Artikel

Persyaratan Pembiayaan Alat Berat di Sektor Multifinance

2020-10-28 00:00:00 1646

Pandemi covid yang masih mewabah sejak Maret 2020 mempengaruhi beberapa sektor perekonomian di Indonesia. Salah satunya adalah sektor perusahaan pembiayaan konsumen atau multifinance pembiayaan alat berat. Hingga Mei 2020, tercatat bahwa pembiayaan alat berat menurun sekitar 12,3% menurut statistik OJK. 

Beberapa multifinance menuturkan bahwa tren penurunan permintaan alat berat merupakan salah satu tantangan yang tengah dihadapi oleh mereka. Yannuar Alin selaku Direktur Utama PT Buana Finance Tbk. menuturkan bahwa pengajuan pembiayaan alat berat menurun. Selain itu, perusahaan multifinance juga mengutamakan pengajuan relaksasi kredit kepada nasabah mereka. 

Direktur Mandiri Tunas Finance, Harjanto Tjitoharjo juga menyatakan pendapat serupa. Selain itu, perusahaan pembiayaan multiguna juga lebih selektif dalam memberikan pembiayaan dalam bentuk apapun setelah adanya pandemi. Termasuk pembiayaan alat berat. Hal ini untuk mengurangi resiko kredit macet yang meningkat selama pandemi. 

Apa Saja Persyaratan Pembiayaan Alat Berat?

pembiayaan adalah

Umumnya, pembiayaan alat berat sendiri diajukan oleh pelaku usaha yang menjalankan usaha namun berkaitan dengan investasi alat berat. BFI Finance merupakan salah satu multifinance yang menyediakan fasilitas pembiayaan tersebut. Dapat juga melalui bentuk pembiayaan modal kerja dalam mekanisme sale dan leaseback.

Sudjono selaku Direktur Keuangan dan Corporate Secretary BFI Finance juga menjelaskan bahwa adanya penurunan penyaluran pembiayaan alat berat. Akan tetapi, secara aset produktif, terjadi peningkatan sebesar 3%. Ia optimis bahwa pembiayaan alat berat di BFI Finance akan semakin membaik. Untuk total penyaluran kredit sendiri, total kredit yang telah disalurkan mengalami kenaikan sebesar 20,7%. 

BFI Finance sendiri menerima beberapa pembiayaan tipe barang modal. Contohnya alat berat untuk berbagai sektor industri, truck, mesin cetak, mesin industri, serta alat-alat kesehatan. Untuk mengajukan pembiayaan, debitur dapat mengajukan formulir aplikasi pinjaman, fotokopi data diri, rekening koran, slip gaji, dan lain sebagainya yang selengkapnya bisa dilihat melalui website resmi BFI Finance. 

Para perusahaan multifinance optimis bahwa pembiayaan alat berat akan membaik seiring perkembangan waktu. Ada beberapa strategi yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan untuk mencapai target di tahun 2020. 

Dikutip dari Keuangan Kontan, beberapa strategi yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan para partner, meningkatkan kinerja SDM, serta pengurangan efisiensi Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). 

Diharapkan bahwa dalam masa adaptasi kebiasaan baru, permintaan dan kinerja pembiayaan alat berat akan meningkat seperti sedia kala. 

Sumber: