Artikel

Memahami Pembiayaan Multiguna Beserta Risikonya

2020-10-26 00:00:00 1190

Pembiayaan multiguna atau sering juga disebut pinjaman dengan jaminan merupakan alternatif yang umum diambil ketika seseorang membutuhkan dana cepat dalam jumlah yang banyak dan keadaan mendesak. Aset yang bisa dijaminkan pun beragam, mulai dari BPKB kendaraan hingga sertifikat rumah. Sekarang ini, banyak perusahaan fintech yang menawarkan kemudahan pembiayaan multiguna, baik secara konvensional maupun secara online. 

Terlepas dari kemudahannya, Anda juga harus memahami produk pinjaman ini dengan baik sebelum Anda mengajukan pembiayaan. Berikut ini kelebihan dan risiko pembiayaannya, serta hal-hal yang harus Anda pertimbangkan apabila Anda telah yakin untuk menjaminkan aset berharga Anda. 

Kelebihan Pembiayaan Multiguna

Plafon Pinjaman yang Tinggi

Salah satu alasan mengapa kredit multiguna menjadi alternatif pilihan adalah karena plafon atau limit pinjamannya yang tinggi. Dengan adanya jaminan aset berharga, lembaga keuangan mengurangi risiko kerugian apabila nasabahnya gagal membayar pinjaman. Umumnya, jumlah limit pinjaman yang ditawarkan bisa berada di antara Rp2 juta hingga Rp2 miliar.

Tenor yang Panjang

Karena Anda harus menjaminkan aset berharga Anda, lembaga keuangan yang menawarkan layanan ini umumnya menawarkan tenor atau batas waktu pembayaran yang panjang. Sehingga, Anda terhindar dari risiko kredit macet. Umumnya, tenor yang diberikan berkisar maksimal 5 hingga 10 tahun. 

Jumlah Dana yang Didapatkan Lebih Besar

Tentunya, karena nilai aset yang dijaminkan besar, Anda bisa mendapatkan jumlah dana pinjaman yang lebih besar dibandingkan dengan KTA. Sehingga, dana yang ada bisa digunakan untuk berbagai keperluan Anda. Contohnya, untuk mengembangkan bisnis atau investasi pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 

Risiko Pembiayaan Multiguna

Risiko Kehilangan Aset Berharga

Tentunya, apabila Anda tidak melunasi pinjaman dan gagal membayar, aset berharga Anda bisa disita. Oleh karena itu, usahakan untuk selalu bertanggung jawab dengan pinjaman Anda dan mempertimbangkan dengan matang sebelum menjaminkan aset Anda. 

Proses Pengajuan Lebih Lama Dibanding KTA

Karena aset yang dijaminkan bernilai besar, maka proses pengajuan pembiayaan juga tidak bisa secepat KTA. Karena, lembaga keuangan harus memeriksa dengan teliti apakah aset yang Anda ajukan sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang berlaku. Disarankan sebisa mungkin untuk mengajukan pinjaman dengan jaminan dari jauh hari, agar tidak mepet dengan kebutuhan Anda.

Yang Harus Anda Pertimbangkan Ketika Mengajukan Pembiayaan Multiguna

pembiayaan konsumen

Memahami Persyaratan yang Berlaku

Pastikan bahwa Anda memahami fitur dan persyaratan produk pinjaman yang Anda pilih. Pahami bunga, tenor, hingga denda yang harus dibayar apabila Anda telat dalam membayar cicilan pinjaman. Dengan begitu, Anda mengetahui risiko dan fasilitas yang Anda terima sehingga tidak kaget apabila menghadapi hal yang tidak sesuai dengan ekspektasi Anda. 

Mengajukan Pinjaman Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan

Sebelum Anda mengajukan pinjaman dengan jaminan, sebaiknya lakukan simulasi pinjaman yang ada di website resmi fintech yang Anda tuju. Dengan demikian, Anda bisa mengestimasi jumlah dana yang harus dipinjam dan waktu untuk melunasinya. Pastikan bahwa Anda mampu untuk mengembalikan pinjaman, serta menyisihkan dana untuk pengeluaran lainnya. Sebisa mungkin, gunakan dana pinjaman untuk sesuatu yang produktif. Contohnya modal usaha yang keuntungannya bisa Anda pakai untuk membayar cicilan. 

Memilih Lembaga Keuangan Terpercaya

Yang terakhir, pastikan bahwa Anda memilih lembaga keuangan yang terpercaya untuk menjaminkan aset Anda. Pastikan untuk mengecek apakah lembaga keuangan yang Anda tuju telah terdaftar di OJK, sehingga terjamin kredibilitasnya.

Apabila Anda berniat mengajukan pembiayaan multiguna, jangan ragu untuk mengajukan pinjaman kepada BFI Finance yang siap memberikan layanan terbaik untuk Anda. 

Sumber: