman BPKB mobil listrik berikut ini 0818810806 untuk informasi lebih lanjut dan proses pengajuan. Sementara itu, untuk pinjaman jaminan BPKB mobil bensin, Anda bisa mengajukannya secara online dengan mengisi formulir berikut ini Formulir Pengajuan Mobil Online.
Selain perbedaan di atas, pinjaman dengan jaminan BPKB mobil listrik maupun bensin BFI Finance sama-sama menawarkan keunggulan yang menarik seperti tenor panjang hingga 48 bulan dan cair tanpa potongan.
Tabel Perbandingan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil Listrik vs Bensin BFI Finance
|
|
Pinjaman Jaminan BPKB Mobil Listrik |
Pinjaman Jaminan BPKB Mobil Bensin |
|
Proses Penilaian Kendaraan |
Kondisi dan kapasitas baterai, kelengkapan dan keaslian dokumen pengajuan, kondisi eksterior dan interior mobil, usia kendaraan, status kendaraan, dll |
Kelengkapan dan keaslian dokumen pengajuan, kondisi eksterior dan interior mobil, usia kendaraan, status kendaraan, dll |
|
Plafon Pinjaman |
Mulai dari Rp10 juta hingga 80% dari nilai kendaraan |
Mulai dari Rp10 juta hingga 90% dari nilai kendaraan |
|
Suku Bunga |
Mulai dari 0.78% per bulan atau 9.36% per tahun |
Mulai dari 0.76% per bulan atau 9.2% per tahun |
|
Usia Kendaraan |
Maksimal 4 tahun |
|
|
Pengajuan Online |
Melalui WhatsApp Resmi Pengajuan Pinjaman Mobil Listrik 0818810806 |
Melalui Form Pengajuan Mobil Online |
Dokumen Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil Listrik dan Bensin
Sebelum mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB mobil listrik maupun mobil bensin, ada sejumlah persyaratan yang perlu dipenuhi, mencakup ketentuan umum, kriteria kendaraan, hingga kelengkapan dokumen. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
1. Persyaratan Profil Diri
Berikut beberapa ketentuan dasar terkait profil diri yang perlu dipenuhi saat mengajukan pinjaman di BFI Finance:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berusia 21–60 tahun, dengan status belum menikah, menikah, atau cerai.
- Jika berusia 18-21 tahun, wajib memiliki pendapatan dan status sudah menikah.
- Memiliki tempat tinggal, baik milik sendiri, pasangan, keluarga, maupun kontrak tahunan.
- Memiliki pekerjaan sebagai karyawan (tetap/kontrak), PNS, atau wiraswasta.
- Tidak menjalankan usaha atau profesi yang melanggar hukum.
2. Dokumen yang Dibutuhkan
Agar proses pengajuan pinjaman bisa berjalan lancar, pastikan Anda sudah menyiapkan beberapa dokumen berikut:
- KTP pemohon dan pasangan (jika sudah menikah).
- Kartu Keluarga (KK).
- Rekening listrik atau PBB.
- Bukti penghasilan.
- Karyawan: Slip gaji, surat keterangan kerja, dan mutasi rekening dalam 3 bulan terakhir.
- Wirausaha: Pembukaan/invoice usaha, rekening koran selama 3 bulan terakhir, SIUP/TDP, dan SKU/Akte.
- STNK kendaraan.
- BPKB dan faktur kendaraan.
3. Persyaratan Profil Kendaraan
Selain dokumen dan profil diri, kondisi kendaraan yang dijadikan jaminan juga perlu memenuhi ketentuan tertentu. Berikut detail persyaratannya:
- Kendaraan milik sendiri dan dilengkapi BPKB asli.
- BPKB dapat atas nama sendiri, pasangan, atau pihak lain (dengan bukti pembelian).
- BPKB atas nama perusahaan diperbolehkan dengan melampirkan Surat Pelepasan Hak (SPH) untuk jaminan mobil bensin. Khusus untuk mobil listrik, hanya diperbolehkan mobil milik pribadi (bukan armada dinas/plat merah, bukan bekas taksi, rental, atau ambulans).
- Usia kendaraan maksimal 20 tahun untuk sedan, jeep, dan minibus (minimal tahun 2005) untuk jaminan mobil bensin. Usia kendaraan maksimal 4 tahun untuk jaminan mobil listrik.
- Usia maksimal 13 tahun untuk pick-up dan truk (minimal tahun 2012).
- STNK aktif atau kondisi pajak masih sesuai ketentuan.
- Khusus untuk mobil listrik, merek dan tipe mobil yang dijaminkan wajib masuk ke dalam daftar merek mobil listrik yang disetujui BFI Finance, seperti BYD, Hyundai, Wuling, Aion, Chery, Denza, Geely, Jaecoo, MG.
- Khusus untuk mobil listrik, aturan jarak tempuh dan durasi cicilan adalah sebagai berikut:
- Umur mobil 1 tahun: jarak tempuh maksimal 25.000 KM (Lama cicilan maksimal 4 tahun)
- Umur Mobil 2 Tahun: Jarak tempuh maksimal 50.000 KM (Lama cicilan maksimal 4 tahun)
- Umur Mobil 3 Tahun: Jarak tempuh maksimal 75.000 KM (Lama cicilan maksimal 3 tahun)
- Umur Mobil 4 Tahun: Jarak tempuh maksimal 100.000 KM (Lama cicilan maksimal 2 tahun)
Simulasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil Listrik dan Bensin BFI Finance
Simulasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil Listrik
Simulasi angsuran BPKB mobil listrik di BFI Finance tersedia dengan plafon mulai dari Rp10 juta hingga 80% dari nilai kendaraan, serta pilihan tenor antara 12 hingga 48 bulan. Sebagai contoh, jaminan BPKB Wuling Air EV Long Range 2024 memungkinkan Anda untuk mendapatkan pinjaman hingga Rp100 juta. Adapun besaran angsuran akan menyesuaikan dengan jumlah pinjaman dan lama tenor yang dipilih.
|
Pencairan Dana |
Simulasi menggunakan Unit WULING-AIR EV LONG RANGE 2024 |
||
|
12 bulan |
24 bulan |
36 bulan |
|
|
50,000,000 |
4,676,500 |
2,498,000 |
1,764,500 |
|
55,000,000 |
5,103,500 |
2,714,000 |
1,911,000 |
|
60,000,000 |
5,530,500 |
2,930,000 |
2,057,000 |
|
65,000,000 |
5,958,000 |
3,147,000 |
2,203,500 |
|
70,000,000 |
6,385,000 |
3,363,500 |
2,349,500 |
|
75,000,000 |
6,812,000 |
3,580,000 |
2,496,000 |
|
80,000,000 |
7,239,000 |
3,796,500 |
2,642,000 |
|
85,000,000 |
7,666,000 |
4,013,000 |
2,788,500 |
|
90,000,000 |
8,093,000 |
4,229,500 |
2,934,500 |
|
95,000,000 |
8,520,000 |
4,446,000 |
3,081,000 |
|
100,000,000 |
8,947,500 |
4,662,000 |
3,227,000 |
Disclaimer: tabel perhitungan di atas bersifat estimasi. Nilai angsuran yang sebenarnya dapat berbeda pada setiap debitur dan ditentukan berdasarkan penilaian aset yang dijaminkan dan analisa profil debitur.
Simulasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil Bensin
Sementara itu, simulasi angsuran BPKB mobil bensin di BFI Finance tersedia dengan plafon mulai dari Rp10 juta hingga 90% dari nilai kendaraan, serta pilihan tenor antara 12 hingga 48 bulan. Sebagai contoh, jaminan BPKB Toyota All New Avanza Velos-VVTI 1.5AT 2024 memungkinkan Anda untuk mendapatkan pinjaman hingga Rp100 juta. Adapun besaran angsuran akan menyesuaikan dengan jumlah pinjaman dan lama tenor yang dipilih.
|
Pencairan Dana |
Simulasi menggunakan Unit TOYOTA-ALL NEW AVANZA VELOZ-VVTI 1.5 AT 2015 |
||
|
12 bulan |
24 bulan |
36 bulan |
|
|
50,000,000 |
5,189,500 |
2,984,000 |
2,282,000 |
|
55,000,000 |
5,680,500 |
3,262,500 |
2,491,500 |
|
60,000,000 |
6,171,500 |
3,540,500 |
2,701,500 |
|
65,000,000 |
6,662,500 |
3,818,500 |
2,911,000 |
|
70,000,000 |
7,135,500 |
4,096,500 |
3,121,000 |
|
75,000,000 |
7,644,500 |
4,374,500 |
3,330,500 |
|
80,000,000 |
8,164,000 |
4,668,500 |
3,552,500 |
|
85,000,000 |
8,655,000 |
4,946,500 |
3,762,500 |
|
90,000,000 |
9,146,000 |
5,224,500 |
3,972,000 |
|
95,000,000 |
9,367,000 |
5,502,500 |
4,182,000 |
|
100,000,000 |
10,128,000 |
5,780,500 |
4,391,500 |
Disclaimer: tabel perhitungan di atas bersifat estimasi. Nilai angsuran yang sebenarnya dapat berbeda pada setiap debitur dan ditentukan berdasarkan penilaian aset yang dijaminkan dan analisa profil debitur.
Mana yang Lebih Menguntungkan?
Semuanya tergantung dari kebutuhan dan kesiapan finansial Anda. Baik mobil listrik maupun mobil konvensional, keduanya memiliki karakteristik berbeda yang perlu dipertimbangkan sebelum dijadikan pinjaman jaminan BPKB. Jika dilihat dari sisi plafon pinjaman, mobil konvensional (bensin/diesel) umumnya masih lebih menguntungkan dijadikan jaminan dibandingkan mobil listrik. Hal ini disebabkan oleh nilai purna jual (resale value) mobil konvensional yang lebih stabil, mengingat pasar mobil bekas berbahan bakar minyak di Indonesia sudah lebih lama. Sementara itu, mobil listrik masih tergolong baru di pasar otomotif Tanah Air, sehingga nilai penyusutannya (depresiasi) cenderung lebih cepat dan sulit diprediksi, salah satunya dipengaruhi oleh kondisi baterai yang menjadi komponen utama penentu nilai jual kembali.
Namun, bukan berarti mobil listrik tidak memiliki keunggulan. Dari sisi biaya operasional dan perawatan, mobil listrik justru lebih hemat karena tidak memerlukan biaya bahan bakar dan servis mesin konvensional seperti ganti oli. Bagi Anda yang menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan operasional sehari-hari sekaligus ingin mengajukan pinjaman, penghematan ini bisa menjadi pertimbangan tambahan meski tidak berpengaruh langsung pada besaran plafon pinjaman.
Pada akhirnya, pilihan terbaik akan sangat bergantung pada kondisi kendaraan, kebutuhan dana, serta kebijakan masing-masing lembaga pembiayaan dalam menilai jaminan BPKB. Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan Anda memahami dengan baik syarat, ketentuan, serta estimasi pencairan dana agar proses pengajuan berjalan lancar dan sesuai kebutuhan.
Jika Anda membutuhkan pinjaman dana cepat dengan jaminan BPKB mobil, baik listrik maupun konvensional, BFI Finance siap membantu dengan proses yang mudah, cepat, dan tepercaya. Pengajuan bisa dilakukan secara online maupun offline melalui ratusan jaringan cabang dan POS (Point of Sales) yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun melayani kebutuhan finansial masyarakat Indonesia, BFI Finance terus berupaya untuk menjadi mitra tepercaya untuk solusi pembiayaan Anda. #SelaluAdaJalan bersama BFI Finance. BFI Finance berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Ajukan pembiayaan jaminan BPKB mobil Anda sekarang di BFI Finance!