Artikel

15 Makanan Khas Tradisional dari Indonesia. Mana Favoritmu?

2022-04-20 00:00:00 1314
15 Makanan Khas Tradisional dari Indonesia. Mana Favoritmu?

Siapa yang tidak suka makan? Selain berguna untuk menghasilkan energi, makanan juga berguna untuk mencegah tubuh menjadi lemas dan lelah. Selama makanan yang dikonsumsi memiliki nilai gizi yang baik dan tidak berlebihan, maka makanan akan memberikan dampak yang baik untuk tubuh. 

Di Indonesia sendiri, Anda bisa menemukan makanan khas dari berbagai daerah dengan rasa yang enak karena makanan tradisional Indonesia dikenal dengan rasa yang kaya rempah dan bumbu. Nah, kali ini BFI Finance akan merangkum makanan tradisional Indonesia. Kira-kira manakah yang jadi favortimu? Simak informasinya berikut ini. 

 

Makanan Khas dari Indonesia 

Asinan Betawi 

Makanan Tradisional Indonesia - Asinan Betawi

Yang pertama ada asinan Betawi. Komposisi dari kuliner ini terdiri dari sayuran mentah yang diberi topping berupa kerupuk mie kuning dan kacang tanah sebagai pelengkap. Jika Anda pernah dan menyukai makanan satu ini, Anda akan merasakan cita rasa masam, pedas, dan asin. Hal ini terjadi karena dalam proses pembuatannya, asinan Betawi menggunakan sawi asin yang telah difermentasi dengan rendaman air cuka dan asam garam serta diberi cabai dalam kuahnya. Tak lengkap rasanya jika memakan asinan Betawi tanpa kerupuk mie kuning yang merupakan akulturasi kuliner masyarakat Tionghoa yang tinggal di Batavia. 

Ketoprak 

Makanan khas selanjutnya adalah Ketoprak. Walaupun asal usulnya masih diperdebatkan, ketoprak menjadi makanan andalan yang terdapat dimana-mana. Ketoprak bisa ditemui pada pagi ataupun malam hari. Ketoprak sendiri merupakan singkatan dari ketupat, tahu, dan tauge digeprak. Pembuatannya pun cukup mudah, ketoprak dibuat dari campuran kacang tanah, bawang putih, dan cabai yang diuleg kemudian diberi air agar menjadi cairan. 

Cairan tersebut akan disiramkan pada ketupat, tahu, tauge, dan bihun sebagai isiannya. Semakin lengkap, ketoprak dimakan dengan tambahan kerupuk oren dan tambahan kecap di atasnya. 

Gado-Gado

Makanan Tradisional Indonesia - Gado-Gado

Gado-gado merupakan makanan tradisional Indonesia yang berasal dari Betawi dan cukup mendunia. Di beberapa restoran Anda dapat menemukan Gado-Gado dengan nama “Vegetable Salad with Peanut Sauce”. Beberapa orang mengatakan bahwa gado-gado berasal dari kata “digado” yang dalam bahasa Betawi artinya dimakan langsung tanpa nasi. 

Umumnya, gado-gado dilengkapi dengan lontong sebagai pengganti nasi. Namun, ada beberapa orang yang justru lebih suka memakan gado-gado dengan pelengkap nasi. Kalau Sobat BFI lebih suka pakai nasi atau lontong, nih? 

Soto Kudus 

Sesuai dengan namanya, soto Kudus berasal dari Kudus. Soto Kudus muncul seiring masuknya ajaran islam ke daerah Kudus. Berbeda dengan soto umumnya yang mengandung daging ayam atau sapi, soto Kudus menggunakan daging kerbau sebagai bentuk cara melestarikan warisan budaya. 

Kerak Telor 

Makanan khas satu ini paling sering ditemukan pada acara kesenian Betawi atau di sekitaran kota Jakarta. Makanan tradisional Indonesia satu ini terbuat dari telur sebagai bahan utamanya dengan campuran beras ketan dan serundeng. Sesuai dengan namanya, kerak telor memiliki tekstur renyah di luar dan lembut di dalam. 

Awalnya, kerak telor merupakan makanan hasil eksperimen untuk memanfatkan buah kelapa yang tumbuh subur di wilayah Batavia, namun siapa sangka bahwa hasil kreasi tersebut justru banyak disukai oleh banyak orang dan mulai dijajakan pada tahun 1970an. 

Nasi Campur Bali 

Jika Anda pernah berkunjung ke Bali, Anda akan menemukan kuliner khas yaitu nasi campur. Nasi campur adalah makanan khas Bali yang berisi nasi dengan aneka lauk pauk. Biasanya nasi campur Bali juga disajikan dengan sate lilit sebagai makanan khas dari Bali. 

Lumpia Semarang 

Makanan Tradisional Indonesia - Lumpia Semarang

Siapa yang suka dengan makanan khas satu ini? Lumpia Semarang adalah salah satu makanan khas Semarang yang terbuat dari rebung yang dibalut dengan kulit lumpia. Sebagian orang kurang menyukai makanan ini karena aroma rebung atau pucuk tunas bambu yang sangat menyengat. Namun, sebagian orang justru menyukai aroma yang ditimbulkan. 

Pempek Palembang 

Selanjutnya adalah pempek Palembang yang berasal dari Kota di Provinsi Sumatera Selatan. Pempek dibuat dari campuran tepung tapioka, ikan tenggiri, dan bumbu halus. Karena terbuat dari tepung tapioka, pempek memberikan sensasi kenyal saat dimasak. Agar semakin enak, pempek Palembang biasanya disajikan bersama kuah cuko yang dibuat dari rebusan gula merah, cuka, dan cabai yang telah dihaluskan. 

Ada sekitar 9 jenis pempek yang paling populer, mulai dari pempek kapal selam, lenjer, keriting, pistel, adaan, tahu, kulit, tunu, dan lenggang. Masing-masing memiliki bentuk dan penyajian serta pengolahan yang berbeda-beda. 

Nasi Gudeg 

Sobat BFI pernah berkunjung ke Kota Jogja? Nah, kuliner satu ini jangan sampai terlewat, ya. Nasi gudeg terbuat dari nasi dengan lauk berupa nangka muda yang telah dimasak dengan campuran gula merah, bumbu halus, daun jati, dan santan selama berjam-jam agar teksturnya menjadi lembut. Semakin nikmat jika disantap bersama ayam, telur, tempe orek, dan krecek pedas. 

Rendang 

Makanan tradisional Indonesia yang satu ini menjadi salah satu makanan terlezat di dunia. Rendang sendiri berasal dari kota Padang dengan pembuatan yang cukup lama. Rendang dibuat dari daging sapi yang diberi rempah, bumbu, dan santan hingga mengental. Untuk mencicipinya, Anda tidak perlu jauh-jauh ke Padang karena di restoran atau rumah makan khas Padang tersedia menu rendang yang rasanya nendang. 

Rawon 

Berikutnya adalah Rawon khas Surabaya. Makanan ini sekilas mirip dengan sup daging dengan kuah hitam pekat. Warna hitam yang ada pada Rawon sendiri disebabkan karena menggunakan buah kluwek. Rawon semakin nikmat jika diberi tambahan tempe goreng atau telur asin. 

Ayam Rica-Rica

Makanan khas Manado ini terkenal dengan rasanya yang pedas. Rica-rica sendiri merupakan bumbu yang terbuat dari bawang merah dan putih, jahe, cabe merah, dan cabe rawit. Ayam rica-rica juga dimasak dengan beberapa daun aromatik agar lebih harum dan mantap rasanya. 

Bakso 

Makanan Tradisional Indonesia - Bakso

Pada awalnya, bakso berasal dari Tiongkok dan menjadi makanan khas dari Indonesia karena tersebar di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Bakso diambil dari Bahasa Cina dengan kata Bak berarti daging babi dan So yang artinya kuah. Di Indonesia sendiri bakso sudah dimodifikasi dengan bahan dasar daging sapi atau ikan dan bumbu serta rempah asli Indonesia. 

Sate 

 

Makanan Tradisional Indonesia - Sate

Di Indonesia, ada banyak jenis sate yang bisa ditemui, mulai dari Sate Padang, Sate Madura, Sate Klatak, Sate Lilit, dan lain sebagainya. Secara umum, masyarakat lebih mengenal Sate Madura berupa daging yang dipotong kecil, dimarinasi oleh bumbu, dan dibakar. Sebagai pelengkap, sate disiram dengan saus kacang atau sambal kecap. 

Nasi Bebek Madura 

Makanan khas selanjutnya juga berasal dari Madura. Ya, nasi bebek. Berbahan dasar bebek, kuliner ini cukup diminati oleh sebagian orang terutama bagi yang menyukai bebek. Nasi bebek Madura memiliki cita rasa yang pedas gurih. Biasanya nasi bebek dihidangkan dengan bumbu hitam yang terbuat dari rempah seperti kunyit, jahe, lengkuas, kencur, cabai, dan lainnya. Semakin pedas karena penyajiannya biasanya dilengkapi dengan sambal hijau atau sambal merah.

Itulah 15 makanan tradisional khas dari Indonesia. Dari ke-15 makanan tersebut, manakah yang paling Sobat BFI sukai? Atau semua makanan di atas adalah makanan favoritmu? Tak heran jika makanan tradisional ini menjadi makanan yang banyak diminati. Selain dari sisi rasa, beberapa makanan tradisional juga diolah dengan teknik tertentu dan masih menggunakan peralatan tradisional sehingga menciptakan aroma dan rasa yang khas. Ditambah, makanan tradisional juga jarang yang menggunakan bahan pengawet sehingga makanan tersebut menjadi lebih sehat jika dibanding makanan cepat saji. 

Untuk Anda yang berkeinginan menjadi pengusaha, makanan tradisional bisa menjadi ide bisnis yang menarik dan cukup diminati. Terlebih, menurut data dari Badan Pusat Statistik, bisnis industri kuliner tumbuh sekitar 2,95% setiap tahunnya. Jika Anda berniat membuka usaha kuliner makanan khas daerah atau tradisional, Anda bisa mendapatkan pinjaman modal dengan jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah di BFI Finance. Spesial di bulan April ini,  Anda berkesempatan mendapatkan cashback berupa uang tunai hingga jutaan rupiah. Untuk informasi promo lihat lebih lanjut di link berikut. 

Informasi promo jaminan BPKB kendaraan 

Informasi promo jaminan Sertifikat Rumah 

Pengajuan Pinjaman di sini 

Sumber: