Fitch Tegaskan Peringkat BFI Finance di 'A+(idn)', Revisi Outlook Menjadi Stabil


Fitch Ratings – Jakarta, 10 Maret 2021 - Fitch Ratings Indonesia telah menegaskan  Peringkat Nasional Jangka Panjang PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) pada 'A+(idn)' dan Peringkat Jangka Pendek Nasional di 'F1(idn)' serta merevisi outlook menjadi Stabil dari Negatif 

Peringkat nasional di kategori ‘A’ menunjukkan ekspektasi akan risiko gagal bayar yang rendah relatif terhadap emiten atau surat utang lainnya di Indonesia.

Peringkat Nasional ‘F1’ mengindikasikan kapasitas membayar komitmen keuangan secara tepat waktu paling kuat relatif terhadap emiten atau surat utang lainnya di Indonesia. Dalam skala peringkat nasional Fitch, peringkat ini diberikan kepada risiko gagal bayar terendah relatif terhadap yang lain di Indonesia. Apabila profil likuiditas secara spesifik kuat, tanda “+” ditambahkan kepada peringkat yang diberikan. 

Outlook Stabil mencerminkan pandangan Fitch bahwa risiko penurunan profil BFI Finance akibat pandemi Covid-19 telah berkurang, dan Fitch mengharapkan metrik keuangan BFI Finance sebagian besar tetap konsisten dengan peringkat saat ini selama satu hingga dua tahun ke depan.

FAKTOR-FAKTOR PENGGERAK PERINGKAT PERINGKAT NASIONAL

Peringkat BFI Finance didasarkan pada Profil Kredit Mandiri (stand-alone), dan mencerminkan posisi pasarnya sebagai bagian dari 10 perusahaan pembiayaan non-bank terbesar di Indonesia, konsentrasi dalam pembiayaan kembali (refinancing) kendaraan bekas yang menurut pandangan Fitch memiliki risiko kredit yang lebih tinggi, serta penyangga profitabilitas yang memuaskan, leverage rendah dan profil jatuh tempo aset-liabilitas yang cukup memadai. Revisi Outlook menjadi Stabil mencerminkan pendapat kami bahwa risiko terhadap kualitas aset, profitabilitas, dan likuiditas yang timbul dari pandemi akan tetap dalam toleransi tingkat peringkat saat ini.

Fitch memperkirakan industri finance dan leasing Indonesia akan mengalami lebih sedikit tekanan pada tahun 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, didorong oleh pemulihan ekonomi secara bertahap. PDB Indonesia telah menunjukkan tanda-tanda perbaikan sejak kegiatan ekonomi mulai dibuka kembali di 2H20, mencatatkan kontraksi yang lebih ringan sebesar 2,2% yoy di 4Q20 dibandingkan dengan penurunan 2Q20 sebesar 5,3% yoy.

Industri ini masih menghadapi tantangan dari lemahnya pemulihan penjualan otomotif -pendorong utama pertumbuhan industri- dan piutang yang direstrukturisasi yang signifikan. Namun, bagi BFI Finance, masalah ini diatasi oleh waralaba yang kuat, standar pemberian utang yang dapat diterima, normalisasi pembayaran untuk piutang yang sebelumnya direstrukturisasi, adanya pendapatan dan pencadangan kerugian yang memadai di neraca.

Fitch memperkirakan tekanan mereda pada kualitas aset BFI Finance pada 2021 di tengah kondisi ekonomi yang membaik secara perlahan. Sebagian besar peminjam yang direstrukturisasi BFI Finance telah kembali ke jadwal pembayaran rutin, sementara proses penagihan dan pengambilalihan jaminan telah pulih secara bertahap karena social distancing telah dilonggarkan. Fitch memperkirakan rasio pembiayaan bermasalah BFI Finance (9M20: 2,7%; 2019: 0,9%) tetap lebih tinggi daripada sebelum pandemi karena pemulihan ekonomi yang lemah, tetapi tanpa memberikan tekanan yang tidak proporsional pada peringkat.

Penyangga profitabilitas BFI Finance berasal dari margin bunga bersih yang tinggi dan provisi yang memuaskan, dan kami memandang ini cukup untuk menyerap risiko pemerosotan kredit jangka pendek lebih lanjut. BFI Finance beroperasi terutama dalam refinancing mobil bekas dengan yield tinggi, memungkinkan margin bunga bersih yang lebar sebesar 16,3% di 9M20 (2019: 15,4%). Pendapatan tahunan sebelum pajak / aset rata-rata turun menjadi 4,9% pada akhir 9M20 (2019: 5,7%) karena biaya provisi yang tinggi, tetapi tetap lebih tinggi dari rata-rata industri sebesar 2,0%.

Fitch yakin permodalan dan likuiditas BFI Finance akan tetap memadai, didukung oleh kapasitas perolehan laba Perusahaan, posisi utang / tangible equity yang rendah (9M20: 1,6x; 2019: 1,9x), penyangga likuiditas positif bersih yang besar, dan jumlah fasilitas bank yang belum ditarik yang memadai. Fitch juga memperkirakan BFI Finance akan memiliki akses yang memuaskan ke pendanaan baik dari bank dan Obligasi di tahun mendatang.

PERINGKAT HUTANG

Program Obligasi senior rupiah BFI Finance dan tahapan di bawah program tersebut dinilai pada tingkat yang sama dengan Peringkat Nasional Jangka Panjang di bawah kriteria Fitch, karena penerbitan tersebut merupakan kewajiban langsung dan senior Perusahaan dan berperingkat yang setara dengan semua kewajiban senior lainnya.

SENSITIVITAS PERINGKAT PERINGKAT NASIONAL

Faktor-faktor yang dapat, secara individu dan kolektif, mengarah pada tindakan pemeringkatan positif/ peningkatan peringkat:

Peringkat BFI Finance dapat dinaikkan jika profil pendanaan dan likuiditasnya menguat, yang ditandai dengan kemampuan untuk mengurangi ketergantungan pada pendanaan yang dijamin - termasuk penerimaan pasar atas jaminan yang lebih rendah pada penerbitan utang seniornya - atau akses yang lebih luas ke sumber pendanaan yang lebih terdiversifikasi. Hal ini asalkan selera risiko BFI Finance dan kualitas aset tetap terkelola secara memadai, dengan metrik kualitas aset yang kembali ke dan dipertahankan sejalan dengan tingkat pra-pandemi, dan Perusahaan terus mempertahankan profil leverage dan likuiditas yang konservatif.

Faktor-faktor yang dapat, secara individu dan kolektif, mengarah pada tindakan pemeringkatan negatif / penurunan peringkat:

Tindakan pemeringkatan negatif akan berasal dari penurunan yang signifikan dalam posisi keuangan BFI Finance relatif terhadap ekspektasi Fitch, yang berpotensi didorong oleh pemburukan material yang tidak terduga dalam prospek ekonomi karena pandemi. Skenario seperti itu kemungkinan besar akan disertai dengan pelemahan yang cukup besar dalam kualitas aset Perusahaan, yang memicu penurunan tajam dan berkelanjutan dalam profitabilitas dan likuiditas karena risiko provisi, penagihan piutang dan pendanaan. Namun, ini bukan kasus dasar kami.

PERINGKAT HUTANG

Faktor-faktor yang dapat, secara individu dan kolektif, mengarah pada tindakan pemeringkatan positif/ peningkatan peringkat: Peningkatan Peringkat Nasional Jangka Panjang akan menghasilkan peningkatan yang sesuai untuk program dan penerbitan Obligasi Perusahaan.

Faktor-faktor yang dapat, secara individu dan kolektif, mengarah pada tindakan pemeringkatan negatif / penurunan peringkat: Penurunan Peringkat Nasional Jangka Panjang BFI Finance akan menyebabkan tindakan serupa pada peringkat program Obligasi dan penerbitan Obligasi Perusahaan.

Informasi tambahan dapat diperoleh di www.fitchratings.com.