Artikel

6 Alasan Pinjaman Ditolak dan Cara Mengatasinya

2022-12-05 00:00:00 1464
6 Alasan Pinjaman Ditolak dan Cara Mengatasinya

Mengajukan pinjaman dana di era digitalisasi seperti sekarang terbilang cukup mudah dan cepat. Namun tak jarang, masih sering kita temui banyak orang yang pengajuan pinjamannya ditolak karena satu dan hal lainnya.

Kita tentu tidak ingin pengajuan yang ada menjadi sia-sia karena ditolak begitu saja. Maka dari itu, mari kita pelajari beberapa alasan pinjaman ditolak lewat uraian berikut ini. Pastikan juga Anda membacanya sampai habis untuk mengetahui tips agar pengajuan pinjaman Anda bisa diterima dengan baik.

 

6 Alasan Pinjaman Ditolak

Walaupun prosesnya cepat dan praktis, tidak semua pinjaman pasti disetujui. Proses pengajuan pinjaman tidak seindah dan semulus yang dikira. Terkadang, alasan lembaga keuangan menolak pengajuan pinjaman Anda juga terkesan kurang jelas. Ada beberapa alasan mengapa pinjaman pribadi Anda ditolak. 

Oleh karena itu, sebelum mengajukan pinjaman, ada baiknya Anda memperhatikan 6 alasan pinjaman ditolak bank atau lembaga keuangan non bank berikut ini. Sehingga proses pengajuan pinjaman Anda nantinya bisa berjalan dengan lancar. 

1. Persyaratan Kurang Lengkap

Alasan pinjaman ditolak yang pertama adalah kurang lengkapnya persyaratan. Sebagaimana yang kita ketahui, persyaratan dan dokumen yang lengkap merupakan hal dasar yang harus dilengkapi oleh nasabah ketika mengajukan pinjaman pribadi perorangan.

Umumnya, dokumen yang diperlukan adalah identitas diri seperti KTP, KK, dan lainnya. Serta dokumen pendukung seperti NPWP, SIUP, dan lain sebagainya. Beberapa lembaga keuangan mungkin akan membutuhkan dokumen tambahan. 

Maka dari itu, ketika mengajukan pinjaman, pastikan Anda telah mempelajari syarat dan dokumen yang diperlukan oleh kreditur. Sehingga, proses pengajuan bisa berjalan dengan lancar, serta menghemat waktu Anda dengan mendapat dana pinjaman yang dibutuhkan secepat mungkin. Pasalnya, jika dokumen Anda tidak lengkap atau tidak sesuai, pengajuan pinjaman Anda tidak akan disetujui.

2. Kemampuan dan Catatan Kredit Kurang Baik

Catatan kredit memang bukan penentu utama pinjaman Anda pasti disetujui atau ditolak. Namun, catatan kredit juga merupakan faktor pertimbangan yang penting. Umumnya, lembaga keuangan akan melihat riwayat pinjaman dan rekam jejak finansial Anda melalui proses BI Checking atau SLIK OJK dengan cara mengukurnya melalui kolektibilitas kredit dari kol 1-5.

Apabila Anda memiliki rekam jejak yang kurang baik dalam pengajuan pinjaman Anda sebelumnya, maka hal tersebut bisa menjadi alasan pinjaman ditolak. Selain itu, melalui proses pengecekan tersebut, lembaga keuangan juga akan menilai kemampuan membayar Anda. Hal ini di cek melalui slip gaji, profit perusahaan Anda, pendapatan Anda, dan lain sebagainya. Apabila kredibilitas Anda dinilai kurang baik, maka pinjaman Anda bisa jadi ditolak untuk mengurangi resiko kredit macet

 

Baca Juga: Mudah dan Cepat! Cara Cek SLIK OJK Online dan Offline Terbaru

 

3. Jaminan Tidak Sesuai

Saat Anda mengajukan pinjaman dengan jaminan, nilai aset yang dijaminkan juga menjadi faktor penentu apakah pinjaman Anda akan disetujui atau tidak. Apabila nilai agunan tidak sesuai dengan standar yang ditentukan oleh kreditur, maka hal tersebut bisa menjadi alasan pinjaman ditolak berikutnya. 

Jadi, saat Anda ingin mengajukan pinjaman pastikan bahwa agunan Anda sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Siapkanlah aset yang kurang lebih nilainya sama dengan nominal dana yang akan Anda pinjam. 

4. Gagal Verifikasi

Alasan pinjaman ditolak yang keempat yaitu gagal verifikasi. Hal ini umum terjadi akibat ketidak telitian saat mengajukan form pinjaman. Misalnya karena informasi yang Anda isi terkait nomor pribadi kurang 1 digit atau penggunaan swafoto yang kurang jelas akibat pencahayaan yang minim. Alhasil, pihak pinjaman tidak berhasil menghubungi Anda.

Maka dari itu, untuk menghindari gagal verifikasi, pastikan Anda mengecek ulang form yang telah selesai diisi sebelum memencet tombol submit.

5. Pemalsuan Data (Fraud)

Setiap perusahaan pembiayaan memiliki wewenang untuk tidak memproses data yang dipalsukan seperti data diri, foto, ataupun dokumen pendukung lainnya. Adapun pengajuan pinjaman yang nekat menggunakan data palsu akan dimasukan ke daftar hitam (blacklist) untuk kedepannya akan ditolak secara otomatis.

Jadi, pastikan data yang diminta Anda isi dengan benar dan lengkap untuk menghindari alasan pinjaman ditolak. Anda tidak perlu khawatir akan keamanan data yang diberikan, khususnya bila Anda mengajukan pinjaman dana ke lembaga terpercaya dan telah mengantongi izin resmi. Persyaratan ini digunakan untuk melihat kemampuan Anda dalam mengembalikan pinjaman atau menghindari risiko fraud maupun gagal bayar. 

 

Baca Juga: Perusahaan Pembiayaan : Definisi, Jenis, dan Contohnya

 

6. Kondisi Lembaga Keuangan Itu Sendiri

Terakhir yakni kondisi lembaga keuangan itu sendiri juga mempengaruhi proses pengajuan pinjaman Anda. Apabila ada kondisi tertentu yang terjadi pada mereka, maka mereka terpaksa menolak pengajuan pinjaman Anda. Hal ini untuk menghindari mereka dari resiko finansial yang lebih parah. Misalnya, jika perusahaan mereka tengah mengalami perlambatan usaha atau rasio non performing loan yang meningkat.

Itulah 6 alasan pinjaman ditolak yang umum terjadi disekitar kita. Selanjutnya mari kita simak beberapa tips bermanfaat agar pinjaman yang Anda ajukan bisa diterima.

Alasan Pinjaman Ditolak

Image Source: Pexels/Alex Green

Tips Pengajuan Pinjaman Tanpa Ditolak

Kegagalan dalam mengajukan pinjaman biasanya paling banyak disebabkan karena ketidakcocokan data atau hal sepele lainnya. Agar bisa mendapatkan dana tunai, cek tips mengajukan pinjaman tanpa ditolak berikut ini.

1. Baca dan Ketahui Seluruh Persyaratan yang Ditentukan

Membaca dengan seksama terkait ketentuan dan persyaratan yang ada merupakan hal wajib yang tidak boleh Anda sepelekan. Bilamana Anda kurang memahami maksud yang tertulis, Anda dapat langsung tanyakan ke bagian customer service yang ada pada perusahaan pembiayaan pilihan Anda.

Keuntungan lainnya dari membaca keseluruhan persyaratan yang ada selain menghindari alasan pinjaman ditolak, yakni Anda bisa mengetahui apa saja benefit yang akan ada dapatkan nantinya dari produk pinjaman yang Anda pilih. Hal ini tentunya dapat menjadi pertimbangan Anda untuk membandingkan perusahaan pembiayaan satu dengan yang lainnya.

2. Hindari Pemalsuan Data

Pastikan data yang Anda isi merupakan data valid dan dapat dipertanggungjawabkan keasliannya. Data yang diminta biasanya terdiri dari informasi pribadi seperti nama lengkap, usia, alamat, nomor telepon, dan alamat email.

Selain itu, penyedia pinjaman juga kerap meminta data pendukung seperti nominal gaji atau pendapatan, nama tempat bekerja, nomor kontak darurat, NPWP, BPJS, serta berkas penting lainnya terkait  informasi aset yang dijadikan jaminan baik itu BPKB kendaraan atau sertifikat rumah.

3. Pastikan Verifikasi atau Survey Lancar

Agar mengajukan pinjaman online tanpa ditolak, Anda harus memastikan surveyor atau pihak lembaga pinjaman dapat memverifikasi atau melakukan survey ke rumah dan kantor Anda untuk memastikan data diri yang diberikan adalah data valid. Selain melakukan survey atau kunjungan, verifikasi juga dilakukan dengan cara submit nomor OTP ataupun selfie (swafoto) untuk memastikan Anda tidak menggunakan data orang lain atau memalsukan data. 

Apabila dalam proses pengajuan terdapat persyaratan untuk melakukan swafoto atau foto berkas, maka lakukan pengambilan gambar di pencahayaan yang cukup, tidak blur atau buram, dan sesuai denga petunjuk yang diberikan agar tidak menjadi salah satu alasan pinjaman ditolak.

3. Pinjam Sesuai dengan Kebutuhan

Tidak sedikit orang yang mengesampingkan poin penting yang satu ini. Padahal, besaran pinjaman yang kita ajukan bisa mempengaruhi status pengajuan pinjaman. Untuk menghindari ditolaknya pengajuan pinjaman, Anda dapat memanfaatkan fitur kalkulator yang umumnya disediakan oleh lembaga keuangan non bank dan bank. Fitur tersebut membantu para debitur melihat jumlah maksimal pinjaman. Sehingga, calon debitur yang ingin mengajukan pinjaman bisa mengetahui jumlah maksimal pinjaman dan sesuai atau tidaknya angka pinjaman yang diajukan dengan kriteria pengajuan. 

4. Perbaiki Skor Kredit

Yang terakhir adalah memperbaiki skor kredit. Tidak bisa dipungkiri bahwa untuk mengajukan pinjaman tanpa alasan pinjaman ditolak, Anda perlu memiliki riwayat kredit yang baik. Selain itu, skor kredit dilihat dari tertibnya Anda membayar tagihan secara tepat waktu, memiliki beberapa kredit dan tidak pernah terjadi gagal bayar. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu membayar hutang atau tagihan tepat waktu untuk menghindari denda yang berjalan dan turunnya skor kredit. 

Itulah beberapa alasan pinjaman ditolak serta cara mengajukan pinjaman tanpa ditolak ala BFI Finance. Untuk Anda yang berniat mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah, Anda dapat mengajukannya di BFI Finance. 

Cek informasi selengkapnya terkait pinjaman di tautan berikut ini.

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

 

Dapatkan informasi menarik lainnya hanya di BFI Blog. Artikel terbaru setiap Senin-Jumat.

Sumber: