Artikel

Mengetahui Serba-serbi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

2020-03-19 00:00:00 1766

Sebelum mengajukan pinjaman jaminan BPKB mobil, simak dahulu serba-serbi produk pinjaman berikut untuk mendapat pinjaman yang aman dan terpercaya. 

Mengajukan pinjaman dengan jaminan merupakan alternatif yang banyak diambil orang ketika membutuhkan dana tunai cepat cair. Salah satu produk pinjaman yang umum dipilih adalah pinjaman jaminan BPKB mobil. Cukup dengan menjaminkan surat berharga kendaraan roda empat Anda, Anda sudah bisa mendapatkan dana yang Anda butuhkan hanya dalam hitungan hari, bahkan jam. Terlebih lagi, banyak lembaga keuangan atau fintech yang menawarkan jasa pinjaman online, yang tentunya semakin memudahkan Anda mengajukan pinjaman dengan proses yang cepat dan praktis.

Nah, sebelum Anda mengajukan pinjaman jaminan BPKB mobil, ada baiknya Anda pahami produk pinjaman tersebut. Dengan memahami produk pinjaman yang Anda tuju, Anda bisa mengestimasi biaya yang Anda dapatkan, juga memahami persyaratan dan tips dalam mengajukan pinjaman dengan jaminan surat kendaraan roda empat Anda. 

Jenis Mobil dan Dana Pinjaman yang Didapatkan
Setiap lembaga keuangan menetapkan kriteria yang berbeda-beda mengenai mobil yang bisa dijaminkan. Mulai dari tahun, kondisi, hingga merek kendaraan. Namun, umumnya maksimal umur kendaraan adalah 10 hingga 12 tahun untuk bisa dijaminkan. Merk kendaraan yang diterima pun umumnya mobil produksi Jepang dan Eropa. Kondisi kendaraan yang Anda jaminkan pun harus prima, agar nilai jualnya tetap tinggi.

Dana pencairan yang diterima pun juga bervariasi. Umumnya, plafon tertinggi yang dicairkan oleh bank mencapai Rp100 juta. Tentunya, dana yang Anda dapatkan bergantung jenis dan kondisi kendaraan Anda. Contohnya, di BFI Finance, Anda bisa mendapatkan dana hingga 85% dari nilai kendaraan yang Anda jaminkan, apabila jenisnya sedan dengan usia 5 hingga 10 tahun. 

Tips Mengajukan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

  • Mengajukan Pinjaman Sesuai dengan Kebutuhan

Sebelum Anda mengajukan pinjaman, pastikan bahwa Anda benar-benar meminjam untuk kebutuhan yang memerlukan dana besar. Misalnya, kebutuhan darurat atau untuk modal usaha. Anda juga bisa melakukan simulasi pinjaman yang tertera di website resmi lembaga keuangan yang Anda tuju. Hal ini agar Anda bisa mengestimasi biaya yang Anda butuhkan, berikut dengan bunga dan tenornya. Jangan lupa untuk membandingkan produk pinjaman antar beberapa lembaga keuangan yang berbeda dan memilih yang bunganya paling kecil. 

Yang terpenting, jangan sampai Anda meminjam hanya untuk kebutuhan yang konsumtif. Hal ini berisiko membuat Anda terlilit hutang dan kehilangan kendaraan yang Anda jaminkan.

  • Memahami Denda dan Membayar Tepat Waktu

Ketika Anda memilih produk pinjaman, pahami dahulu sanksi dan denda yang mengikuti apabila Anda terlambat membayar. Untuk menghindari denda yang membuat pengeluaran Anda semakin besar, sebisa mungkin bayarlah tepat waktu sebelum jatuh tempo. Berhubungan dengan poin pertama, apabila Anda telah melakukan simulasi pinjaman, pastikan bahwa Anda telah menyisihkan dana untuk membayar cicilan pinjaman tiap bulannya agar bisa membayar tepat waktu tanpa halangan. 

  • Memilih Lembaga Keuangan yang Terpercaya

Yang terpenting, pastikan bahwa Anda mengajukan pinjaman kepada lembaga keuangan yang terpercaya. Terlebih lagi, aset yang Anda jaminkan bernilai cukup besar. Sehingga penting untuk memilih lembaga keuangan yang aman dan terpercaya. Pastikan bahwa lembaga keuangan yang Anda tuju telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Sehingga, apabila terjadi hal yang tidak diinginkan dalam proses transaksi, ada sanksi dan regulasi yang ditetapkan kepada lembaga keuangan tersebut, dan mereka bisa bertanggung jawab. 
 

Sumber: